BLT Dana Desa Tahap III Kembali Bergulir untuk 268 KK di Nagari Panti


Selasa, 14 Juli 2020 - 00:02:27 WIB
BLT Dana Desa Tahap III Kembali Bergulir untuk 268 KK di Nagari Panti Walinagari Panti, Yefrialdi Dt Simarajo, SP

HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Nagari Panti, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa tahap III kepada masyarakat miskin terdampak Covid-19, Senin (13/7).

Alokasi dana desa untuk BLT di Kanagarian Panti sebesar Rp482 juta diberikan kepada 268 KK yang berhak menerima. Bantuan BLT dana desa tahap III tetap diberikan dengan besaran sama dengan tahap sebelumnya, yakni Rp600 ribu per KK.

Walinagari Panti, Yefrialdi Dt Simarajo berpesan, agar warga penerima manfaat BLT menggunakan dana tersebut dengan baik. Bukan sebaliknya, untuk dihamburkan kepada hal yang tidak penting. 

"Masa pandemi masih lama. Gunakan uang ini sehemat mungkin. Belikan sembako dan kebutuhan pokok dulu. Jangan untuk beli pulsa, rokok dan kebutuhan yang tidak penting,” pesannya.

Ia mengingatkan warga untuk tetap waspada dan tanggap karena pandemi masih berlangsung. Warga pun diimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, terutama saat berkunjung ke pusat keramian.

"Tetap waspada, disiplin dan patuhi protokol kesehatan. Tetap terapkan pola hidup bersih dan sehat, pakai masker, sering cuci tangan dan jaga jarak aman (social dan physical distancing) dimanapun berada," ucapnya. 

Yefrialdi menambahkan, bahwa penyaluran BLT Dana Desa bagi warga terdampak pandemi Covid-19 akan berlanjut tiga bulan ke depan, yaitu Juli hingga September 2020. Namun, dana yang akan diperoleh oleh masing-masing penerima manfaat akan turun dari Rp600 ribu menjadi Rp300 ribu. 

"Meskipun jangka waktu pemberian bansos diperpanjang, pemerintah akan mengurangi nilai nominal bansos dari Rp600 ribu menjadi Rp300 ribu per bulan terhitung pada Juli 2020 hingga September 2020," katanya. 

Sementara untuk calon penerima, Yefrialdi menyebut masih tetap yang sebelumnya. Namun jika ada perubahan karena ada warga belum tercover dari berbagai jenis bantuan bisa diakomodir, selama penerima memenuhi syarat.

"Bisa saja, yang terpenting legalitasnya dalam bentuk perwanag dan diputuskan melalui musyawarah nagari," ujarnya. 

Sebelumnya, warga terdampak mendapat bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu setiap bulan selama tiga bulan mulai April hingga Juni 2020. (*)

 

loading...
Reporter : Yudi Lubis /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]