Webinar Wirausaha, Politeknik ATI Padang Ajak Alumni Optimalkan Digitalisasi


Rabu, 08 Juli 2020 - 06:01:37 WIB
Webinar Wirausaha, Politeknik ATI Padang Ajak Alumni Optimalkan Digitalisasi Webinar tentang Sukses Berwirausaha Bersama Inkubator Bisnis di Era New Normal bersama Politeknik ATI Padang, Sumatera Barat, Rabu (1/7). (Foto: Istimewa

HARIANHALUAN.COM - Sumbar memiliki segudang UMKM. Di era new normal ini sudah saatnya untuk UMKM mengembangkan bisnisnya atau scale-up agar terus maju dan tidak diam di tempat. Scale-up bisnis juga ada skalanya dan sudah diatur oleh UU pengelolaan UMKM.

Direktur Politeknik ATI Padang, Ester Edwar mengatakan, tema webinar series kali ini bertajuk "Sukses Berwirausaha Bersama Inkubator Bisnis di Era New Normal". Tema ini diangkat karena sebagai salah satu unit perguruan tinggi dibawah Kementerian Perindustrian. Politeknik ATI Padang memiliki inkubator bisnis yang bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada calon alumni/alumni yang berkeinginan berwirausaha.

"Lahir kegiatan inkubator kami adalah memberikan pendampingan dan pelatihan kepada kelompok mahasiswa dalam berbasis aplikasi web dan dapat digunakan untuk efisiensi dan efektivitas dalam daya usaha," kata Ester Edwar pada webinar itu.

Sementara utu, Founder OK OCE Sandiaga Uno mengatakan, sewaktu scale-up kesiapan masyarakat sebagai pengusaha, mau keluar dari comfort zone atau tidak karena scale-up adalah satu kesempatan. Selain mendapatkan peluang juga ada tantangan. Scale-up itu akan sangat repot, butuh komitmen, namun nanti rewardnya besar.

“Dulu usaha saya dari tiga karyawan jadi 45 kemudian 100, sekarang 30 ribu. Setiap kali kami scale-up, selalu ada pertanyaan dalam diri kita: Are We Ready?," ungkap Sandi.

Sementara itu, Indonesia memiliki jumlah anak muda yang besar, dan populasi online negara ini berada di urutan keenam di dunia. Lebih dari 60% masyarakat Indonesia tersambung ke internet. Sandi menambahkan tidak heran bahwa pasar e-commerce Indonesia terbesar se-ASEAN dengan nilai sekitar 21 Miliar dolar.

“Optimalkan digitalisasi, hal ini dikarenakan adanya WFH, PSBB, Phsycal Distancing yang memindahkan seluruh aktivitas dari brick dan mortal ke dunia digital," tutur Sandi.

Era New Normal ini adalah saat yang tepat untuk meningkatkan potensi diri. Hal ini dapat dilakukan dengan belajar, mengikuti webinar, dan menciptakan ide-ide baru yang kelak akan berguna dimasa akan datang.

“Jangan hanya menonton drakor. Coba kita ubah pemikiran kita dengan menciptakan dramin (drama minang), dradang (drama padang), dralok (drama solok)," kata Sandi.

"Kita sesuaikan dengan kearifan lokal. Di balik satu drakor yang kita tonton, kita harus punya ide untuk mendorong bagaimana drama-drama lokal juga berkembang," pungkasnya. (*)

loading...
Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]