Saatnya Milenial Sumbar Ambil Peranan pada Pilkada 2020


Kamis, 23 Juli 2020 - 21:44:06 WIB
Saatnya Milenial Sumbar Ambil Peranan pada Pilkada 2020 Uncu Rahmad

Oleh: Uncu Rahmad, Pemuda Pelopor Sumbar


"Apa arti ijazah yang bertumpuk, jika kepedulian dan kepekaan tidak ikut dipupuk?" -Najwa Shihab. 
Halo Milenial ! Kata – kata bijak dari mbak nana diatas seakan menampar kita sebagai generasi milenial yang mulai apatis terhadap suatu hal yang sebenarnya berpengaruh besar terhadap daerah-daerah tempat kita bernafas dan menjalankan aktifitas. 

Yok jadi milenial cerdas. Tentu sebagai generasi berpendidikan  jangan sampai kita “mambali kuciang dalam karuang” dalam menentukan pemimpin daerah dalam lima tahun kedepan.

PILKADA serentak sudah di pelupuk mata. Apalagi sejak dikeluarkannya Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020 mengenai perubahan ketiga atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pilkada Tahun 2020. 

Bahwa sebanyak 270 daerah akan menggelar pilkada serentak pada tanggal 09 Desember 2020 mendatang. Dimana 9 Provinsi melaksanakan pemilihan gubernur, 224 Kabupaten untuk pemilihan bupati, dan 37 Kotamadya untuk pemilihan walikota. (Sumber : CNN Indonesia | Selasa, 16/06/2020 08:06 WIB) 

Sebagai pelajar milenial yang berdomisili di ranah minang, ini adalah momentum politik yang harus kita cermati dengan bijak. Kegiatan penting yang diadakan sekali lima tahun ini tentu menjadi sorotan dan keunikan tersendiri untuk kita telaah dan ikuti bersama. 

Salah satunya yakni Provinsi Sumatera Barat yang juga menjadi salah satu daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak pada bulan Desember mendatang. 

Komisioner KPU Sumbar Gebril Daulay mengatakan di Sumatera Barat Pemilih Pemula mencapai 27,5 % dari total pemilih. Itu belum termasuk dengan Pemilih tetap yang sudah terdaftar dan masih dikategorikan sebagai pemuda atau generasi milenial. 
Sudah bisa dipastikan generasi muda milenial saat ini memiliki posisi yang harus benar-benar diperhitungkan dalam panggung demokrasi di Sumatera Barat.

SEjauh ini berbagai cara dan strategi sudah mulai terlihat dan dilakukan oleh para kandidat untuk bisa menarik perhatian para generasi milenial, mulai dengan menambahkan kata “milenial” pada tagline, melakukan sayembara untuk para milenial, mempromosikan kinerja di berbagai media sosial, hadir dalam rangkaian kegiatan milenial, dan memasang spanduk atau baliho di tempat-tempat yang bisa menarik perhatian masyarakat khususnya milenial.  Itu semua tak lepas dari “modal awal” dalam merasuki hati pemilih yang mendominasi.

Ada yang sudah terang-terangan mem-branding diri dengan pasangannya, atau ada yang masih bersolo karir dan masih mencari pasangan yang cocok secara politik. Hingga tidak sedikit juga tokoh masyarakat yang sudah ikut-ikutan memboyong dan mendukung calon kandidatnya masing-masing. 

Maka sebagai salah satu suara penentu dalam Pilkada Sumbar 2020 ini tentu kita dituntut untuk harus lebih peka dan cerdas untuk menentukan pilihan tersebut.
 
Yok Peka ! Jika kamu sudah berumur diatas 17 dan sama sekali belum pernah memikirkan dunia perpolitikan, mungkin inilah waktunya untuk mengambil peranan dan belajar untuk lebih peduli terhadap lingkungan termasuk politik didalamnya. Karena kita bisa merdeka sekarang juga karena peran para Pahlawan didunia poltik.

Dan juga saat ini Indonesia masih menganut yang namanya sistem demokrasi dimana setiap orang punya hak untuk mengeluarkan pendapat termasuk hak untuk memilih siapa pemimpin yang layak untuk dipilih. Salah satu alasan kenapa kamu harus peka, Karena ini menyangkut kemajuan Sumatera Barat dalam segala aspek untuk lima tahun kedepan. 

Apakah dalam lima tahun kedepan kamu masih nyaman untuk travelling kedaerah-daerah manapun yang ada di Sumbar, apakah dalam lima tahun kedepan kamu masih bisa menggunakan fasilitas-fasilitas publik yang mumpuni, apakah dalam lima tahun kedepan kehidupan keluarga kamu secara ekonomi masih bisa dikatakan “cukuik”? itu semua tergantung dari pilihan kita pada 09 Desember mendatang. 

Karena semua kebijakan dan keputusan dalam segala bidang ada pada Pemimpin. Salah satu bentuk kepekaan juga bisa kamu tuangkan dengan ikut mengkampanyekan tahapan-tahapan dalam Pilkada ini yang sudah dirilis KPU. Salah satu nya lewat media sosial kamu masin-masing. Tentu sedikit banyaknya ini akan mengundang antusias teman-teman kamu yang masih apatis dan kepo dari status, snap, tweet, atau postingan kamu terkait pilkada atau dukungan bagi kandidat yang kamu idolakan. 

Yok Cerdas! Cerdas disini bisa dikatakan bahwa kita harus betul-betul tahu latar belakang, pengalaman, dan prestasi apa yang sudah dicapai oleh kandidat yang akan kita pilih. Banyak sekali media informasi atau data real yang bisa kita jadikan pedoman dalam melirik para kandidat. 

Bisa lewat website resmi humas dari lembaga masing-masing kandidat menjabat sebelumnya, lewat media akun real pribadi para kandidat, bisa juga dari beberapa sumber media yang terpercaya, atau perbanyak diskusi dengan siapa saja yang kita temui, sehingga kita punya banyak penilaian dan pertimbangan dalam menenentukan dan memilih kandidat nantinya. 

Disamping itu, kita juga harus cerdas dalam menilik visi dan program kerja yang akan di kerjakan jika mereka duduk di kursi Sumbar 1 dan dan Sumbar 2 nantinya.

Ambil Peranan masing-masing dalam ajang pilkada ini. Serius lho ini, Kita bisa lihat sendiri program kerja apa yang sudah dijalankan atau kerja nyata apa yang telah dicapai oleh para kandidat saat menjabat di lembaga pemerintahan atau background dari kandidat masing-masing. 

Sepengtahuan saya, beberapa nama yang sudah naik kepermukaan sebagai cagub cawagub Sumatera Barat diantaranya ; Bpk. Nasrul Abit selaku Wakil Gubernur Sumbar yang masih menjabat saat ini dan juga mantan Bupati Kabupaten Pesisir Selatan 2005 -2015 ; Buya Mahyeldi yang saat ini menjabat sebagai Walikota Padang dan periode sebelumnya ; Bapak Fakhrizal, yang berhenti menjabat sebagai KaPolda Sumbar untuk maju pada pilkada kali ini dan beliau juga mantan Kapolda Kalteng ; Bpk Indra Catri, Bupati Agam dari tahun 2010 ; Bpk Genius Umar Walikota Pariaman yang juga mantan wakil walikota pariaman periode sebelumnya ; Bpk Ali Mukhni, Bupati Padang Pariaman dua periode, Bang Audy Joinaldy seorang pengusaha dibidang Perternakan dan Pertanian di wilayah timur Indonesia, serta Bang Faldo Maldini yang saat Pilpres tahun lalu namanya mencuat sebagai tim suskses salah satu paslon ; Bpk Riza Falepi selaku Walikota Payakumbuh sejak tahun 2012 ; dan Bpk Febby Dt Bangso yang aktif dalam berbagai organisasi kepariwisataan di sumatera barat. 

Dalam kasat mata, masing-masing kandidat punya kelebihan tersendiri. Hampir semua calon berpengalaman secara birokrat. Dilihat dari pengamatan awam, semua kandidat punya kapabilitas masing-masing untuk memimpin Sumatera Barat. Namun tetap semua dikembalikan pada penilaian masing- masing masyarakat, khususnya milenial. 

Agar semakin asik dan seru, waktunya generasi milenial yang berpendidikan saling membuka pikiran untuk mengukuhkan pilihan terhadap satu pasang calon terbaik dari yang terbaik. Kita kawal dan tunggu dengan seksama visi-misi dari masing-masing calon dan program unggulan apa yang akan dicanangkan untuk mendapatkan hati Milenial serta untuk kemajuan Provinsi Sumatera Barat.(*)
 

loading...
 Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]