Sebelum Membeli, Ini 10 Jenis Obat yang Perlu Anda Ketahui


Rabu, 22 Juli 2020 - 19:18:26 WIB
Sebelum Membeli, Ini 10 Jenis Obat yang Perlu Anda Ketahui Banyaknya Klasifikasi Obat Membuat Pembeli dan Pengguna Bingung (Sumber: Freepik)

HARIANHALUAN.COM - Belakangan ini, terdapat banyak kata-kata yang digunakan untuk mendeskripsikan jenis obat seperti obat generik, obat paten, obat nama dagang dan masih banyak lainnya. Terkadang, pasien atau pembeli obat tidak mengetahui perbedaannya sehingga akan membeli langsung tanpa berfikir dua kali.

Dilansir dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (KKRI) melalui Haluan.co (Haluan Media Group), Rabu (22/7/2020), tahun 2017, terdapat 10 macam jenis obat yaitu obat generik, obat generik berlogo, obat nama dagang (bermerek), obat paten, obat mitu (me-too), obat tradisional, obat jadi, obat baru, obat esensial, dan obat wajib apotek.

Masih dari sumber yang sama, KKRI mendefinisikan obat generik (unbranded drugs) sebagai obat dengan nama generik sesuai dengan penamaan zat aktif sediaan yang ditetapkan oleh farmakope Indonesia dan International non-propietary names dari World Health Organization (WHO).

Obat generik berlogo adalah obat generik namun terdapat logo produsen namun tanpa bermerek misalnya amoksisilin dengan logo Kimia Farma.

Sedangkan obat nama dagang (branded drugs) adalah obat dengan nama sediaan yang ditetapkan pabrik pembuat dan terdaftar di departemen kesehatan negara yang bersangkutan. Contohnya adalah amoksan atau diafac.

Obat paten merupakan hak paten yang diberikan kepada sebuah industri farmasi pada obat baru yang ditemukannya berdasarkan penelitian. Hak paten ini sendiri digunakan untuk memproduksi dan memasarkannya.

Ibaratnya, obat ini ‘eksklusif’ terhadap industri farmasi tersebut dan hanya merekalah yang dapat memproduksi obat tersebut. Maka dari itu, harga mereka sangatlah mahal karena untuk menutupi biaya riset, produksi dan promosi sehingga biaya dibebankan kepada pasien.

Contoh obat ini adalah Norvask buatan Pfizer pada tahun 2007 yang mengandung amlodipin besylate atau digunakan juga untuk obat anti-hipertensi.

Golongan obat berikutnya adalah golongan obat mitu atau (me-too) yang merupakan obat paten yang telah kehilangan patennya sehingga obat tersebut dapat diproduksi oleh pabrik-pabrik lain.

Obat tradisional seharusnya tidak asing lagi yaitu obat yang berasal dari tumbuhan, hewan, dan mineral. Obat jadi adalah obat dalam keadaan murni atau campuran dalam bentuk serbuk, emulsi, suspensi, salep, krim, tablet, supositoria, klisma, injeksi, dan lainnya.

Golongan obat ke-8 adalah obat baru di mana obat ini terdiri dari satu atau lebih zat baik yang berkhasiat maupun tidak berkhasiat misalnya lapisan, pengisi, pelarut atau bahan pembantu. Obat esensial merupakan golongan obat yang paling banyak dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia luas contohnya seperti obat tuberkulosis (TBC), antibiotik, dan vaskin.

Minum Obat Selamanya Sama Dengan Kecanduan?

Golongan terakhir adalah obat wajib apotek yang merupakan obat keras yang dapat diperoleh di apotek tanpa resep dokter yang diserahkan oleh apoteker.

Diharapkan setelah mengetahui jenis-jenis obat secara pasti, para konsumen tidak dibingungkan dengan jenis-jenis obat yang beragam tersebut. (*)

loading...
 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 17 Oktober 2020 - 08:35:39 WIB

    Jangan Lupa, Sedia Jahe Sebelum Musim Hujan

    Jangan Lupa, Sedia Jahe Sebelum Musim Hujan HARIANHALUAN.COM - Di tengah musim hujan, pasti Anda mau minum yang hangat-hangat. Salah satu minuman hangat yang cocok diminum saat musim hujan adalah wedang jahe..
  • Selasa, 13 Oktober 2020 - 13:35:05 WIB

    Sebelum Didatangkan, MUI akan ke China Cek Kehalalan Vaksin Covid-19

    Sebelum Didatangkan, MUI akan ke China Cek Kehalalan Vaksin Covid-19 HARIANHALUAN.COM- Delegasi MUI akan menuju China untuk melakukan pengecekan kehalalan terhadap berbagai hal terkait vaksin COVID-19..
  • Kamis, 24 September 2020 - 21:46:42 WIB

    Hati-hati, Ini Bahaya Tidak Sikat Gigi Sebelum Tidur

    Hati-hati, Ini Bahaya Tidak Sikat Gigi Sebelum Tidur HARIANHALUAN.COM - Anda perlu khawatir jika melupakan sikat gigi sebelum tidur. Sisa-sisa sarapan, makan siang, makan malam, dan makanan ringan yang mungkin Anda tidak menyadari "tersimpan" di dalam mulut di antara gigi Anda..
  • Senin, 21 September 2020 - 19:44:10 WIB

    Ingat Ya, Makan Sebelum Tidur Bisa Picu Mimpi Buruk

    Ingat Ya, Makan Sebelum Tidur Bisa Picu Mimpi Buruk HARIANHALUAN.COM - Mimpi buruk bisa menghampiri siapa saja. Mimpi buruk yang terus menimpa dapat mengganggu kesehatan mental Anda. Mimpi buruk umumnya terjadi pada usia anak-anak. Tapi, sekitar 50-85 persen orang dewasa melap.
  • Sabtu, 12 September 2020 - 15:58:47 WIB

    Marak Pasien Corona Makan di Restoran Sebelum Terinfeksi

    Marak Pasien Corona Makan di Restoran Sebelum Terinfeksi HARIANHALUAN.COM - Studi terbaru yang dilakukan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, menunjukkan orang dewasa yang terinfeksi virus Corona COVID-19 dua kali lebih mungkin pernah makan di restoran .

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]