Predator Anak asal Prancis Bunuh Diri, Begini Tanggapan Pakar


Selasa, 14 Juli 2020 - 13:16:16 WIB
Predator Anak asal Prancis Bunuh Diri, Begini Tanggapan Pakar Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Predator anak asal Prancis berinisial FAC (65) kemarin ditemukan meninggal dunia. Tersangka pelecehan seksual terhadap 305 anak di bawah umur tewas diduga meninggal dunia setelah sebelumnya melakukan percobaan bunuh diri.

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel mengingatkan aksi bunuh diri di kalangan pelaku lebih tinggi daripada masyarakat umum.

"Bunuh diri di kalangan pelaku memang tinggi. Sekitar 180 kali lebih tinggi daripada bunuh diri pada masyarakat umum," ujar Reza dalam keterangan tertulisnya yang diterima Republika.co.id, Senin (13/7).

Menurut Reza, kondisi ini memberikan pemahaman bahwa aparat penegak hukum perlu memperlakukan pelaku kejahatan serupa dengan pendekatan khusus. Maka harus diwaspadai jangan sampai sampai pelaku lainnya, termasuk pelaku WNA melakukan aksi fatal serupa.

Sementara untuk korban eksploitasi berhak memperoleh perlindungan khusus dari negara dan restitusi atau ganti rugi dari pelaku. Tapi kalau pelaku tidak mampu, misalnya karena mati, sejumlah negara memberlakukan kompensasi.

Kewajiban membayar ganti rugi bisa dialihkan kepada negara. "Ini merupakan bentuk sanksi atas kegagalan negara melindungi warganya, dalam hal ini adalah anak-anak," ungkapnya.

Karena itu, Reza mengatakan, perlu menyikapi pelaku eksploitasi seksual anak bukan sebagai lone wolf.  Melainkan sebagai bagian dari jaringan pedofilia internasional, maka perlu dipastikan pelaku bukan dibunuh. Misalnya, dibunuh oleh sindikat internasional.

Jika mereka menggunakan cryptocurrency sebagai alat transaksi, kemungkinan penelusurannya tidak mudah.  "Tapi semoga kepolisian tetap bisa membongkar lebih jauh pergerakan jaringan jahat internasional dan sebagainya," tutup Reza.(*)

loading...
 Sumber : republika /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 01 Agustus 2020 - 23:35:56 WIB

    Gila! Korban Predator Fetish Mahasiswa Unair Lebih dari Dua Orang

    Gila! Korban Predator Fetish Mahasiswa Unair Lebih dari Dua Orang HARIANHALUAN.COM - Polisi menyebut korban kasus pelecehan seksual fetish pocong kain jarik bermodus riset akademis yang dilakukan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unair, lebih dari dua orang. Hal itu diketahui polisi sete.
  • Rabu, 17 Juni 2020 - 21:27:34 WIB

    Begini Cara Predator Anak Buronan FBI Jerat Korbannya

    Begini Cara Predator Anak Buronan FBI Jerat Korbannya HARIANHALUAN.COM – Buronan Federal Bureau of Investigation (FBI) Russ Albert Medlin membayar anak-anak di bawah umur untuk melayani nafsunya. Satu orang anak dibayar Rp 2 juta..
  • Rabu, 05 April 2017 - 12:44:40 WIB

    Hukuman Maksimal Predator Anak Belum Diterapkan

    Hukuman Maksimal Predator Anak Belum Diterapkan JAMBI, HARIANHALUAN.COM – Aturan untuk memperberat hukuman bagi predator anak sudah dituangkan melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubah.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]