Lindungi Sawah Masyarakat, Pemkab Padang Pariaman Buat Perda LP2B


Selasa, 14 Juli 2020 - 15:33:23 WIB
Lindungi Sawah Masyarakat, Pemkab Padang Pariaman Buat Perda LP2B Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni bersama dengan Gubernur Sumatra Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, S.Psi., M.Sc. pada acara Gerakan Tanam Padi di Kelompok Rawang Lokan Nagari Punggung Kasiak Kecamatan Lubuk Alung pada Selasa (14/07) di Nagari Punggung Kasik.

HARIANHALUAN.COM - Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni bersama dengan Gubernur Sumatra Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, S.Psi., M.Sc. menanam benih bersama dalam acara Gerakan Tanam Padi di Kelompok Rawang Lokan Nagari Punggung Kasiak Kecamatan LubukAlung pada Selasa (14/07) di Nagari Punggung Kasik.

Dalam sambutannya Bupati Padang Pariaman mengatakan Kabupaten Padang Pariaman memiliki luas sawah sebsear 22.856 Ha dengan luas tanam padi 62.303 Ha dan luas panen padi 61.708 Ha dengan produksi padi 293.360 ton atau setara beras 159.334,11 ton juga diiringi dengan surplus beras 128.083,34 ton.

“Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman saat ini telah membuat Peraturan Daerah Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang melindungi lahan sawah masyarakat di Padang Pariaman di mana Perda ini sudah disinkronisasikan dengan RTRW Padang Pariaman," terangnya.

Ia juga menambahkan kelompok tani di Padang Pariaman berjumlah kurang lebih 1.200 kelompok tani dengan jumlah alsintan atau biasa disebut hand tractor roda 2 sebanyak 1.179 unit. Sawah di Padang Pariaman pada umunya dialiri oleh Irigasi Teknis Anai I dan II dimana Irigasi Teknis Anai I mengaliri kurang lebih 8.000 Ha sawah dan Irigasi Teknis Anai II kurang lebih mengaliri 5.000 Ha.

“Padang Pariaman saat ini telah memiliki atau melahirkan Varietas Unggul Lokal Papanai yang telah disertifikasi oleh Kementerian Pertanian RI tahun 2019," tutupnya.

Pada kesempatan yang sama Gubernur Sumatra Barat dalam sambutannya berharap agar Padang Pariaman lebih memaksimalkan lagi dalam pemanfaatan lahan dan penggunaan bibit. Dimana pada saat ini Padang Pariaman dapat melalui masa panen sebanyak 2 kali dalam setahun maka hendaknya harus ditingkatkan lagi agar dapat panen tiga kali setahun.

“Jangan sampai ada lahan kosong yang terbengkalai, semoga lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pertanian serta lakukan masa tanam secepat mungkin jangan sampai lahan tersebut dibiarkan menganggur lama, serta terus tingkatkan produktivitas," tambahnya.

Dalam acara ini juga dilangsungkan penyerahan bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada kelompok tani  berupa benih padi kepada Kelompok Tani Kemuning Jaya, benih padi Kelompok Tani Minang Saiyo, bibit jagung kepada Kelompok Tani Sakato 2, becak motor kepada Kelompok Tani Mekar Sari 1, konseler kepada kelompok tani Pulau Aia Kecamatan Kampung Dalam dan penyerahan Treser kepada Kelompok Tani Fajar Menyingsing Kecamatan Ulakan Tapakis. (*)

loading...
Reporter : Khairuddin /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]