Wah, Ini Dia Keluarga Petinggi Negara yang Maju Pilkada 2020


Rabu, 22 Juli 2020 - 09:46:43 WIB
Wah, Ini Dia Keluarga Petinggi Negara yang Maju Pilkada 2020 Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi yang maju di Pilkada Solo.

HARIANHALUAN.COM - Pilkada 2020 kali ini diwarnai oleh nama sejumlah kandidat yang tidak asing di telinga. Mereka memiliki hubungan kekeluargaan dengan tokoh-tokoh yang kini duduk di pemerintahan. Ada keluarga dari Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang maju ke Pilkada 2020.

Berikut adalah keluarga dari petinggi negara yang memutuskan maju di Pilkada 2020: 
1. Gibran Rakabuming Raka
Gibran adalah anak sulung dari Presiden Jokowi. Dia sudah menjadi kader PDIP sejak 23 September 2019. Pada 17 Juli 2020, dia mendapat tiket untuk menjadi calon wali kota Solo, Jawa Tengah. Gibran berpasangan dengan Teguh Prakosa. Sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo sudah punya calon yakni Achmad Purnomo. Namun pada akhirnya, Gibran-lah yang direkomendasikan PDIP untuk maju di Pilkada Solo, bukan Purnomo.

2. Bobby Nasution
Muhammad Bobby Afif Nasution atau dikenal sebagai Bobby Nasution adalah suami dari putri Jokowi, Kahiyang Ayu. Mereka berdua menikah pada 8 November 2017. Juli 2019, Isu soal majunya Bobby ke Pilwalkot Medan 2020 mulai berembus. Pada 22 Desember 2019, Bobby mengambil formulir pendaftaran bakal calon wali kota Medan ke Partai Gerindra.

Pada 16 Januari 2020, dia mendaftar ke Gerindra. Namun pada 22 Januari, Bobby mendaftar cawalkot Medan ke Partai NasDem juga. Terakhir, pada 12 Maret 2020, Bobby mendaftar ke PDI Perjuangan untuk menjadi kader.

3. Doli Sinomba Siregar
Doli Sinomba Siregar adalah paman dari Bobby Nasution, menantu Jokowi. Doli menjadi bakal calon Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) dari Partai Golkar pada Januari 2020. "Keputusan keluarga besar sudah memberikan restu termasuk dari kahanggi (kerabat satu marga) kami Joko Widodo untuk maju dalam meningkatkan pembangunan di Tapsel dan menyinkronkan program pemerintah pusat di daerah," ujar Doli.

Doli menegaskan dirinya memang berkecimpung di dunia politik, bukan memanfaatkan momen bersamaan dengan putra Jokowi, Gibran dan menantu Jokowi, Bobby. "Ini memang dunia saya, memang bidang saya. Memang saya orang politik, bukan memanfaatkan kesempatan saja. Karena Tapsel kampung kita," jelasnya.

4. Siti Nur Azizah
Siti Nur Azizah merupakan putri kandung dari Ma'ruf Amin. Isu majunya Azizah ke Pilkada Kota Tangerang Selatan 2020 sudah berembus sebulan jelang pelantikan Jokowi-Ma'ruf menjadi Presiden dan Wapres 20219-2024. Seiring waktu berjalan, benar saja, Azizah melangkah kian pasti ke pencalonan wali kota Tangerang Selatan. Dia sempat mendaftar ke PDIP dan PPP. Pada akhirnya, dia justru bergabung ke Partai Demokrat dan menjadi Wakil Sekretaris Jenderal partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono. 

Memasuki tahun 2020, Azizah mendapat kepastian politik diusung Partai Demokrat dan PKS. Azizah menjadi calon wali kota dan Ruhama Ben menjadi calon wakil wali kota. Bakal calon Wali kota Tangsel Siti Nur Azizah yang juga merupakan anak Wapres Ma'ruf Amin menyikapi persoalan sampah yang terjadi di Tangerang Selatan. Ia pun memperkenalkan Jelita.

5. Rahayu Saraswati Djojohadikusumo
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau biasa disapa sebagai Sara Djojohadikusumo adalah politikus Partai Gerindra, mantan anggota DPR. Dia adalah keponakan Prabowo Subianto yang notabene Ketua Umum Gerindra. Prabowo memberi 'lampu hijau' untuk keponakannya itu menuju Pilkada Kota Tangerang Selatan 2020. Lampu hijau itu diwujudkan dalam bentuk rekomendasi.

6. Hanandhito Himawan
Selain keluarga Jokowi, Ma'ruf Amin, dan Prabowo, ada pula keluarga dari Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang maju di Pilkada 2020. Nama anak Pramono adalah Hanandhito Himawan Pramono. Dhito, sapaan Hanandhito, mendapat rekomendasi PDI Perjuangan untuk maju sebagai calon Bupati Kediri. Sebagaimana diketahui, Pramono juga politikus PDIP.

"Dhito sebenarnya awalnya tidak mendaftar, baik di cabang maupun DPP. Tapi, karena ada kebutuhan organisasi, jika memang ditugaskan partai, kita tidak punya pilihan sebagai kader partai," kata Pramono di Kediri.

Rekomendasi PDIP terkait Calon Bupati Kediri mengerucut pada putra Sekertaris Kabinet RI Pramono Anung, Hanandhito Himawan Pramono. Kemudian muncul kabar tak sedap bahwa Dhito sengaja dipasang ayahnya untuk membangun dinasti. Dhito sendiri mengaku pada awalnya menolak untuk dicalonkan di Pilkada Kabupaten Kediri. Akhirnya dia salat istikharah dan kemudian bersedia maju ke Pilkada. (*)

loading...
 Sumber : Detik.com /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]