Mastilizal Aye: Kadisdik Padang Harus Tindak Tegas Sekolah yang Masih Pungli


Senin, 13 Juli 2020 - 08:36:16 WIB
Mastilizal Aye: Kadisdik Padang Harus Tindak Tegas Sekolah yang Masih Pungli Anggota DPRD Kota Padang Komisi IV Mastilizal Aye.

HARIANHALUAN.COM - Tahun ajaran baru telah tiba, seluruh orang tua siswa, tengah mempersiapkan keperluan sekolah. Namun demikian sekolah dilarang untuk menjual buku, dan seragam sekolah. Pasalnya, telah ada Peraturan Pemerintah (PP) yang hal tersebut.

Seperti yang tertuang dalam nomor 17 Tahun 2010 dan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, praktek Pungutan Liar (Pungli).

Tak hanya itu, pada pasal 181 bagian a dalam PP Nomor 17 Tahun 2019, menegaskan bahwa Pendidik dan Tenaga Kependidikan, baik perseorang maupun kolektif‎ dilarang menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam atau bahan pakaian seragam di satuan pendidikan.

Selanjutnya, Pasal 12 bagian ‎a dalam Permendikbu Nomor 75 Tahun 2016, menegaskan bahwa Komite Sekolah, baik perseorangan maupun kolektif dilarang menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam atau bahan pakaian seragam di sekolah.

Hal tersebut diungkapkan Anggota DPRD Kota Padang Komisi IV Mastilizal Aye, kemarin.

Anggota DPRD Kota Padang, komisi IV Mastilizal Aye, meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang segera memberikan tindakan tegas terhadap sekolah yang masih menjual atribut seragam sekolah sebagai bagian dari sebuah pelanggaran administrasi.

“Kepala Dinas Pendidikan, harus menegur pihak sekolah yang tetap menjual seragam dan LKS di sekolah. Bila kedapatan maka berikan sangsi dan kalau perlu Kepala Sekolahnya harus dicopot," katanya.

Ketua dari Fraksi Gerindra ini, menambahkan penjualan atribut seragam sekolah tidak diperbolehkan, karena termasuk kedalam pungutan liar (Pungli).

“Aturan sudah jelas tidak boleh berjualan di sekolah, seharusnya aturan ditegakkan. Hal itu juga akan sangat memberatkan orang tua siswa karena pihak sekolah biasanya selalu menjual atribut sekolah dengan harga 2 kali lebih tinggi dari harga biasanya," tegasnya.

Disisi lain, ia mengungkapkan bila ada temuan masyarakat silahkan melapor ke Ombudsman. " Bila mana ditemukan masyarakat harus melaporkannya ke Ombudsman. Aturannya sudah jelas dilarang," tandasnya.

Sebelumnya, Sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Padang masih kedapatan melakukan aktivitas penjualan baju dan atribut sekolah saat proses pendaftaran ulang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun tahun ajaran 2020/2021.

Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumbar beberapa waktu yang lalu, Ombudsman masih menemukan sekolah yang menjual baju seragam dan atribut sekolah saat proses daftar ulang melalui koperasi sekolah masing-masing.

Menurut Ombudsman, penjualan seragam dan atribut sekolah pada proses pendaftaran ulang tersebut terkesan seolah-olah menjadi persyaratan dalam proses pendaftaran ulang tersebut.

"Jadi ada beberapa tim kami yang melakukan monitoring secara acak ke sejumlah SMP di Kota Padang. Di salah satu SMP Negeri, tim kami menemukan ada sekolah yang mengarahkan orangtua peserta didik untuk membeli seragam sekolah ke koperasi," jelas Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Yefri Heriani.

Yefri mengatakan, secara ketentuan termasuk pengumuman resmi pendaftaran ulang yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang, tidak ada persyaratan membeli baju atau atribut saat mendaftar ulang di sekolah-sekolah.

"Jadi ada kesan bahwa, pembelian baju khas sekolah dan atribut itu menjadi persyaratan untuk mendaftar ulang di sekolah tersebut," ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam monitoring yang dilakukan, Ombudsman RI Perwakilan Sumbar melihat setelah masyarakat yang notabenenya adalah orangtua peserta didik melakukan pendaftaran ulang, mereka kemudian diarahkan menuju ke koperasi sekolah.

"Di koperasi itu, telah tersedia pengumuman dartar rincian harga seragam identitas atau seragam khusus sekolah yang total harganya sebesar Rp 960 ribu," tukasnya. (*)

loading...
Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]