UMKM Bisa Dapat Bebas Pajak Selama Pandemi, Begini Caranya


Senin, 13 Juli 2020 - 17:28:52 WIB
UMKM Bisa Dapat Bebas Pajak Selama Pandemi, Begini Caranya Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) resmi menanggung pajak penghasilan (PPh) Final UMKM yang terdampak Corona. Otoritas pajak nasional ini menanggung bagi pelaku yang beromzet sampai Rp 4,8 miliar per tahun. Insentif ini hanya berlaku untuk PPh Final bagi UMKM saja.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan, besaran tarif PPh Final bagi UMKM aslinya adalah 0,5% dari omzet. Dengan adanya insentif tersebut, maka pelaku UMKM tidak perlu membayarkannya.

"Kita berikan insentif ditanggung pemerintah, artinya tidak perlu bayar, mereka tetap menghitung misalnya omzet Rp 100 juta bulan ini pajaknya Rp 500 ribu, yang Rp 500 ribu tidak perlu disetor tapi pemerintah yang nanggung, itu salah satu bentuk yang hadir untuk UMKM pada April-September yang 0,5% itu tidak perlu disetor beneran, hanya melaporkan saja," kata Hestu dalam acara acara seminar Katadata tentang UMKM Bangkit Bersama Pajak via virtual, Senin (13/7/2020).

Untuk mendapatkan fasilitas itu, Hestu mengaku cukup mengakses laman resmi pajak di www.pajak.go.id alias secara online. Pada website tersebut akan ada menu pilihan pemanfaatan insentif PPh Final bagi UMKM serta syarat yang harus dipenuhinya.

"Sekarang zamannya online, kita memberikan jalur efisien masuk ke pajak.go,id, ada menu layanan, masuk ke KSPP dan di situ daftar untuk memanfaatkan ini," jelasnya.

Khusus bagi pelaku UMKM yang merasa masih kesulitan, dikatakan Hestu bisa langsung mendatangi kantor pajak di daerahnya masing-masing dan nanti akan didampingi oleh petugas pajak sekitar.

"Semudah mungkin tapi kalau UMKM yang merasa kesulitan bisa datang ke KPP, bisa dibuatkan kelas pajak, diberikan sosialisasi tetap protokol kesehatan," ungkapnya.

Perlu diketahui, Ditjen Pajak sudah membangun sistem aplikasi online terkait sektor penerima. Para WP bisa mengakses untuk menyampaikan pemberitahuan atau memperoleh surat keterangan yang diperlukan sebagai syarat mendapatkan keringanan pajak mulai 2 Mei 2020 atau hari ini.

Pertama-tama, para WP login di www.pajak.go.id dan menyampaikan pemberitahuan atau pengajuan surat keterangan yang tersedia pada menu layanan-info-profil pemenuhan kewajiban saya. Fasilitas berlaku sejak masa pajak pemberitahuan disampaikan atau saat surat keterangan diterbitkan hingga September 2020.

Melalui Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak Nomor SE-29/PJ/2020, insentif PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP) dan pengurangan PPh Pasal 25 tetap dapat dimanfaatkan oleh W untuk masa pajak April 2020 dengan syarat:

1. Penyampaian pemberitahuan memanfaatkan insentif PPh Pasal 21 DTP dilakukan paling lambat 20 Mei 2020.

2. Penyampaian pemberitahuan memanfaatkan insentif pengurangan angsuran PPh Pasal 25 dilakukan paling lambat 15 Mei 2020.

Demikian juga WP dengan peredaran bruto tertentu yang dikenai PPh Final 0.5 % (UMKM) dapat memanfaatkan insentif PPh Final DTP untuk masa pajak April 2020 dengan mengajukan Surat Keterangan PP 23 sebelum penyampaian laporan realisasi PPh Final DTP paling lambat 20 Mei 2020. (*)
 

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:40:17 WIB

    UMKM Agam Bakal Dapat Bantuan Penguatan Modal Usaha Rp2,4 Juta Selama 4 Bulan

    UMKM Agam Bakal Dapat Bantuan Penguatan Modal Usaha Rp2,4 Juta Selama 4 Bulan HARIANHALUAN.COM - Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi salah satu yang terdampak akibat pandemi Covid-19. “Sebagian besar UMKM di Kabupaten Agam terdampak Covid-19. UMKM yang terdampak mengalami penurunan penju.
  • Selasa, 11 Agustus 2020 - 20:53:36 WIB

    Agar Tetap Eksis di Tengah Pandemi, UMKM Ayo Go Online!

    Agar Tetap Eksis di Tengah Pandemi, UMKM Ayo Go Online! HARIANHALUAN.COM - Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin mengatakan agar pergerakan ekonomi UMKM bisa tetap berjalan di tengah pandemi, maka UMKM sudah harus untuk go-online dan memanfaa.
  • Sabtu, 08 Agustus 2020 - 18:26:45 WIB

    Ada Cashback hingga Rp 750 Ribu untuk Konsumen Produk UMKM, Mau?

    Ada Cashback hingga Rp 750 Ribu untuk Konsumen Produk UMKM, Mau? HARIANHALUAN.COM - Pemerintah akan menggelar pesta promosi menarik khusus untuk konsumen yang belanja produk dalam negeri buatan UMKM. Promosi yang akan diberikan adalah cashback maksimal Rp 750.000/konsumen..
  • Kamis, 30 Juli 2020 - 18:19:07 WIB

    Kabar Gembira, Pelaku UMKM Kini Bebas PPh Bunga

    Kabar Gembira, Pelaku UMKM Kini Bebas PPh Bunga HARIANHALUAN.COM - Dengan adanya pandemi Covid-19, setengah persen pajak UMKM saat ini telah ditanggung oleh pemerintah. Artinya, UMKM tidak ada beban sama sekali terkait perpajakan untuk UMKM..
  • Kamis, 30 Juli 2020 - 13:19:36 WIB

    Pelaku UMKM Ingin Jadi Mitra Pertamina? Begini Caranya...

    Pelaku UMKM Ingin Jadi Mitra Pertamina? Begini Caranya... HARIANHALUAN.COM - Ketika merintis usaha, modal menjadi salah satu hal yang memengaruhi tahap awal perjalanan Anda. Namun jangan khawatir, karena sejumlah pihak menyediakan pembiayaan modal usaha bagi para pelaku Usaha Mikro,.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]