Perguruan Thawalib Tunggu Izin Walikota Padang Panjang untuk Sekolah Tatap Muka


Kamis, 09 Juli 2020 - 08:52:31 WIB
Perguruan Thawalib Tunggu Izin Walikota Padang Panjang untuk Sekolah Tatap Muka Para santri Thawalib Padang Panjang

HARIANHALUAN.COM - Perguruan Thawalib Padang Panjang menunggu izin dari Walikota Padang Panjang untuk menyelenggarakan pendidikan dengan belajar secara tatap muka untuk tahun ajaran baru 2020/2021 pada bulan Juli ini.

Sesuai panduan yang disampaikan Kementerian Agama RI bahwa untuk pesantren bisa melakukan belajar tatap muka dengan memenuhi syarat protokol kesehatan dan mendapat izin dari pemerintah daerah.

Ketua Yayasan Thawalib Padang Panjang H. Ali Usman Syuib yang didampingi Sekretaris Umum Yayasan Thawalib Irwan Natsir, Kamis (9/7/2020) menjelaskan, surat permohonan izin belajar tatap muka sudah dikirimkan kepada Walikota Padang Panjang.

"Sesuai panduan yang disampaikan Kementerian Agama salah satu syarat untuk belajar tatap muka adalah izin dari pemda setempat," kata Ali Usman.

Dalam kondisi Covid 19 saat ini, sebagai institusi pendidikan Islam, tentu akan mengikuti berbagai panduan yang disampaikan pemerintah terkait dengan lembaga pendidikan termasuk pesantren. Kata Ali Usman, dari keterangan Kementerian Agama yang diperoleh, bahwa untuk pesantren boleh melakukan sekolah tatap muka dengan mememuhi berbagai persyaratan, salah satunya ada izin dari pemda.

"Mengacu kepada panduan tersebut, maka Yayasan Thawalib yang menaungi sejumlah unit pendidikan mulai dari RA al Qur'an, MIUT Thawalib, Tsnawiyah dan Kuliyatul Ulum El Islamiyah (KUI) putra dan putri telah menyampaikan surat permohonan kepada walikota untuk izin belajar tatap muka," ujar Ali Usman.

Kesiapan

Dijelaskan Ali Usman, Padang Panjang sebagai kota pendidikan dengan sejumlah pesantren termasuk Perguruan Thawalib yang berdiri sejak tahun 1911, tentu akan mendapat perhatian dari walikota.

"Walikota Pak Fadly Amran punya perhatian terhadap dunia pendidikan termasuk pesantren. Kami melihat perhatian beliau cukup tinggi. Maka dalam situasi pandemi Covid 19 ini tentu beliau akan mengambil langkah-langkah yang bijak terkait dengan pendidikan pesantren," kata Ali Usman.

Oleh karena itu, saat ini Perguruan Thawalib menunggu keputusan yang akan dikeluarkan oleh Walikota Padang Panjang sekaligus sebagai Ketua Tim Gugus Covid 19. 

Mengenai persiapan, kata Sekretaris Umum Yayasan Thawalib Irwan Natsir, berbagai langkah persiapan sesuai dengan protokol kesehatan telah dilakukan di Perguruan Thawalib seperti menyediakan masker untuk santri, menyediakan alat pengukur suhu badan, membentuk Tim Gugus Tugas Covid 19 di masing masing unit sekolah, menyediakan tempat cuci tangan dan sebagainya.
"Mengacu kepada protokol kesehatan tersebut telah dipersiapkan dengan baik termasuk membuat berbagai aturan jika dilaksanakan belajar tatap muka," ujar Irwan Natsir.

Selain menyiapkan berbagai hal terkait protokol kesehatan, juga telah dilakukan sosialisasi kepada seluruh unit sekolah tentang bagaimana pelaksanaan belajar tatap muka dalam new normal. "Berbagai ketentuan belajar dalam new normal telah disosialisasikan kepada majelis guru di unit sekolah, seperti setiap santri dan siswa wajib pakai masker dan di cek suhu badan sebelum masuk sekolah," kata Irwan Natsir.

Menjawab pertanyaan kapan Perguruan Thawalib mulai belajar tatap muka, kata Irwan Natsir, kalender akademik tahun ajaran baru yang ditetapkan pemerintah tanggal 13 Juli. Namun untuk belajar tatap muka menunggu ijin yang dikeluarkan oleh walikota. "Jadi untuk belajar tatap muka kami menunggu ijin dari Walikota," jelas Irwan Natsir.

Sekiranya nanti sudah ada ijin dari Walikota maka hal tsb akan disosialisasikan kepada seluruh wali santri dan wali murid. Kemudian juga sudah disiapkan berbagai rencana untuk kedatangan santri masuk asrama.

"Insya Allah telah dipersiapkan berbagai rencana untuk santri masuk asrama dengan memperhatikan protokol kesehatan seperti kedatangan santri masuk asrama secara bergiliran, dilakukan cek kesehatan dan sebagainya," kata Irwan Natsir.

Sebagaimana diketahui, Perguruan Thawalib sebagai lembaga pendidikan Islam tertua yang kini berusia 109 tahun memiliki sejumlah jenjang pendidikan dengan sistim boardinh school untuk santri tingkat Tsnawiyah atau SMP dan santri KUI atau setingkat SMA. Para santri untuk laki laki di komplek Jalan Abd Hamid Hakim, Kel Pasar Usang, serta untuk santri perempuan di komplek Jalan Agus Salim Kel Guguk Melintang Padang Panjang.

Para santri Thawalib mendapat pendidikan belajar kitab kitab Thawalib sejak pagi sampai siang dan malam hari dilaksanakan kegiatan belajar malam termasuk belajar Tahfizh Quran.
Saat ini, Perguruan Thawalib Padang Panjang dipimpin oleh Buya Dr. H. Zulkarnaini, M.Ag. (*)

loading...
 Sumber : rilis /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]