Syarat Dukungan Fakhrizal-Genius Disebut TMS, Ini Yang Terjadi Sebenarnya


Selasa, 21 Juli 2020 - 00:24:32 WIB
Syarat Dukungan Fakhrizal-Genius Disebut TMS, Ini Yang Terjadi Sebenarnya Dukungan untuk pasangan Fakhrizal dan Genius Umar terus berdatangan.

HARIANHALUAN.COM - Posko pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar jalur independen, Fakhrizal-Genius Umar di Jalan Raden Saleh, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang didatangi oleh ratusan relawan dan warga dua hari belakangan, Minggu-Senin (19-20/7/2020). Mereka menyerahkan syarat dukungan calon untuk perbaikan dan temuan saat masa verifikasi faktual. 

Berbagai laporan diterima oleh bakal calon Wakil Gubernur Sumbar Genius Umar dan tim. Mulai dari permasalahan pindah domisili, dipotret ketika verifikasi faktual, form yang berbeda hingga surat pernyataan dukungan serta nama yang tercoret dari daftar. Namun, ada juga beberapa pendukung yang mengapresiasi kinerja dari KPU setempat, seperti Samin, warga Sijunjung ini.

“Jika KPU-nya profesional, maka akan mendapatkan hasil yang baik. Hampir 80 persen di Sijunjung dukungan memenuhi syarat. Petugas bekerja dari pagi sampai sore melakukan verifikasi sehingga sangat sedikit syarat dukungan yang dinyatakan tidak ditemukan,” jelas Samin kepada wartawan.

Menyikapi laporan relawan tersebut, Genius Umar menyebut, ketika dilakukan verifikasi faktual memang banyak kejanggalan. Salah satunya ketika belum diumumkan KPU Provinsi, pihaknya sudah mendapat informasi dari KPU kabupaten dan Kota karena ditemukan sekitar 80 ribu dukungan TMS (tidak memenuhi syarat) dan 130 ribu memenuhi syarat (MS).

Untuk TMS, kata Genius, disiapkan berkas perbaikan dukungan berjumlah lebih dari 160 ribu dan terus bertambah karena masyarakat terus memberikan dukungan ke relawan dan posko. Namun, yang membuat kaget adalah lebih dari 100 ribu dukungan informasinya tidak ditemukan atau TD. Ini aneh dan jumlahnya cukup banyak. 

"Ketika kita cek di lapangan, para pendukung ternyata umumnya hanya ditemui sekali oleh tim verifikasi dan dominan saat jam kerja. Keesokan hari tidak ditemui lagi, kenapa tidak ditemui lagi saat malam hari saat ada di rumah?” imbuhnya.

Genius meminta agar pendukungnya yang diklaim tidak ditemukan petugas verifikasi agar kembali ditemui ulang. “Coklit daftar pemilih saja dilakukan berulang kali, masak verifikasi faktual hanya dilakukan sekali. Ini tak logis dan tak sehat bagi demokrasi. Bawaslu dan DKPP harus serius merespons ini. Kami akan bawa ini ke Bawaslu. Kepada para relawan dan pendukung, kami minta agar menahan diri,” jelasnya.

Sementara itu, anggota KPU Sumbar yang juga Kordiv Teknis Izwaryani menjelaskan, berkas dukungan bakal calon perseorangan atau independen yang tidak bisa ditemukan petugas verifikasi, belum bisa dikategorikan dukungan tidak memenuhi syarat (TMS). “Untuk dukungan seperti itu kami masukkan pada kategori dukungan yang belum ditemukan,” sebut Izwaryani. 

Dia juga menjelaskan untuk rekap berkas verifikasi dukungan di tingkat kecamatan rentang waktunya 13 Juli hingga 19 Juli. Kemudian, disusul rekapitulasi kabupaten dan kota pada 20 Juli hingga 21 Juli 2020. Setelah itu baru dilakukan rekapitulasi tingkat provinsi pada 22 Juli hingga 23 Juli 2020. KPU akan memberitahukan hasil rekapitulasi verifikasi faktual dukungan itu kepada bakal pasangan calon perseorangan itu pada rentang waktu 22 - 24 Juli 2020 ini. 

Selanjutnya, pada 25 Juli hingga 27 Juli 2020 merupakan waktu bagi tim bakal calon menyerahan syarat dukungan yang sudah diperbaiki kepada KPU Sumbar. Setelah itu, lanjutnya, KPU kembali akan mengecek kembali jumlah dukungan perbaikan yang diserahkan bapaslon yang dilaksanakan 25 Juli sampai 28 Juli ini. 

Tidak sampai di situ, setelah mencek ulang jumlah dukungan perbaikan itu, KPU juga akan memverifikasi kembali jumlah dukungan itu secara administrasi, sekaligus mencek kegandaaan dokumen dukungan perbaikan tersebut di tanggal 27 Juli hingga 4 Agustus 2020. Untuk itu, kata dia, masih ada waktu bagi bakal calon ini untuk perbaikan syarat dukungannya. 

“Jadi bisa kami jelaskan belum ada KPU menyatakan dukungan bapaslon itu TMS hingga hari ini. Sebab masih ada ruang bagi mereka memperbaiki jumlah dukungan mereka hingga jelang 4 Agustus itu," tukasnya. 

Pada rentang waktu 8 Agustus hingga 16 Agustus masuk tahap verifikasi dukungan hasil perbaikan di tingkat desa/kelurahan. Setelah itu dilanjutkan rekapitulasi tingkat kecamatan pada 17 Agustus hingga 19 Agustus 2020, tahap rekapitulasi tingkat kabupaten dan kota pada 20 Agustus hingga 21 Agustus dan rekapitulasi tingkat provinsi pada 22 Agustus hingga 23 Agustus. 

“Baru pada 28 Agustus sampai 3 September masuk tahapan pengumuman pendaftaran calon. Selanjutnya pada 4-6 September 2020 waktu pencalonan bagi bapaslon,” kata Izwaryani. (*)

loading...
 Sumber : rel /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]