Wah Ada Dewa Baru di India, Siapa Namanya?


Jumat, 24 Juli 2020 - 07:20:58 WIB
Wah Ada Dewa Baru di India, Siapa Namanya? Dok reuters

HARIANHALUAN.COM - Gara-gara meluasnya pandemi virus Corona atau Covid-19 di India memunculkan kepercayaan baru di negara tersebut. Masyarakat di West Bengal, India bahkan menganggap virus mematikan itu sebagai dewa. Dewi itu diberi nama Dewi Corona atau Corona Mai. 

Bukan tanpa alasan, ini dilakukan masyarakat agar wabah Covid-19 segera enyah dari India. Sekelompok perempuan itu disebut mendirikan sebuah kuil kecil yang berlokasi di tepi kolam Chinnamasta, dekat kota Asansol.

Dalam laporan media India, mereka mulai bernyanyi, berdoa, membakar dupa, dan menawarkan sajian mulai dari buah hingga ghee (sejenis mentega dari susu kerbau). Para perempuan itu menyatakan, mereka akan terus menyembah dan memanjatkan doa ke "Dewi Corona" hingga wabah Covid-19 terangkat. "Nyanyian dan doa akan memberi kelegaan hingga sang dewi mencabut virus ini selamanya," jelas salah satu pengikut kepada The Hindu.

Dilansir Oddity Central melalui Kontan.co.id, Jumat (24/7/2020), para pemuja sang dewi adalah wanita yang berusia antara awal 20 hingga hampir mendekati 80 tahun. Dalam pandangan mereka, salah satu cara untuk menyudahi virus corona ini adalah terus memanjatkan doa kepada sang dewi hingga dia puas.

"Kami sudah memutuskan untuk memuja sang dewi mulai dari Senin hingga Jumat hingga beliau merasa puas," kata pengikut berusia 56 tahun.

Selain di dekat Asansol, penyembahan terhadap dewi itu juga dilakukan seorang pria di Negara Bagian Kerala juga mendirikan kuil untuk Corona Mai. Berbeda dengan perempuan di Asansol, Anilan Muhoortham, nama pria itu, mendirikan kuil yang lebih bagus untuk "dewi coronavirus".

"Saya sudah membangun tempat ini untuk Dewi Virus Corona berdasarkan kebebasan beragama saya yang dijamin konstitusi," ujar Muhoortham.

Tak hanya bagi sang dewi, lelaki asal Kadakkal tersebut juga menyebut kuil itu untuk mendoakan bagi tenaga kesehatan hingga juirnalis yang terus bertarung di tengah pandemi.

Memuja sang dewi, Muhoortham mengaku masih memperhatikan protokol kesehatan seperti social distancing. Jadi, dia tak membiarkan sembarang orang masuk. Jika ada orang yang hendak bersembahyang kepada sang dewi, mereka bisa melakukannya lewat pos, atau menelepon Muhoortham agar melakukan prasad (pemanjatan doa). (*)

loading...
 Sumber : Kontan.co.id /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]