Siapa Sih Golongan Orang yang Terhindar dari Siksaan Api Neraka?


Senin, 20 Juli 2020 - 07:34:20 WIB
Siapa Sih Golongan Orang yang Terhindar dari Siksaan Api Neraka? Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Manusia diciptakan Allah Subhanahu wa Ta'ala ke dunia tak lain hanya untuk beribadah kepadaNya. Mereka yang selamat ialah hamba yang benar-benar beriman dan bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benar takwa.

Caranya, ialah dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi laranganNya. Siapapun tentu tidak ingin diazab oleh Allah di dalam neraka. Sehingga kewajiban kita ialah beribadah dan beramal sebanyak mungkin demi meraih keridhaan Allah.

Dai kondang KH. Abdullah Gymnastiar dalam sebuah ceramahnya menyebut ciri-ciri orang yang terhindar dari panasnya siksaan api neraka.

Ia mengutip salah satu hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam yang menyebutkan bahwa ada beberapa golongan orang yang tidak akan disentuh api neraka.

Disebutkan bahwasanya Rasulullah bersabda yang artinya: "Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Maukah kalian aku tunjukkan orang yang haram baginya tersentuh api neraka?” Para sahabat berkata, “Mau, wahai Rasulullah!” Beliau menjawab: “(Yang Haram tersentuh api neraka adalah) orang yang Hayyin, Layyin, Qarib, Sahl,” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban, dishahihkan oleh Al-Albani).

Salah satu yang disebutkan Nabi ialah Hayyinin, yaitu orang-orang yang meiliki sifat tenang dan berwibawa. Tidak mudah labil dan tersulut emosi, seseorang yang tidak mudah marah dan merupakan seorang pemaaf. Ia tidak mudah mencaci, melaknat serta senantiasa bisa menahan diri dengan memperbanyak istighfar.

“Dia tenang, dia sibuk dengan berbagai amal. Mau ada orang yang tahu ataupun tidak tahu”, kata Aa Gym, dikutip dari akun Instagramnya, @aagym.

Orang-orang yang memiliki sifat Hayyin lanjut Aa Gym ialah orang-orang yang suka menyembunyikan amalnya. Sama seperti menyembunyikan aibnya sendiri maupun orang lain.

"Tetapi, untuk orang yang riya, akan sibuk ingin dilihat orang. Orang riya akan sibuk berusaha untuk diakui orang lebih dari kenyataannya," tuturnya.

Aa Gym melanjutkan, seseorang yang suka sibuk mencari penilaian dari orang lain, maka ketika berbicara ia akan sering meninggi-ninggikan dirinya sendiri. Terlebih meninggikan kebaikan atau amal yang telah dilakukannya.

"Jika seseorang sudah senang dengan pujian makhluk, maka kecenderungannya ialah (bicara) tidak jujur," pungkas Aa Gym. (*)

loading...
 Sumber : Okezone.com /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]