Pedagang Pasar di DKI Diancam 'Tak Tes Corona-Tak Boleh Dagang', Pedagang: Kita Siap, Asal....


Jumat, 10 Juli 2020 - 20:30:11 WIB
Pedagang Pasar di DKI Diancam 'Tak Tes Corona-Tak Boleh Dagang', Pedagang: Kita Siap, Asal.... Pasar Kebon Pala, Jakarta Timur

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemprov DKI Jakarta mengancam pedagang pasar yang tidak mau dites terkait Corona (COVID-19), maka akan dilarang berdagang. Beberapa pedagang mengaku siap mengikuti aturan.

"Kalau ada ya kita siap sih. Kalau posisi kita sehat mah nggak usah ragu kan. Ya kalau semisal diadain, ya kita ngikutin pemerintah saja," kata Titin (47), pedagang ayam potong saat ditemui di Pasar Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2020).

Dia mengaku telah mendengar ancaman itu. "Ya kita mah ngikutin yang ada saja deh," ucap dia.

Pedagang lainnya, Jumirah (59) juga mengaku tak khawatir jika diminta tes terkait Corona. "Siap. Nggak, Nggak takut. Ya kalau saya dari program pemerintah di ini (diperiksa) kita ikutin saja inshaallah kita mau, kita siap," ujar pedagang kelapa ini.

Senada dengan Titin dan Jumirah, Rini (48) menyampaikan dirinya akan mematuhi arahan Pemprov DKI. Dia juga sudah pasrah dengan kondisi pasar yang dia nilai sepi.

"Ya kita mah kalau itu ikut mah, ikut saja. iya mau ditutup begaimana lagi pemerintah ya, pasarnya aja kayak begini nih lihat, sepi. Ya terserah saja itumah. Ya nggak apa-apa asal dijamin hidupnya," ungkap dia.

Diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Penduduk dan Pemukiman Provinsi DKI Jakarta Suharti memberi peringatan kepada pedagang pasar terkait tes masal Corona. Ia mengancam apabila ada pedagang yang enggan dites Corona maka tidak diperkenankan berdagang.

"Kalau tidak mau tes (Corona), mereka tidak boleh berdagang, maka dari itu mereka mau tidak mau ikut tes," kata Suharti dalam acara dikusi virtual yang disiarkan di Channel YouTube Pokja PPAS, Kamis (9/7).

Ancaman ini berawal dari kendala Pemprov DKI Jakarta dalam melacak kasus baru virus Corona di pasar. Hal ini disebabkan karena beberapa pedagang menolak untuk dites Corona.

"Active finding case yang di pasar itu, (pedagang) tidak mau dites karena takut harus diisolasi. Kalau diisolasi tidak berdagang," tandas.

 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]