Pandemi Covid-19, Pengunjung Objek Wisata di Padang Panjang Menurun


Jumat, 24 Juli 2020 - 20:04:46 WIB
Pandemi Covid-19, Pengunjung Objek Wisata di Padang Panjang Menurun Salah satu wisata di Padang Panjang yakni, PDIKM.

HARIANHALUAN.COM - Pandemi Covid-19 diakui berdampak sangat besar ke semua sektor, salah satunya sektor pariwisata. Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi penting di Sumbar, karena pariwisata merupakan salah satu penyumbang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) terbesar. 

Salah satu sektor pariwisata yang terkena dampak Covid-19 adalah objek wisata di Kota Padang Panjang yang dikenal juga dengan kota Serambi Mekah. Objek-objek wisata tersebut mengalami penurunan pengunjung lebih dari 50% dibandingkan sebelum pandemi. Hal ini bisa dilihat pada jumlah pengunjung objek wisata Minang Fantasi (Mifan), Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) serta objek wisata Lubuk Mata Kucing.

Ditemui Tim MMC Dinas Kominfo Provinsi Sumbar di ruang kerjanya, Jumat (24/7/2020), Kepala Dinas Pariwisata Padang Panjang Maiharman menyebut dalam masa new normal, sebelum membuka objek wisata yang ada, pertama sekali yang dilakukan Pemkot Padang Panjang dan pihak terkait adalah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap objek wisata yang ada dan ditetapkan objek wisata yang sudah layak untuk dikunjungi wisatawan.

Diakui oleh Kepala Dinas untuk jumlah wisatawan di Minang Fantasi belum dibatasi karena menurut laporan dari pengelola objek wisata jumlah pengunjung sampai saat ini masih sangat minim. "Jumlah pengunjung disaat pandemi seperti sekarang masih sangat minim. Disampaikan oleh pengelola, biasanya jumlah pengunjung di angka 1000 orang, kalau untuk sekarang 500 orang pengunjung saja susah," kata Maiharman.

Terkait pelaksanaan protokol kesehatan di objek wisata, Maiharman mengatakan bahwa dipastikan di setiap objek wisata diberlakukan protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu tubuh, pakai masker dan jaga jarak serta melengkapi fasilitas objek wisata dengan alat pencuci tangan. "Protokol kesehatan menjadi sebuah kewajiban bagi tempat-tempat keramaian di masa pandemi ini," jelasnya.

Selain objek wisata Minang Fantasi yang terkena dampak pengurangan jumlah pengunjung, objek wisata Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) juga mengalami hal yan serupa. Objek wisata yang menyimpan dokumentasi dan informasi Minangkabau ini, terjadi penurunan pengunjung yang signifikan.

"Dari semula dalam sehari ada sekitar 200 orang pengunjung, saat pandemi seperti sekarang, mencari 20 orang pengunjung dalam sehari saja susah," ucap Maiharman.

Sama dengan objek wisata Minang Fantasi, pada PDIKM juga diberlakukan protokol kesehatan kepada setiap pengunjung dan pengelola. Warga masyarakat yang ingin berwisata diharapkan untuk selalu disiplin dengan protokol kesehatan, agar penularan Covid-19 yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita dapat kita putus mata rantainya dengan segera. (*)

loading...
Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 31 Juli 2020 - 13:49:12 WIB

    Yuk Dicoba! Ini Tiga Tren Pariwisata yang Muncul Pasca Pandemi

    Yuk Dicoba! Ini Tiga Tren Pariwisata yang Muncul Pasca Pandemi HARIANHALUAN.COM - Pandemi Covid-19 mendorong sejumlah negara di dunia melakukan pembatasan wilayah dan larangan perjalanan untuk meredam penyebaran virus Corona, yang berdampak pada dunia pariwisata..
  • Rabu, 29 Juli 2020 - 13:25:22 WIB

    Tren Wisata Usai Pandemi: Wisata 'Healing Forest' Bakal Digandrungi

    Tren Wisata Usai Pandemi: Wisata 'Healing Forest' Bakal Digandrungi HARIANHALUAN.COM - Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wiratno, mengatakan, wisata terapi hutan sudah mulai menjadi tren dunia, sebab cara itu dianggap bisa.
  • Senin, 27 Juli 2020 - 17:39:08 WIB

    Wisata Manggilang Tabu di Agam Nan Meredup Karena Pandemi Covid-19

    Wisata Manggilang Tabu di Agam Nan Meredup Karena Pandemi Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Tidak hanya menyuguhkan keindahan alam melalui panorama Danau Maninjau, Kawasan Wisata Puncak Lawang ternyata memiliki daya tarik lain bagi wisatawan melalui pengolahan tebu (manggilang tabu) secara tradisi.
  • Jumat, 19 Juni 2020 - 09:12:04 WIB

    Pandemi Covid-19, PAD Pantai Air Manis Padang Hilang Rp100 Juta

    Pandemi Covid-19, PAD Pantai Air Manis Padang Hilang Rp100 Juta HARIANHALUAN.COM - Selama pandemi virus Corona atau Covid-19, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Padang mencatat kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berasal dari objek wisata Pantai Air Manis (PAM) menc.
  • Rabu, 27 Mei 2020 - 18:09:05 WIB

    Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Geliat Wisata Kota Tua Padang

    Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Geliat Wisata Kota Tua Padang HARIANHALUAN.COM -- Hari keempat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah sejumlah objek wisata pantai di Kota Padang, Provinsi Sumbar, Rabu (27/5/2020) masih ramai dikunjungi wisawatan. Kendati demikian, kunjungan wisataaan tidak.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]