Gelombang Pertama, Enam Perusahaan Ditunjuk Sebagai Pemungut PPN Produk Digital Luar Negeri


Rabu, 08 Juli 2020 - 16:36:39 WIB
Gelombang Pertama, Enam Perusahaan Ditunjuk Sebagai Pemungut PPN Produk Digital Luar Negeri Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Direktur Jenderal Pajak telah menunjuk enam perusahaan global yang memenuhi kriteria sebagai pemungut pajak pertambahan nilai atas barang dan jasa digital yang dijual kepada pelanggan di Indonesia.
Enam pelaku usaha yang telah menerima surat keterangan terdaftar dan nomor identitas perpajakan sebagai pemungut PPN pada gelombang pertama ini adalah:

Amazon Web Services Inc.
Google Asia Pacific Pte. Ltd.
Google Ireland Ltd.
Google LLC.
Netflix International B.V., dan
Spotify AB.

Dengan penunjukan ini maka produk dan layanan digital yang dijual oleh keenam pelaku usaha tersebut akan dipungut PPN mulai 1 Agustus 2020. Jumlah PPN yang harus dibayar pembeli adalah 10 persen dari harga sebelum pajak, dan harus dicantumkan pada resi atau kwitansi yang diterbitkan penjual sebagai bukti pungut PPN.

PPN yang dibayarkan kepada pelaku usaha luar negeri atas pembelian barang atau jasa yang digunakan dalam kegiatan usaha dapat diklaim sebagai pajak masukan oleh pengusaha kena pajak. Untuk dapat mengkreditkan pajak masukan, pengusaha kena pajak harus memberitahukan nama dan NPWP kepada penjual untuk dicantumkan pada bukti pungut PPN agar memenuhi syarat sebagai dokumen yang dipersamakan dengan faktur pajak.

Apabila bukti pungut belum mencantumkan informasi nama dan NPWP pembeli, maka pajak masukan tetap dapat dikreditkan sepanjang bukti pungut mencantumkan alamat email pembeli yang terdaftar sebagai alamat email pengusaha kena pajak pada sistem informasi DJP, atau terdapat dokumen yang menunjukkan bahwa akun pembeli pada sistem elektronik penjual memuat nama dan NPWP pembeli, atau alamat email sebagaimana dimaksud di atas.

DJP terus menjalin komunikasi dengan para pelaku usaha luar negeri yang lain untuk melakukan sosialisasi dan mengetahui kesiapan mereka sehingga diharapkan dalam waktu dekat jumlah pelaku usaha yang ditunjuk sebagai pemungut PPN produk digital akan terus bertambah. (*)

loading...
 Sumber : rilis /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 23 Juni 2020 - 11:21:36 WIB

    Bukan Kematian, Gelombang Kedua Corona Dikhawatirkan Timbulkan Dampak Ini

    Bukan Kematian, Gelombang Kedua Corona Dikhawatirkan Timbulkan Dampak Ini HARIANHALUAN.COM - Pemerintah telah melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Di DKI Jakarta misalnya kini sudah memasuki masa transisi sehingga segala aktivitas sosial ekonomi mulai berjalan kembali dengan tetap .
  • Sabtu, 18 April 2020 - 10:50:05 WIB

    Begini 2 Jurus Bagi Peserta Tak Lulus Kartu Prakerja Gelombang I

    Begini 2 Jurus Bagi Peserta Tak Lulus Kartu Prakerja Gelombang I JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pengumuman peserta lolos seleksi kartu prakerja gelombang I diumumkan hari ini (18/4) hingga Senin (20/4) lewat via SMS. Sebanyak 200 ribu orang dijadwalkan menerima kabar gembira itu lewat notifik.
  • Rabu, 08 April 2020 - 06:46:40 WIB

    Ini Prediksi Puncak Gelombang PHK di RI

    Ini Prediksi Puncak Gelombang PHK di RI JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Virus corona melumpuhkan ekonomi banyak negara hingga membuat badai pemutusan hubungan kerja (PHK) tak terelakkan. Gelombang PHK sendiri sudah melanda sejumlah negara-negara besar seperti Amerika S.
  • Senin, 02 Desember 2019 - 14:07:30 WIB

    Gelombang Krisis Menggila! Mercy PHK 10.000 Pekerja, Audi 9.500 Pekerja

    Gelombang Krisis Menggila! Mercy PHK 10.000 Pekerja, Audi 9.500 Pekerja STUTTGART, HARIANHALUAN.COM - Badai PHK kembali terjadi di dunia otomotif. Daimler, induk Mercedes-Benz, memutuskan untuk melakukan PHK sekitar 10.000 orang di seluruh dunia. Itu berarti 3 persen dari total pekerja Daimler sa.
  • Jumat, 01 November 2019 - 00:58:08 WIB

    Gelombang PHK Massal Landa Perbankan, Pengamat: Terpapar Kelesuan Ekonomi Global

    Gelombang PHK  Massal  Landa Perbankan, Pengamat: Terpapar Kelesuan Ekonomi Global JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Dunia perbankan dilanda  gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Dari melanda bank-bank di Eropa telah melipir sampai ke tanah air. Mengutip data Biro Riset Infobank, sepanjang 2014 hingga 2018 ter.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]