Maskapai Amerika Ini Bakal PHK 20 Ribu Karyawan!


Selasa, 14 Juli 2020 - 12:20:34 WIB
Maskapai Amerika Ini Bakal PHK 20 Ribu Karyawan! Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - American Airlines berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada sejumlah pegawainya. Hal ini dilakukan akibat pandemi virus Corona yang terus memperburuk permintaan penerbangan dan mengganggu bisnis maskapai.

Dikutip dari CNBC, Selasa (14/7/2020) akan ada 20 ribu pegawai dari total 133 ribu pegawai American Airlines tedampak PHK. Mereka terdiri dari pilot, pramugari, mekanik, dan pegawai maskapai lainnya. Sebelumnya, telah ada 15 ribu pilot telah mengajukan pensiun dini berdasarkan kesepakatan dengan Asosiasi Pilot atau Allied Pilots Association.

American Airlines tidak menerangkan berapa jumlah pasti pilot yang akan terdampak PHK. Sementara untuk pramugari akan ada 8.000 pramugari yang akan di-PHK.

Pengumuman ini disampaikan berdasarkan Undang-Undang The Worker Adjustment and Retraining Notification yang mewajibkan pengusaha untuk memberi tahu staf 60 hari sebelumnya jika ada kemungkinan PHK atau cuti.

Untuk menghindari PHK dan cuti paksa, para eksekutif maskapai pun mendesak karyawan untuk melakukan paket pensiun dini.

Permintaan yang lesu memaksa maskapai penerbangan untuk memotong biaya dan PHK pegawai. PHK dilakukan setelah berakhirnya persyaratan bantuan federal senilai US$ 25 miliar yang melarang operator memberhentikan pekerja atau memotong tingkat upah sampai 30 September.

Selain American Airlines, Delta Air Lines juga memperingatkan lebih dari 2.500 pilot yang akan terdampak PHK dan cuti. Sementara United telah memberi tahu lebih dari 2.200 pilot akan dipangkas. Bahkan pekan lalu United lalu memberi tahu bahwa hampir 36.000 karyawan atau 40% dari tenaga kerjanya ⁠akan terdampak PHK dan cuti masal.

Kini kekhawatiran akan dampak kasus virus Corona gelombang dua di berbagai negara yang meningkat meresahkan beberapa eksekutif maskapai. Pasalnya gelombang kedua ini memicu beberapa negara melakukan pembatasan wilayah (lockdown) lagi. Hal ini akan berdampak besar pada industri penerbangan.(*)
 

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 06 Agustus 2020 - 06:35:15 WIB

    Gulung Tikar, Maskapai Ini Tutup Perusahaan dan PHK 3.000 Pekerja

    Gulung Tikar, Maskapai Ini Tutup Perusahaan dan PHK 3.000 Pekerja HARIANHALUAN.COM - Maskapai Virgin Australia mengumumkan akan menutup anak perusahaan Tigerair dan memberhentikan (PHK) 3.000 staf karena terdampak pandemi virus corona. Virgin Australia mengatakan bahwa mereka akan memangkas.
  • Jumat, 31 Juli 2020 - 19:02:01 WIB

    Gegara Corona, Maskapai Ternama Ini Rugi Rp 19,1 T

    Gegara Corona, Maskapai Ternama Ini Rugi Rp 19,1 T HARIANHALUAN.COM - Pandemi global virus corona (Covid-19) kembali memakan korban dalam industri penerbangan. Kali ini maskapai Air Canada melaporkan kerugian bersih untuk kuartal kedua pada Jumat (31/7/2020)..
  • Jumat, 24 Juli 2020 - 11:33:41 WIB

    Giliran Maskapai Terbesar India Terancam Bangkrut, Akan PHK 2.400 Karyawan

    Giliran Maskapai Terbesar India Terancam Bangkrut, Akan PHK 2.400 Karyawan HARIANHALUAN.COM - Giliran maskapai penerbangan India, IndiGo, yang mengungkapkan dampak buruk pandemi terhadap operasional perusahaan. IndiGo mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 10% dari 24.000 karya.
  • Rabu, 15 Juli 2020 - 15:16:32 WIB

    Gegara Pandemi, Maskapai Ini Rugi Rp 87 T

    Gegara Pandemi, Maskapai Ini Rugi Rp 87 T HARIANHALUAN.COM - Delta Air Lines membukukan kerugian hampir US$ 6 miliar setara Rp 87 triliun (kurs Rp 14.500) selama tiga bulan terakhir. Ini menjadi kerugian terburuk sejak 2008..
  • Selasa, 14 Juli 2020 - 20:01:08 WIB

    Singapura Resesi, Bagaimana Dampaknya ke Bisnis Maskapai Indonesia?

    Singapura Resesi, Bagaimana Dampaknya ke Bisnis Maskapai Indonesia? HARIANHALUAN.COM - Singapura resmi jatuh ke dalam resesi setelah Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) mengumumkan bahwa ekonomi negara itu kembali jatuh di kuartal II-2020. Secara kuartal ke kuartal (QtQ), ekonomi Singa.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]