India Cetak Rekor Lagi, Catat 28.000 Kasus Corona dalam Sehari


Senin, 13 Juli 2020 - 13:18:41 WIB
India Cetak Rekor Lagi, Catat 28.000 Kasus Corona dalam Sehari Ilustrasi

NEW DELHI, HARIANHALUAN.COM - Otoritas India melaporkan lebih dari 28 ribu kasus virus Corona (COVID-19) dalam 24 jam terakhir, yang kembali mencetak rekor tertinggi. Total kasus Corona di India kini melebihi 878 ribu kasus.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (13/7/2020), otoritas di beberapa kota di India kembali memberlakukan lockdown setelah melonggarkannya dalam upaya membangkitkan perekonomian yang terdampak pandemi Corona.

Kementerian Kesehatan India melaporkan 28.701 kasus Corona muncul dalam sehari di wilayahnya.

Dengan tambahan ini, maka total 878.254 kasus Corona saat ini terkonfirmasi di wilayah India. Angka ini masih tercatat sebagai total kasus tertinggi ketiga di dunia, setelah Amerika Serikat (AS) dan Brasil.

Dalam laporannya, Kementerian Kesehatan India juga mengumumkan 500 kematian akibat Corona dalam 24 jam terakhir. Dengan demikian, total kematian akibat Corona di India kini mencapai 23.174 orang.

Kota New Delhi, Mumbai, Chennai, Bangalore dan Pune merupakan beberapa kota yang mengalami kenaikan jumlah kasus Corona. Beberapa wilayah di India memberlakukan jam malam pada akhir pekan dan mengumumkan pemberlakuan kembali lockdown di area-area berisiko tinggi untuk penularan Corona.

Kenaikan total kasus Corona di India ini terjadi saat aktor ternama Bollywood, Amitabh Bachchan, yang berusia 77 tahun dinyatakan positif terinfeksi Corona. Laporan Reuters menyebut beberapa anggota keluarga besar Bachchan yang dipenuhi bintang-bintang Bollywood juga ikut tertular virus Corona.

Anak laki-lakinya, Abhishek, yang juga seorang aktor dan menantunya, Aishwarya Rai, yang seorang aktris dan mantan Miss World, serta anak perempuan keduanya yang berusia 8 tahun juga dinyatakan positif Corona. Ini menjadi salah satu kasus Corona dengan profil tertinggi di India, mengingat Bachchan dan keluarga besarnya merupakan sosok yang sangat berpengaruh dan dicintai publik India. (*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 03 Agustus 2020 - 18:20:16 WIB

    Astaga, Dokter India Akui Bunuh dan Buang 50 Sopir Taksi ke Danau Buaya

    Astaga, Dokter India Akui Bunuh dan Buang 50 Sopir Taksi ke Danau Buaya HARIANHALUAN.COM - Devender Sharma, seorang dokter, dan kaki tangannya membunuh lebih dari 50 supir taksi dan membuang mayat mereka di perairan yang dipenuhi buaya sebelum menjual taksi korbannya..
  • Ahad, 02 Agustus 2020 - 12:50:18 WIB

    Bukan Gegara Corona, 86 Orang di India Tewas karena Konsumsi Miras Beracun

    Bukan Gegara Corona, 86 Orang di India Tewas karena Konsumsi Miras Beracun HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 86 orang tewas setelah mengonsumsi minuman keras (miras) beracun di negara bagian Punjab utara, India, Sabtu (2/8). Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh pemerintah Punjab, setelah traged.
  • Sabtu, 01 Agustus 2020 - 09:06:12 WIB

    Kembali Bersitegang, China Kirim Pasukan Elite Angkatan Laut ke India

    Kembali Bersitegang, China Kirim Pasukan Elite Angkatan Laut ke India HARIANHALUAN.COM - Tentara Pembebasan Rakyat China kembali mengambil langkah strategis dalam konflik dengan India. Kedua militer negara terus memobilisasi pasukan dan artileri di sekitar wilayah tersebut..
  • Ahad, 26 Juli 2020 - 21:56:15 WIB

    Jack Ma Tersandung Kasus Hukum di India, Apa Masalahnya?

    Jack Ma Tersandung Kasus Hukum di India, Apa Masalahnya? HARIANHALUAN.COM - Pendiri Alibaba Group, Jack Ma terjerat kasus hukum di India. Dia dilaporkan ke polisi karena diduga memecat salah seorang karuawan secara semena-mena dan berita bohong terkait aplikasi perusahaan. Kini Jac.
  • Jumat, 24 Juli 2020 - 07:20:58 WIB

    Wah Ada Dewa Baru di India, Siapa Namanya?

    Wah Ada Dewa Baru di India, Siapa Namanya? HARIANHALUAN.COM - Gara-gara meluasnya pandemi virus Corona atau Covid-19 di India memunculkan kepercayaan baru di negara tersebut. Masyarakat di West Bengal, India bahkan menganggap virus mematikan itu sebagai dewa. Dewi itu.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]