Cegah Mikro Droplet, Hindari Kerumunan dan Berlama-lama di Ruang Tertutup


Senin, 13 Juli 2020 - 13:42:58 WIB
Cegah Mikro Droplet, Hindari Kerumunan dan Berlama-lama di Ruang Tertutup Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah mewaspadai mikro droplet sebagai sumber utama penyebaran virus corona. Terlebih Badan Kesehatan Dunia atau WHO juga sudah mengakui bukti hal itu.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, mengatakan saat ini pemerintah menambah protokol baru untuk mencegah Covid-19, yakni menghindari kerumunan di ruang tertutup.

Menurut Muhadjir, partikel sangat kecil yang selanjutnya disebut mikro droplet dapat mengapung di udara selama kurang lebih 20 menit, khususnya di ruangan tertutup dan berventilasi buruk. Hal ini didasarkan pada temuan ilmuwan dari Jepang.

"Karena itu WHO sudah akui, rekomendasi, jadi kemungkinan adanya aerosol penularan dengan partikel-partikel kecil jadi yang disebut mikro droplet itu, maka itu tambahan dari protokol kesehatan kita adalah hindari kerumunan ruang tertutup, yang ventilasinya tidak cukup baik dan tidak boleh lama-lama di ruang tertutup," jelas Muhadjir selepas rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/7/2020).

"Oleh karena itu dalam kesempatan ini saya juga imbau setiap pertemuan untuk tolong dibatasi, terutama yang tertutup. Agar jangan sampai mikro droplet itu tidak bisa segera keluar dari ruangan," tambah dia.

Muhadjir mencontohkan, misalnya ada seorang penceramah positif corona tetapi ia tidak sadar, lalu dia berceramah selama satu jam di ruang tertutup.

"Kita bisa bayangkan berapa juta atau milyar covid berterbangan, kemudian orang kalau gak pakai masker bisa mengisap itu, dan itu menjadi sumber mikro droplet yang sudah disampaikan," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan virus corona kini bisa menyebar lewat mikro droplet yang melayang di udara. Oleh sebab itu, memakai masker serta menjaga jarak mutlak diperlukan. Selain itu, ventilasi udara di ruangan harus terbuka sehingga sirkulasi udara berjalan baik.

"Untuk kita yang bekerja pada ruang yang tetap, di ruang kerja di kantor, pastikan bahwa sirkulasi udara, bahwa ventilasi ruang kerja kita setiap hari terganti udaranya. Kemudian sebisa mungkin kalau akses untuk bisa mendapatkan udara segar dari luar bisa dilakukan, lakukan itu," kata Yurianto. (*)

loading...
 Sumber : okezone.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]