Patut Ditiru, Risma Siapkan Akses Internet di Setiap Pos RW untuk Siswa Kurang Mampu


Sabtu, 18 Juli 2020 - 19:22:42 WIB
Patut Ditiru, Risma Siapkan Akses Internet di Setiap Pos RW untuk Siswa Kurang Mampu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

SURABAYA, HARIANHALUAN.COM - Pemkot Surabaya akan membuat akses internet gratis untuk warga kurang mampu. Akses internet tersebut akan dipusatkan di setiap Pos RW.

Upaya itu untuk menunjang sistem pembelajaran jarak jauh atau daring. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, dalam kurikulum pendidikan saat ini, pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan akan menggunakan sistem daring.

"Kita akan buat internet untuk RW. Seluruh RW di Surabaya kita akan fasilitasi internet. Untuk menghindari lemot, akan kita pasang router untuk RW yang membutuhkan," kata Risma kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, Sabtu (18/7/2020).

Risma menambahkan, selain fasilitas internet gratis, pihaknya juga akan memberikan perangkat komputer berserta alat printer. Yang nantinya bisa digunakan oleh para siswa yang membutuhkan, untuk print materi pelajaran dan sebagainya.

Selain itu, Risma juga akan mengoptimalkan para petugas perpustakaan untuk mendampingi setiap pos RW dan Brodband Learning Center (BLC), yang telah dibentuk sebelumnya oleh Pemkot Surabaya.

"Nanti anak-anak akan kita dampingi dengan petugas perpustakaan yang saat ini masih tutup juga. Nanti juga akan kita tentukan anak-anak di Balai RW atau di BLC. Yang dekat nanti akan kita arahkan. Tapi tetap dibatasi jumlahnya," ungkap Risma.

Risma menegaskan, akses internet itu dikhususkan untuk anak yang kurang mampu. Sehingga diharapkan bisa menghindari kerumunan.

"Nanti akan dibatasi jumlahnya. Nanti khawatir anak-anak pengen ketemu teman-temannya, terus ke balai RW semuanya, ndak. Itu khusus anak yang mereka tidak mampu mengadakan sendiri handphone, mengadakan sendiri internet-nya. Itu akan kita siapkan di Balai RW," tambah Risma.

Agar tidak menjadi masalah di kemudian hari akibat berkumpulnya anak-anak, Risma menyampaikan akan melakukan pembatasan ketat dan pengawasan.

"Jadi kita batasi, kita punya datanya. Mereka kita tempatkan di balai RW atau BLC sesuai dengan kedekatan jarak rumah. Kita fasilitasi printer, karena Dinas Pendidikan ada pengajaran lewat YouTube atau email. Sehingga anak-anak bisa nyetak di situ. (*)
 

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]