Dilaporkan ke Polisi, Bule di Mentawai Justru Mengaku jadi Korban Penganiayaan


Kamis, 09 Juli 2020 - 11:09:45 WIB
Dilaporkan ke Polisi, Bule di Mentawai Justru Mengaku jadi Korban Penganiayaan Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Eric Robert Foraker (38), Warga Negara Asing (WNA) asal USA yang sempat dilaporkan ke polisi sebagai pelaku dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur di pantai Sibigau, Desa Malakopa, Kecamatan Pagai Selatan beberapa waktu lalu, mengaku sebaliknya menjadi korban penganiayaan.

Kepada Haluan.com dia menyebutkan, kejadian tersebut berawal pada Selasa (30/06) malam sekira pukul 22:00 Wib, yang mana Eric bersama istri dan anaknya sehabis pulang dari kapal temannya yang kebetulan berada di sekitar kawasan Sibigau menghadiri undangan makan malam menggunakan boat. Sesampainya di pantai seseorang menyampaikan bahwa anjing miliknya mati.

Selanjutnya dia bersama istri dan anaknya mencari keberadaan ajing tersebut ke arah pantai kurang lebih berjarak 300 meter dari lokasi resort miliknya, dia pun kaget mendapati 4 orang bersama anjingnya yang sudah mati. Melihat kedatangan Eric, 4 orang tadi langsung menyerang Eric yang hanya berjarak kurang lebih 3 meter. Karena suasana gelap dia tidak dapat melihat jelas siapa yang sedang membawa anjingnya tersebut, namun dia sempat mengenal wajah salah seorang diantaranya.

Ia menjelaskan saat itu dirinya diserang, matanya disenter oleh pelaku tak dikenal, sehingga pada malam itu dia tidak dapat melihat jelas kawanan lainnya, yang kemudian melarikan diri, namun saat diserang ia dapat melawan dan berhasil melumpuhkan satu orang, menekan tangannya dan menghadapkan wajahnya ke bawah, seperti pemain gulat mengunci lawannya.

Saat itu, kata dia, perlawanan yang ia berikan hanya untuk melindungi diri, istri dan anaknya yang ada di lokasi kejadian, namun ia tidak memukuli pelaku seperti informasi yang beredar di sejumlah media sosial dan media online. Bahkan ia melepaskan pelaku setelah pelaku minta ampun.

Pada esok harinya kata Eric, pihaknya tidak dapat melakukan apa-apa karena mengalami cedera pada kaki. Ia juga tidak punya nomor Polisi setempat untuk melaporkan kejadian tersebut, anehnya dirinya duluan dilaporkan telah menganiaya anak di bawah umur.

"Seharian saya hanya bisa istirahat, karena kaki sakit, tidak lama polisi datang menjemput saya untuk memberikan keterangan atas laporan terhadap saya atas tudingan penganiayaan tersebut, saya terkejut, saya yang jadi korban, kenapa saya yang dilaporkan," tuturnya.

Saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh aparat kepolisian di wilayah hukum Polsek Sikakap, yang mana pihaknya akan menghadirkan pengacara atau penasehat hukum yang akan melakukan pembelaan terhadap dirinya, yang merasa tidak bersalah. 

"Saya juga akan tuntut atas kematian anjing saya, saya sudah buat laporan, itu bukan anjing biasa, dia sudah terlatih dan harganya mahal mencapai Rp 200 juta, selama ini dia tidak pernah gigit orang, saat kami meninggal dia di pantai, seperti biasa dia bisa pulang ke rumah sendiri, setelah kejadian itu bangkai Meggie kami lepaskan ke laut," pungkasnya. 

Sementara itu Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi saat dikonfirmasi Haluan.com melalui telpon seluler membenarkan bahwa bule yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut juga melaporkan dirinya sebagai korban penganiayaan. 

"Iya yang namanya orang membuat laporan tentu kami terima itu hak dia kan, yang jelas kita proses kalau memang ada alat bukti tentu kami sidik, yang jelas laporan kami terima, itu intinya, kalau memang tidak terbukti, prosesnya ya sampai lidik saja," terangnya.

Sejauh ini kata Kapolsek Sikakap proses penanganan terhadap bule yang sudah dijadikan tersangka tersebut, saat ini tinggal melengkapi pemberkasan, hal itu tertunda lantaran pihak terlapor meminta akan menghadirkan pengacara. 

"Sidik sudah, SPDP sudah, penetapan tersangka sudah tinggal proses pemberkasan lagi, karena tersangka katanya mau menghadirkan pengacara, tapi belum datang mungkin minggu besok datangnya, katanya," terangnya.(*)

loading...
Reporter : Redi /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]