China Temukan Virus Corona pada Makanan Beku Kemasan


Ahad, 12 Juli 2020 - 12:52:50 WIB
China Temukan Virus Corona pada Makanan Beku Kemasan Makanan beku (ilustrasi). China temukan virus corona pada makanan beku kemasan.

HARIANHALUAN.COM - Pemerintah China mendeteksi virus corona atau Covid-19 pada makanan kemasan dan di dalam wadah udang beku impor. Namun, penemuan itu tak berarti Covid-19 dapat ditularkan melalui makanan kemasan.

Direktur Jenderal Biro Keamanan Pangan Impor dan Ekspor Administrasi Umum Kepabeanan China, Bi Kexin, menjelaskan pihaknya menemukan enam sampel positif Covid-19 pada sekitar 223 ribu sampel makanan beku impor, interior dan eksterior kemasan di Beijing. Pengambilan sampel sebanyak itu sebagai langkah pencegahan Pemerintah China usai munculnya kasus Covid-19 di Beijing yang berasal dari pasar makanan.

Pada pertengahan Juni 2020, Pemerintah China menemukan virus corona di papan pemotong yang digunakan untuk salmon impor. Meskipun, para ahli menyebut ikan itu tidak mungkin membawa virus.

Bi Kexin mengatakan sampel positif itu ditemukan pada bagian luar kemasan makanan dan bagian dalam wadah udang putih yang dijual oleh tiga perusahaan asal Ekuador. Sementara, makanan dan interior kemasannya ketika diuji hasilnya negatif.

“Hasilnya menunjukkan bahwa wadah dan pengemasan perusahaan-perusahaan ini memiliki risiko terkontaminasi virus corona. Para ahli mengatakan bahwa meskipun ini tidak berarti mereka dapat menularkan virus, tapi itu menunjukkan bahwa manajemen (impor) keamanan makanan tidak ideal,” kata Bi Kexin dikutip dari South China Morning Post pada Sabtu (11/7).

Bea Cukai Tiongkok telah menangguhkan impor makanan dari tiga perusahaan Ekuador itu. Mereka mendesak pemerintah Ekuador untuk meningkatkan kontrolnya atas makanan beku yang diekspor ke China.

Wakil Direktur Pusat Nasional Penilaian Risiko Keamanan Pangan China, Li Ning, menjelaskan telah menguji 60 ribu sampel makanan di Provinsi Zhejiang, Yunnan, Henan, dan Shandong dan daerah otonom Ningxia Hui. Dari uji itu, hasilnya semuanya negatif Covid-19.

"Anggota staf tidak boleh pergi bekerja jika mereka memiliki gejala seperti demam, batuk, dan kelelahan," kata Li.

Li menyatakan fasilitas pemrosesan makanan dan toko ritel harus memperkuat tindakan kebersihan. Langkah itu dilakukan untuk mencegah infeksi Covid-19.

"Konsumen harus membersihkan bahan makanan sebelum dimasak dan memastikan makanan dimasak dengan matang untuk membunuh virus corona dan mikroorganisme patogen lainnya," pinta Li. (*)

loading...
 Sumber : Republika /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 09 Agustus 2020 - 12:18:53 WIB

    Benarkah Penyakit Gegara Virus Tick-Borne China Mirip Covid-19?

    Benarkah Penyakit Gegara Virus Tick-Borne China Mirip Covid-19? HARIANHALUAN.COM - Penyakit menular baru yang juga berasal dari binatang, mirip Covid-19, kembali ditemukan di China. Kali ini, sumber penyakit yang diberi nama SFTS (Severe Fever with Thrombocytopenia Syndrome) itu adalah ku.
  • Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:51:13 WIB

    RI Peringatkan AS soal Ketegangan di Laut China Selatan

    RI Peringatkan AS soal Ketegangan di Laut China Selatan HARIANHALUAN.COM - Indonesia memperingatkan Amerika Serikat bahwa setiap konflik terbuka yang terjadi di Laut China Selatan tidak akan menguntungkan pihak mana pun..
  • Jumat, 07 Agustus 2020 - 12:14:46 WIB

    Ada Virus Baru di China, 'Tick-Borne' Sudah Menyerang 67 Orang

    Ada Virus Baru di China, 'Tick-Borne' Sudah Menyerang 67 Orang HARIANHALUAN.COM - Virus Corona COVID-19 masih mewabah di seluruh dunia. Namun, China baru-baru ini melaporkan adanya penyakit menular yang disebabkan oleh virus melalui gigitan kutu atau dikenal dengan 'tick-borne'..
  • Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:45:52 WIB

    Astaga, China Kirim Tawon Pembunuh ke Amerika Serikat?

    Astaga, China Kirim Tawon Pembunuh ke Amerika Serikat? HARIANHALUAN.COM - Tawon raksasa Asia yang kadang dijuluki tawon pembunuh karena keganasannya untuk pertama kalinya sampai di Amerika Serikat. Tawon ini asalnya dari Jepang dan China. Akibatnya, sebagian orang menuding ada pe.
  • Ahad, 02 Agustus 2020 - 11:05:38 WIB

    Mengulas Kisah China & Vietnam yang Kembali Terinfeksi Corona

    Mengulas Kisah China & Vietnam yang Kembali Terinfeksi Corona HARIANHALUAN.COM - Vietnam dan China sempat menyatakan menang lawan virus corona. Namun kini kedua negara harus berusan dengan Covid-19 karena ditemukan kembali virus ini pada warganya..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]