Gara-gara Foto Seronok, Wanita Ini Jadi Incaran Polisi


Jumat, 24 Juli 2020 - 06:27:44 WIB
Gara-gara Foto Seronok, Wanita Ini Jadi Incaran Polisi Wanita pose seksi. Foto Daily Star

HARIANHALUAN.COM - Ada-ada saja tingkah masyarakat di media sosial. Mulai dari aksi lucu hingga doyan mengunggah foto seronok. Salah satunya seorang wanita asal Kamboja, dirinya membuat warganet heboh lantaran mengupload foto dengan pose menggoda. Walhasil wanita tersebut jadi incaran polisi.

Seperti dikutip dari laman Daily Star melalui Viva.co.id, Jumat (24/7/2020), foto dan video itu menunjukkan dirinya berpose cukup seksi dan mengenakan pakaian minim. Foto dan video seksi itu diunggah bukan cuma sekali namun cukup sering di beberapa pekan terakhir.

Pihak berwenang di Kamboja telah meluncurkan tim untuk memburu wanita tersebut. Meski begitu, foto dan video tersebut sebenarnya 'relatif ringan' dalam perspektif budaya barat.

Berbeda dengan di Asia, pose itu dinilai merusak budaya dan moral Khmer sehingga polisi di ibu kota Phnom Penh memilih menjadikannya buronan. Wanita tersebut diidentifikasi sebagai Saran Narita.

Juru bicara Kepolisian Kota Phnom Penh, Sar Thet mengatakan bahwa petugas sejauh ini tidak dapat menemukannya. Thet mengatakan bahwa dia telah membuat kasus kesusilaan publik dengan unggahan foto dan video setengah bugil.

Di salah satu foto, terlihat sang wanita tersenyum ke kamera sambil menggigit bibir bawahnya. Ia tampil mengenakan lensa kontak biru dan telah dilihat hingga 70 ribu kali di Facebook hanya dalam waktu tiga hari.

Setelah banyak fotonya dibagikan secara luas, netizen Kamboja geram dan menuding Narita mencemarkan tradisi Khmer. Netizen menganggap ia merusak nilai-nilai dari wanita Kamboja.

"Polisi anti-cybercrime saat ini menanyakan keberadaannya karena dia telah melanggar hukum," ujar Thet.

Wakil kepala polisi anti-cybercrime, Mayor Long Sopheng mengatakan wanita itu dituduh atas “pornografi dan pemaparan tidak senonoh” berdasarkan Pasal 249 KUHP dan Pasal 38 dan 39 UU Penindasan Perdagangan Manusia dan Eksploitasi Seksual. Jika terbukti bersalah, Narita bisa menghadapi antara 30 hari hingga satu tahun penjara.

Pada bulan Februari, Perdana Menteri Hun Sen, mengatakan kepada pihak berwenang untuk memberi tindakan pada para perempuan yang mengenakan pakaian terbuka saat mengiklankan produk dan layanan di jejaring sosial. (*)

loading...
 Sumber : Viva.co.id /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 03 Oktober 2020 - 17:49:09 WIB

    Trump Kesulitan Napas dan Kelelahan Gara-gara Covid-19

    Trump Kesulitan Napas dan Kelelahan Gara-gara Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Kondisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump pasca terjangkit Covid-19 dilaporkan lebih parah dibanding istrinya melania. Seorang penasihat mengatakan Trump mengalami kesulitan bernapas dan sangat lelah..
  • Sabtu, 03 Oktober 2020 - 13:00:45 WIB

    Paris Terancam Lockdown Total Gara-gara Covid-19 Terus Meningkat

    Paris Terancam Lockdown Total Gara-gara Covid-19 Terus Meningkat HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Prancis mempertimbangkan menerapkan lockdown atau penutupan wilayah di Paris setelah kasus Covid-19 di ibu kota negara itu terus meningkat hingga mencapai kategori waspada maksimum..
  • Kamis, 06 Agustus 2020 - 09:23:56 WIB

    Michelle Obama Alami Depresi, Gara-gara Donald Trump?

    Michelle Obama Alami Depresi, Gara-gara Donald Trump? HARIANHALUAN.COM - Mantan ibu negara Amerika Serikat Michelle Obama mengalami masalah tidur belakangan ini. Dia kerap terbangun pada tengah malam karena merasakan kekhawatiran atau perasaaan yang berat..
  • Selasa, 14 Juli 2020 - 20:08:35 WIB

    Inggris Sukses Membuat Trump Happy dan China Murka, Gara-gara Hal Ini

    Inggris Sukses Membuat Trump Happy dan China Murka, Gara-gara Hal Ini HARIANHALUAN.COM - Inggris akhirnya memutuskan untuk memblokir Huawei Technologies dari proyek internet 5G. Kebijakan ini bisa menyulut murka China tetapi membuat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump senang..
  • Jumat, 12 Juni 2020 - 14:04:10 WIB

    Wanita di China Disarankan Bersuami Banyak Gara-gara Alasan Ini

    Wanita di China Disarankan Bersuami Banyak Gara-gara Alasan Ini HARIANHALUAN.COM - Seorang profesor sekaligus ahli ekonomi asal China, Profesor Ye-Kwang Ng sukses menarik perhatian setelah memberikan saran agar wanita di China boleh memiliki banyak suami..

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]