Bertarung Jalur Independen pada Pilgub Sumbar, Fakhrizal: Saya Bukan Anti Partai Politik


Senin, 13 Juli 2020 - 10:56:43 WIB
Bertarung Jalur Independen pada Pilgub Sumbar, Fakhrizal: Saya Bukan Anti Partai Politik Fakhrizal dan Genius Umar

HARIANHALUAN.COM - Salah satu kandidat calon gubernur melalui jalur independen atau perseorangan Sumatra Barat (Sumbar) Irjen Fakhrizal mengaku optimis menghadapi kontestasi Pilgub pada 9 September 2020 mendatang. Berpasangan dengan Walikota Pariaman, Genius Umar, pasangan ini akan bertarung merebut simpati publik untuk bisa menakhodai Sumbar di periode berikutnya melalui jalur independen. Saat ini, ia tengah menanti hasil verifikasi faktual yang dilakukan oleh KPU.

Dalam sebuah perbincangan dengan Haluan, Fakhrizal menyebutkan pihaknya terus mengikuti perkembangan tahapan verifikasi faktual yang tengah berlangsung. “Semua tentu kita sikapi dengan bijak. Alhamdulillah, komunikasi kami dan tim dengan KPU berjalan dengan baik. Di sisi lain, dukungan justru kian mengalir ketika para pendukungnya mendapat informasi adanya kendala soal dukungan, mereka malah memberikan dukungan yang berlipat. Saya sangat menghargai kerja keras mereka,” ujarnya, Sabtu (11/7/2020) lalu.

Pria asal Pakan Sinayan, Kamang Mudiak, Agam yang masa mudanya dihabiskan di asrama tentara itu menyebutkan, dukungan publik spontan itulah yang membuat energinya tak habis-habis untuk terus berjuang menuju kontestasi. Menurutnya, apa yang dijalankannya saat ini memang diawali suara dukungan masyarakat dari bawah. Akhirnya, untuk menjembatani dukungan itu, maka jalur indenpenden jadi hal yang paling realistis.

“Pilihan inikan untuk melihat sejauh mana harapan dan dukungan masyarakat itu sendiri.  Lagi pula, secara undang-undang, pilihan jalur independen dilindungi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada. Dan ketika kami mengambil pilihan ini (jalur indenpenden red), itu bukan berarti saya anti partai politik.  Saya tegaskan, kami tidak anti partai politik. Toh ke depan ketika saya terpilih, tentu kami akan bersama-sama dengan partai politik membangun Sumbar, sekaligus membangun komunikasi dengan pusat,” kata bapak empat orang anak ini.

Fakhrizal berharap penegasan ini bisa sekaligus menepis pendapat yang sempat bergulir yang menyebutkan jalur independen adalah upaya meniadakan peran partai politik dalam pemilihan kepala daerah. Baginya, ini hanya sebuah upaya agar semua elemen bersama-sama untuk membangun Sumbar. Walau berjuang di jalur independen. Komunikasi dengan petinggi partai di Sumbar dan pusat tetap akan dibangun.

“Makanya dalam tagline alias slogan saya di baliho-baliho itu kan jelas. Bersatu Untuk Sumbar Maju. Itu gambaran bahwa mimpi saya untuk mengajak seluruh komponen masyarakat bersatu untuk membangun Sumbar. Itu kekuatan yang besar,” tegasnya.

Dari catatan yang ada, jalur peresorangan merupakan sebuah peluang sekaligus tantangan. Peluang, karena beberapa daerah berhasil memenangkan pertarungan dengan jalur perseorangan. Artinya, ada contoh kemenangan dengan jalur ini. Tahun 2015 lalu membuktikan bahwa banyak sekali kandidat perorangan unggul, dalam artian memenangkan kontestasi politik di daerahnya masing-masing, sebut saja Kota Bukittinggi (Sumbar), Kabupaten Rembang, Walikota Bontang, dan lainnya. Namun yang kalah juga tidak sedikit. (*)

loading...
Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]