Ratusan Petugas Coklit di Sawahlunto Turun, APD dan Protokol Kesehatan Jadi Acuan Wajib


Ahad, 19 Juli 2020 - 17:57:26 WIB
Ratusan Petugas Coklit di Sawahlunto Turun, APD dan Protokol Kesehatan Jadi Acuan Wajib KPUD Sawahlunto, turun lakukan coklit data pemilih Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar di Kediaman Wawako Sawahlunto. Riki Yuherman

HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 146 petugas tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) untuk data pemilih Pilkada Sumbar 2020 diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sawahlunto mulai 15 Juli sampai 13 Agustus 2020. Masa Coklit, petugas mendatangi warga dari rumah ke rumah (door to door) untuk melakukan pemutakhiran data pemilih wajib mempedomani protokol kesehatan.

Koordinator Perencanaan, Data dan Informasi (Perdatin) KPUD Sawahlunto, Rika Arnelia menngatakan, Coklit dalam masa pandemi Covid - 19 ini mengharuskan para petugas dilengkapi dengan Alat Pengaman Diri (APD) dan dalam bertugas mendata para pemilih juga menjalankan standar protokol kesehatan. Langkah ini agar tidak ada resiko penyebaran Covid - 19 pada tahapan Coklit di Sawahlunto.

"Petugas dilengkapi dengam masker, face shield, sarung tangan dan desinfektan. Saat berinteraksi dengan warga petugas coklit wajib jaga jarak dan kontak fisik," ujarnya.

Untuk mengikuti Coklit oleh petugas sebutnya, masyarakat hanya perlu menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Jika KTP atau KK yang bersangkutan masih dalam proses perekaman e - KTP (KTP elektronik), maka boleh dengan menunjukkan Surat Keterangan (SUKET) perekaman data e - KTP dari Disdukcapil saja.

"Kami berharap, masyarakat memberikan akses kepada petugas dalam bertugas. Sehingga data pemilih dapat dimutakhirkan menjadi data akurat dan terbaru. Secara simbolis tahapan coklit dimulai dari kediaman Wakil Walikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti dan Ketua DPRD Sawahlunto, Eka Wahyu, Sabtu (18/7/2020).

Dalam kesempatan itu, Wawako Zohirin Sayuti memgimbau, agar masyarakat dapat bekerjasama dengan petugas. Untuk itu dia berharap, komunikasi antara petugas dan masyarakat dapat terjalin baik. "Semuanya harus terdata. Jangan sampai warga yang punya hak pilih tapi tidak terdata. Masyarakat diharapkan memberikan data yang benar dan akurat untuk suskesnya pelaksanaan Pilkada nantinya," ujarnya.

Sementara Ketua DPRD, Eka Wahyu menilai, dengan coklit door to door, berarti masyarakat telah dipermudah. Untuk itu masyarakat diimbau agar lebih terbuka dan menerima petugas dengan baik, sehingga warga yang memiliki hak pilih terdata sebagai pemilih. (*)

loading...
Reporter : Riki Yuherman /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]