Ditemukan 4 Objek Misterius Bercahaya di Luar Angkasa, Ada yang Seperti Cincin


Selasa, 14 Juli 2020 - 17:06:16 WIB
Ditemukan 4 Objek Misterius Bercahaya di Luar Angkasa, Ada yang Seperti Cincin Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Gabungan astronom menemukan empat objek misterius di luar angkasa yang memiliki gelombang radio berbentuk bundar dan tepi-tepinya bercahaya terang.

Diberitakan cnnindonesia.com, penemuan itu diterbitkan di jurnal ilmiah arXiv.org berjudul, 'Unexpected Circular Radio Objects at High Galactic Latitude' pada 26 Juni 2020 dan masih memerlukan tinjauan sejawat (peer review).

Keempat objek tersebut digambarkan seperti cincin yang dijuluki Odd Radio Circles (ORC). Namun para astronom belum mengetahui pasti seberapa jauh jarak ORC.

"Ada fitur sirkular dan biasanya mewakili objek bundar seperti sisa supernova, nebula planetary, cangkang circum stellar atau bisa disebut galaksi pembentuk bintang," tulis Astrofisikawan Ray Norris dari Western Sydney University dikutip dari Science Alert, Selasa (14/7).

"Mereka juga dapat muncul dari pencitraan artefak di sekitar sumber terang yang disebabkan oleh kesalahan kalibrasi atau dekonvolusi yang tidak memadai," lanjut Norris.

Lebih lanjut kata Norris, ia dan tim berspekulasi bahwa benda-benda tersebut kemungkinan merupakan dari sisa gelombang kejut yang dihasilkan dari ekstra galaktik.

"Objek-objek itu mungkin merujuk pada fenomena baru yang belum benar-benar kita selidiki. Mungkin juga ini adalah perpanjangan dari kelas objek yang sebelumnya sudah diketahui tetapi kita belum bisa mengidentifikasi lebih lanjut," kata astronom lain, Kristine Spekkens dari Royal Military College of Canada & Queen's University.

Spekkens pun menambahkan bisa jadi keempat objek tersebut disebabkan oleh fenomena yang berbeda, seperti dikutip Space.

Menurut temuan para astronom itu, cahaya keempat ORC tidak bisa terlihat saat diamati menggunakan inframerah dan sinar-X namun ada dua objek yang memiliki inti galaksi dan terlihat jelas. Keduanya juga memiliki jarak yang berdekatan.

ORC pertama kali terlihat dari data yang dikumpulkan Evolutionary Map of the Universe (EMU) pada akhir 2019, menggunakan teleskop Pathfinder Array Pathometer yang berpusat di Australia.

Kala itu, para astronom mengumpulkan bidikan gambar dari teleskop Array dan menemukan keempat objek tersebut. Lalu mereka mengamati ORC 1 dan ORC 2 menggunakan teleskop yang berbeda yaitu Australia Telescope Compact Array.

Hasilnya, keempat ORC berada pada garis lintang galaksi tinggi dan berdiameter sekitar satu arcminute atau sekitar tiga persen dari ukuran Bulan.(*)

loading...
 Sumber : cnnindonesia /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:31:15 WIB

    Supernova Baru Ditemukan, Setengah Kalsium di Alam Semesta Berasal dari Sini

    Supernova Baru Ditemukan, Setengah Kalsium di Alam Semesta Berasal dari Sini HARIANHALUAN.COM - Studi terbaru menemukan sebuah supernova atau ledakan bintang yang memancarkan banyak zat kalsium. Bahkan, penelitian ini menyimpulkan, setengah dari kalsium di alam semesta berasal dari supernova tersebut..
  • Jumat, 07 Agustus 2020 - 11:10:01 WIB

    Wah! Ternyata, Kanker Ganas Pertama Kali Ditemukan di Fosil Dinosaurus

    Wah! Ternyata, Kanker Ganas Pertama Kali Ditemukan di Fosil Dinosaurus HARIANHALUAN.COM - Penelitian baru ditemukan kanker tulang ganas pada fosil tulang kaki yang cacat dari dinosaurus yang bertanduk yang disebut Centrosaurus apertus. Diperkirakan dinosaurus ini hidup antara 76 hingga 77 juta t.
  • Sabtu, 04 Juli 2020 - 22:24:47 WIB

    Super Earth Baru Ditemukan, Bisa Jadi Opsi Tempat Tinggal Manusia

    Super Earth Baru Ditemukan, Bisa Jadi Opsi Tempat Tinggal Manusia HARIANHALUAN.COM - Baru-baru ini ilmuwan memberi kejutan dengan penemuan dua Super Earth baru yang berada tidak jauh dari Bumi. Diduga, Super Earth ini bisa menjadi tempat tinggal manusia. Pada dasarnya, dalam dunia astronomi.
  • Senin, 15 Juni 2020 - 06:44:21 WIB

    Jauh di Kedalaman Bumi, Ditemukan Struktur Misterius

    Jauh di Kedalaman Bumi, Ditemukan Struktur Misterius HARIANHALUAN.COM - Masih banyak yang belum diketahui di kedalaman planet Bumi. Periset baru saja menemukan struktur baru berukuran sangat besar di dekat inti Bumi, dengan menggunakan teknik pencitraan canggih..
  • Senin, 25 Mei 2020 - 20:20:32 WIB

    Mengejutkan! Gunung Api Terbesar di Bumi Ditemukan

    Mengejutkan! Gunung Api Terbesar di Bumi Ditemukan HARIANHALUAN.COM -- Muncul secara tiba-tiba di 590 mil barat laut Honolulu, Hawaii, sebuah gunung api baru membuat para ilmuwan terkejut. Disebut-sebut, gunung api ini adalah yang terbesar di Bumi saat ini. Nampak dari permuk.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]