Wakanda Menjadi Rujukan Kanye West Jika Terpilih Memimpin Amerika Serikat


Jumat, 10 Juli 2020 - 08:35:52 WIB
Wakanda Menjadi Rujukan Kanye West Jika Terpilih Memimpin Amerika Serikat Kanye West

HARIANHALUAN.COM - Kanye West membayangkan Gedung Putih akan sama seperti Wakanda apabila dia terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat dalam Pemilu 2020. Hal itu disampaikan beberapa hari setelah menyatakan bakal mencalonkan diri sebagai presiden AS melalui Twitter pada Sabtu (4/7/2020) lalu.

Wakanda merupakan kota fiktif di Afrika Timur dalam kisah Marvel Cinematic Universe yang mempunyai kekayaan Vibranium dan memiliki kecanggihan teknologi di atas rata-rata. Wakanda juga rumah pahlawan super Black Panther. "Saya akan menggunakan kerangka kerja Wakanda sekarang karena itu akan memberikan penjelasan terbaik kelompok desain kami ketika di Gedung Putih," ucap Kanye West.

"Itu merupakan ide positif. Kamu mendapatkan Kanye West, salah satu orang berkuasa. Saya tak bilang paling berkuasa karena kalian memiliki banyak kekuatan super setingkat alien ketika bersama dan kita bisa gunakan," tuturnya.

Dia juga merujuk pada sejumlah temuan dan inovasi yang lahir di Wakanda, salah satunya adalah dalam sektor kesehatan dan farmasi. Menurutnya, hal itu juga bisa terjadi di AS apabila semua orang bekerja sama. "Ini tidak akan sama seperti ketika Nipsey Hussle dibunuh. Kita memiliki banyak pasukan yang siap mati untuk kebebasan, kebebasan kita mendapatkan informasi, termasuk obat untuk menyembuhkan AIDS," ucap suami Kim Kardashian ini.

Pernyataan itu menjadi yang pertama disampaikan Kanye West terkait pencalonannya pada akhir pekan lalu. Dalam kicauannya, ia membulatkan tekad mencalonkan diri sebagai presiden AS setelah berulang kali menyampaikan rencana itu dalam sejumlah kesempatan. Cuitan tersebut tak terlalu ditanggapi Presiden AS Donald Trump. 

Dia menilai Kanye West merupakan teman baik dan merasa niatan bertarung dengannya di Pemilu AS 2020 sangat menarik. Dia juga mengingatkan dirinya dan Joe Biden telah lebih dulu bergerak untuk mendapatkan suara. Perancang Yeezy ini sesungguhnya sudah telat mendaftar di sejumlah negara bagian. Beberapa pihak sempat menduga hal itu hanya upaya Kanye West mempromosikan album keduanya yang bertajuk Late Registration. (*)

loading...
 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]