Anggarkan Dana Nagari untuk Perahu Nelayan, Menteri PDT akan Tinjau Nagari Sungai Pinang


Senin, 20 Juli 2020 - 17:03:40 WIB
Anggarkan Dana Nagari untuk Perahu Nelayan, Menteri PDT akan Tinjau Nagari Sungai Pinang Salah seorang nelayan nagari Sungai Pinang Kecamatan Koto XI Tarusan Pesisir Selatan yang mendapatkan bantuan perahu dari pemerintah.

HARIANHALUAN.COM - Guna meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan,Kabupaten Pesisir Selatan,Sumatera Barat.Pemerintah nagari mengalokasikan dana desa sebesar Rp 407 juta untuk pengadaan perahu bagi warga nagari setempat.

Pada tahun 2020  ini pemerintahan nagari  mengalokasikan anggaran untuk pengadaan 37 unit perahu, setipa  perahu menelan biaya Rp11 juta," kata Wali Nagari Sungai Pinang, Azli di Painan, Senin (20/7).

Sementara itu,Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa,Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pesisir Selatan, Wendi menyebutkan, pengalokasian anggaran untuk pengadaan perahu nelayan oleh nagari  berdampak besar kepada  pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Hal tersebut  merupakan inovasi nagari dalam meningkatkan ekonomi masyarakat pasca pandemi covid 19,kemudian Menteri Pembangunan Desa Tertinggal ( PDT) RI akan meninjau Nagari Sungai Pinang, dan sekaligus melaunching kapal perahu tersebut, kata Wendi

Wali Nagari Sungai Pinang,Azli menyebut, pengalokasian anggaran dimaksud untuk mendongkrak perekonomian masyarakat  yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.Tahap awal akan dialokasikan sebanyak 37 unit, sementara untuk selanjutnya dilakukan evaluasi  dari  dampak bantuan perahu terhadap perekonomian masyarakat, ungkapnya.

Ia menjelaskan,bantuan ini tidak semua warga mendapatkannya, terutama bagi mereka   yang  memenuhi beberapa kriteria yang telah  ditetapkan seperti, memiliki kemauan yang tinggi untuk berusaha, berprofesi sebagai nelayan dikalangan masyarakat  miskin.
 
Dengan adanya  perahu nantinya masyarakat bisa mencari ikan hingga 30 mil ke tengah laut artinya kemampuan perahu lebih tinggi dibandingkan  perahu tradisional yang hanya mampu menjangkau satu mil saja.Dengan semakin jauhnya daya jelajah perahu tentu nelayan lebih leluasa mencari banyak terdapat ikan, kemudian perekonomian masyarakat akan semakin membaik .

Selain perahu nelayan digunakan untuk memancing ikan juga perahu tersebut dapat dimamfaatkan untuk mengangkut wisatawan ke beberapa pulau terdekat di nagari itu, serta perahu juga bisa disewakan terhadap wisatawan yang hobi memancing ikan.

Nagari Sungai Pinang masuk dalam kawasan Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh yang sudah terkenal dari berbagai daerah dan mancanegara, daerah ini salah satu kawasan wisata  yang mempesona. Tak heran, kunjungan wisatawan terus meningkat  dalam memafaatkan waktu senggang berlibur ke daerah ini. (*)

loading...
Reporter : M Joni /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]