Kemenag Buka Peluang Biaya Umrah Naik, Berapa Nominalnya?


Sabtu, 25 Juli 2020 - 10:22:43 WIB
Kemenag Buka Peluang Biaya Umrah Naik, Berapa Nominalnya? Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Kementerian Agama, Arfi Hatim menyatakan pihaknya membuka kemungkinan penambahan biaya perjalanan ibadah umrah bagi jemaah yang tertunda keberangkatannya karena Covid-19.
Sebelumnya, Arab Saudi menangguhkan penyelenggaraan ibadah umrah akibat pandemi Virus Corona (Covid-19) pada Februari.

"Rapat juga membahas kemungkinan adanya penambahan biaya perjalanan ibadah umrah bagi jemaah yang tertunda keberangkatannya," kata Arfi dalam keterangan resminya di situs Kementerian Agama RI, Jumat (24/7), dilansir cnnindonesia.com.

Meski demikian, dia tak menyebutkan nominal tambahan biaya tersebut. Ia hanya menjelaskan potensi penambahan itu karena disebabkan kenaikan pajak di Arab Saudi termasuk kebijakan penerapan protokol kesehatan.

"Baik saat keberangkatan dari Tanah Air maupun saat di Tanah Suci," kata Arfi.

Selain itu, ia menyatakan Kemenag dan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) menyepakati untuk memprioritaskan keberangkatan jemaah umrah yang tertunda keberangkatannya sejak Februari 2020.

Nantinya, prioritas ini dipersiapkan jika Pemerintah Arab Saudi kembali membuka penyelenggaraan ibadah umrah.

Arfi juga meminta Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk mulai menyusun rencana keberangkatan jemaah umrah tertunda.

Meski demikian, katanya, rencana tersebut tidak perlu mencantumkan tanggal keberangkatan dan harga paket layanan terlebih dahulu. Sebab, kepastian keberangkatan masih harus menunggu kebijakan Saudi.

"Hasil pemantauan di lapangan, saat ini ada beberapa PPIU yang sudah menawarkan tanggal keberangkatan dan mencantumkan harga paket umrah. Itu sebaiknya tidak dilakukan dulu. Kita masih menunggu kebijakan Saudi kapan akan membuka penyelenggaraan ibadah umrahnya," kata dia.

Tak hanya itu, Kemenag dan pihak Kesthuri juga menyepakati agar pihak maskapai Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines tidak mempersulit proses pengembalian maupun penjadwalan ulang tiket jemaah umrah yang tertunda keberangkatannya.

Mereka juga meminta kedua maskapai tersebut tetap menunggu kebijakan dari Saudi untuk kepastian keberangkatan.

"Kami hanya mempersiapkan jadwal keberangkatan. Namun kepastian penerbangan masih menunggu kebijakan pemerintah Arab Saudi," kata GSA Saudi Arabian Airlines Andi Bermawi.(*)

loading...
 Sumber : cnnindonesia /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 13 Maret 2020 - 08:44:29 WIB

    Koperasi Ikmal Kemenag Sawahlunto Bukukan SHU Rp272 Juta dan Aset Rp3,6 Miliar

    Koperasi Ikmal Kemenag Sawahlunto Bukukan SHU Rp272 Juta dan Aset Rp3,6 Miliar SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Koperasi Ikhkas Beramal (KPRI Ikmal) Kantor Kementrian Agama Kota Sawahlunto membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) 2019 sebesar Rp272 juta. Sementara aset KPRI Ikmal tercatat Rp3,6 miliar, naik 66,6.
  • Kamis, 31 Maret 2016 - 04:03:21 WIB
    Selama 2015

    KPRI Kemenag Kota Solok Salurkan Pinjaman Rp2 M

    KOTA SOLOK, HALUAN — Kepercayaan anggota ter­ha­dap pengurus dan kepiawaian pengurus mengelola usaha dan administrasi sangat me­nen­tukan kemajuan koperasi. Hal inilah yang dibuktikan oleh Koperasi Pegawai Repu­blik In.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]