7 Pabrik Asing Raksasa Siap Pindah ke Indonesia


Sabtu, 18 Juli 2020 - 15:44:42 WIB
7 Pabrik Asing Raksasa Siap Pindah ke Indonesia Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan satu dari 7 perusahaan akan relokasi investasi ke Indonesia dan siap melakukan groundbreaking pekan depan, hal ini dilakukan setelah pada 30 Juni 2020 Presiden Joko Widodo mengumumkan 7 perusahaan tersebut.

Juru Bicara / Komite Penanaman Modal BKPM Tina Talisa mengatakan bahwa di masa pandemi Covid-19, BKPM menerapkan strategi untuk tetap memastikan jalannya investasi. Salah satunya mengawal eksekusi relokasi investasi dari tujuh perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA).

"Minggu depan ini setelah presiden mengumumkan soal relokasi investasi pada 30 Juni, sudah mulai ada perusahaan yang groundbreaking," ujarnya saat video conference di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

BKPM, lanjutnya terus berupaya menjaga iklim investasi agar mampu menciptakan lapangan kerja, terutama di masa pandemi. Hal ini agar memberikan dampak kepada pertumbuhan ekonomi.

"Kita itu pertumbuhan ekonomi masih didukung oleh sektor konsumsi, orang bisa belanja kalau punya pendapatan. Orang punya pendapatan kan kerja, nah tugas investasi adalah menciptakan lapangan kerja," terangnya.

Ia juga mengungkapkan Covid-19 berdampak pada realisasi investasi di 2020. Berdasarkan catatan BKPM, hingga triwulan I-2020, realisasi investasi mencapai Rp 210 triliun atau 23,8% dari target. Padahal, target tahun 2020 adalah Rp 886 triliun.

"Akan ada revisi. Kalau Juli tuntas revisi Rp 817 triliun, kalau belum selesai akan revisi lagi," ujarnya.

Pemerintah saat ini sedang membangun kawasan industri di Batang, Jawa Tengah. Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyebut sudah ada beberapa pabrik siap masuk ke kawasan tersebut.

Berikut daftar 7 pabrik atau investor yang sudah memastikan relokasi ke Indonesia, termasuk di Batang:

1. PT Meiloon Technology Indonesia, Relokasi pabrik dari Suzhou, China. Pabrik di Taiwan dan China merupakan pusat produksi untuk pasar global

2. PT Sagami Indonesia, Relokasi pabrik dari Shenzen, China karena biaya pabrik dan tenaga kerja di indonesia lebih kompetitif dari China

3. PT CDS Asia (Alpan), Relokasi pabrik dari Xiamen, China karena tarif impor produknya dari Indonesia ke Amerika 0% dibanding tarif 25% dari China ke Amerika

4. PT Kenda Rubber Indonesia, Relokasi pabrik dari Shenzen, China karena peningkatan permintaan pasar di Indonesia

5. Denso, PT Denso Indonesia, Relokasi pabrik dari Jepang karena memandang Indonesia sebagai lokasi terbaik setelah melakukan riset ke berbagai negara di kawasan ASEAN

6. PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Relokasi dari China karena ingin menjadikan Indonesia sebagai pasar basis ekspor bagi beberapa kategori produk home appliances

7. PT LG Electronics Indonesia, Relokasi dari Korea Selatan dan berencana menjadikan Indonesia sebagai regional hub baru yang menjangkau pasar Asia dan Australia

"Ditargetkan akhir 2020 semua sudah pembangunan infrastruktur. Komitmen ini karena ijin kita kasih, izin kabupaten sampai provinsi, kita layani mereka secara baik," pungkasnya.

Akhir Juni lalu, Presiden Jokowi mengungkapkan akan ada potensi relokasi pabrik-pabrik dari China sebanyak 119 perusahaan, sebanyak 7 pabrik sudah positif pindah ke RI. Jokowi pun merasa senang.

"Saya senang hari ini sudah ada yang masuk 7. Udah pasti ini yang 7. Kemudian ada 17 yang memiliki komitmen besar sudah masuk ke 60 persen hampir 100 persen," kata Jokowi saat meninjau kawasan industri terpadu Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6).(*)

loading...
 Sumber : CNBC /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]