Suhu Politik Jelang Pilkada Masih Adem Ayem, 'Auman' Kandidat di Dharmasraya Nyaris Tak Terdengar


Rabu, 15 Juli 2020 - 19:14:43 WIB
Suhu Politik Jelang Pilkada Masih Adem Ayem, 'Auman' Kandidat di Dharmasraya Nyaris Tak Terdengar Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Meskipun waktu telah semakin mepet jelang dibukanya pendaftaran pasangan calon kepala daerah oleh pihak Komisi Pemilihan Umum setempat, "auman" partai politik di Kabupaten Dharmasraya, negeri tempat keberadaan Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera, masih belum terdengar.

Dihimpun dari berbagai sumber, hingga saat ini belum ada satu pun pasangan kandidat yang berani secara terang-terangan menyatakan niatnya maju dalam kontestasi politik lima tahunan untuk tingkat kabupaten dan kota. 

"Aksi saling tunggu dan saling lirik masih terjadi diantara calon partai pengusung, karena tidak banyak partai yang bisa mengusung sendiri jagoannya, " kata salah seorang masyarakat setempat, Bagus, di Dharmasraya, Rabu (15/07). 

Menurutnya, jika dilihat dari komposisi perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, PDI-P dengan perolehan 7 kursi menjadi satu-satunya partai politik yang bisa dikatakan sudah aman dalam memenuhi syarat dukungan calon sebanyak 6 kursi. 

Namun, lanjutnya, jika tidak hati-hati maka modal besar itu akan terbuang percuma jika petahana yang merupakan kader terbaik partai tersebut, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, salah memilih pasangan calon wakilnya. 

"Kehati-hatian petahana ini tampaknya menjadi sumber belum munculnya pasangan calon yang akan maju sebagai penantang, disamping adanya keharusan partai politik lainnya untuk membangun koalisi guna memenuhi jumlah kursi syarat dukungan," ulasnya. 

Ia menyebutkan, koalisi partai-partai tersebut tentu akan mempertimbangkan peluang mampu meraih perolehan suara paling banyak dengan berbagai komposisi strategis yang dijadikan acuan.

Ditambahkan warga lainnya, Mardi, salah satu kandidat dari Partai NasDem yang sejak awal sudah menyatakan diri maju dalam pilkada serentak kali ini, Ampera Datuk Labuan, hingga saat ini juga tidak menunjukkan geliat yang pasti. 

"Perolehan Partai NasDem yang hanya dua kursi, ditengarai menjadi sebab belum jelasnya sikap partai besutan Surya Paloh itu ikut ambil bagian bahkan untuk posisi calon wakil bupati sekalipun," ujarnya memprediksi. 

Ia menyebutkan, kemungkinan terbesar yang paling ditunggu oleh seluruh partai politik adalah kepastian dua petahana, Sutan Riska - Amrizal Datuk Rajo Medan yang berasal dari PDI-P dan Partai Golkar akan bersama lagi atau tidak. 

"Hingga saat ini belum ada sikap jelas dari dua tokoh ini jika mereka memutuskan tidak bersama lagi maju sebagai pasangan calon, tidak menutup kemungkinan hanya dua kekuatan besar ini saja yang akan berlaga karena sama-sama punya kans untuk menang," ulasnya. 

Ditanya terkait adanya pasangan ketiga hasil koalisi partai pemilik kursi di DPRD Dharmasraya, ia menyebutkan sangat sulit diprediksi karena harus memperhitungkan kekuatan dua petahana itu. 

"Semua partai tidak akan mau mengusung calon untuk sekadar penggembira saja, jika formulasi koalisi tepat bisa jadi para petahana akan berguguran pada pilkada kali ini," tutupnya.(*)

loading...
Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]