China Awasi Latihan Militer Kapal Angkatan Laut AS di LCS


Selasa, 07 Juli 2020 - 08:51:17 WIB
China Awasi Latihan Militer Kapal Angkatan Laut AS di LCS Kapal induk USS Nimitz ikut dikerahkan untuk latihan di Laut China Selatan (ilustrasi).

HARIANHALUAN.COM - Dua kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat melakukan latihan di Laut China Selatan, dalam jangkauan pandang kapal-kapal Angkatan Laut China yang sedang mengawasi. Demikian dilaporkan komandan salah satu kapal induk USS Nimitz kepada Reuters, Senin.

"Mereka telah melihat kami dan kami sudah melihat mereka," kata Laksamana Muda James Kirk dalam sebuah wawancara telepon dari Nimitz.

Kapal tersebut telah melakukan latihan terbang di jalur air dengan kapal induk Armada Ketujuh, USS Ronald Reagan. Rangkaian latihan dimulai pada saat liburan Hari Kemerdekaan AS 4 Juli.

Pada masa lalu, Angkatan Laut AS membawa kapal-kapal induk untuk unjuk kekuatan di Laut China Selatan. Tetapi, latihan tahun ini terjadi di tengah ketegangan yang meningkat ketika AS mengkritik China atas penanganan virus Corona.

AS juga menuduh China mengambil keuntungan dari pandemi untuk memperkuat klaim teritorialnya di perairan tersebut. Kementerian Luar Negeri China mengatakan AS telah sengaja mengirim kapalnya ke Laut China Selatan untuk pamer kekuatan. China juga menuduh AS berusaha memantik kemarahan antarnegara di kawasan itu.

Pentagon, ketika mengumumkan latihan kedua kapal induk, mengatakan ingin "membela hak semua negara untuk terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun hukum internasional mengizinkan".

AS menggambarkan kapal-kapal berbobot 100 ribu ton dan 90 unit pesawat yang mereka angkut itu masing-masing merupakan sebagai "simbol keteguhan hati".
Sekitar 12 ribu pelaut berada di kapal dalam gabungan kelompok kapal penyerang itu.

China mengklaim 90 persen wilayah di Laut China Selatan, yang kaya sumber daya dan merupakan jalur perdagangan senilai tiga triliun dolar AS (sekitar Rp45 kuadriliun)per tahun.

Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam juga memiliki klaim di wilayah itu
China telah membangun pulau-pulau buatan di kawasan Laut China Selatan tetapi mengatakan bahwa niatnya damai.

"Kontak dengan kapal-kapal China terjadi tanpa ada insiden," kata Kirk.

"Kami memiliki harapan bahwa kami akan selalu berinteraksi secara profesional dan aman. Kami beroperasi di perairan yang sangat padat, banyak jenis lalu lintas laut," ujar Kirk menambahkan. (*)

loading...
 Sumber : Republika /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:51:13 WIB

    RI Peringatkan AS soal Ketegangan di Laut China Selatan

    RI Peringatkan AS soal Ketegangan di Laut China Selatan HARIANHALUAN.COM - Indonesia memperingatkan Amerika Serikat bahwa setiap konflik terbuka yang terjadi di Laut China Selatan tidak akan menguntungkan pihak mana pun..
  • Jumat, 07 Agustus 2020 - 12:14:46 WIB

    Ada Virus Baru di China, 'Tick-Borne' Sudah Menyerang 67 Orang

    Ada Virus Baru di China, 'Tick-Borne' Sudah Menyerang 67 Orang HARIANHALUAN.COM - Virus Corona COVID-19 masih mewabah di seluruh dunia. Namun, China baru-baru ini melaporkan adanya penyakit menular yang disebabkan oleh virus melalui gigitan kutu atau dikenal dengan 'tick-borne'..
  • Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:45:52 WIB

    Astaga, China Kirim Tawon Pembunuh ke Amerika Serikat?

    Astaga, China Kirim Tawon Pembunuh ke Amerika Serikat? HARIANHALUAN.COM - Tawon raksasa Asia yang kadang dijuluki tawon pembunuh karena keganasannya untuk pertama kalinya sampai di Amerika Serikat. Tawon ini asalnya dari Jepang dan China. Akibatnya, sebagian orang menuding ada pe.
  • Ahad, 02 Agustus 2020 - 11:05:38 WIB

    Mengulas Kisah China & Vietnam yang Kembali Terinfeksi Corona

    Mengulas Kisah China & Vietnam yang Kembali Terinfeksi Corona HARIANHALUAN.COM - Vietnam dan China sempat menyatakan menang lawan virus corona. Namun kini kedua negara harus berusan dengan Covid-19 karena ditemukan kembali virus ini pada warganya..
  • Sabtu, 01 Agustus 2020 - 10:38:49 WIB

    Khawatir Dipakai Intelijen China, Trump Akan Larang Aplikasi TikTok

    Khawatir Dipakai Intelijen China, Trump Akan Larang Aplikasi TikTok HARIANHALUAN.COM - Hari ini Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana menandatangani perintah eksekutif untuk melarang aplikasi video singkat milik China, TikTok, di AS. Otoritas AS khawatir TikTok akan digunakan o.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]