Ini Fakta-Analisis Dugaan Bunuh Diri Editor Metro TV Yodi Prabowo Menurut Polisi


Sabtu, 25 Juli 2020 - 12:36:57 WIB
Ini Fakta-Analisis Dugaan Bunuh Diri Editor Metro TV Yodi Prabowo Menurut Polisi Polisi rilis hasil penyelidikan kematian Yodi Prabowo

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Polda Metro Jaya menyimpulkan kematian editor Metro TV Yodi Prabowo adalah akibat bunuh dir, berdasarkan hasil analisis sejumlah fakta-fakta yang diperoleh selama penyelidikan 14 hari. 

"Ada beberapa analisa yang ingin kita sampaikan hasil penyelidikan. Pertama masalah TKP, kedua hasil labfor, ketiga hasil kedokteran forensik, hasil analisa CDR, hasil pemeriksaan para saksi," jelas Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) seperti dirilis detik.com.

Analisis yang pertama adalah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya jasad Yodi Prabowo di pinggir Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel. Sebelum jenazah Yodi Prabowo ditemukan, saksi menemukan motor Honda Beat milik Yodi Prabowo terparkir rapi dengan kunci yang masih menggantung, di seberang TKP sejak Rabu (8/7) dini hari.


"Dari motor sampai kenyeberang jalan sampai ke tembok sampaiTKP tidak adaceceran darah yang ditemukan. Motor dalam kondisi rapih kunci tergantung tidak ada bekas kecelakaan, masih dalam keadaan mulus," jelas Tubagus.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan laboratorium forensik terhadap temuan rambut di TKP adalah rambut milik Yodi Prabowo. Sementara Labfor juga tidak menemukan adanya sidik jari dan DNA orang lain selain DNA korban pada properti Yodi Prabowo.

"Ada sidik jari, DNA semua dicek. Kesimpulan tidak ditemukan sidik jari orang lain," katanya.

"Untuk menyamakan, meyakinkan hal tersebut, polisi sudah melakukan swab terhadap saksi-saksi, hasil tidak ada yang identik dengan apa yang tertinggal di TKP, semua milik korban," katanya.

Selain itu, polisi juga menemukan bukti petunjuk berupa CCTV di Ace Hardware Rempoa, Tangsel di dekat rumah Yodi Prabowo. Dari CCTV itu, terlihat Yodi Prabowo datang ke sana untuk membeli pisau yang sama dengan pisau yang ditemukan di TKP penemuan mayat.

"Bukti pendukung lainnya, pada saat membeli pisau orang tersebut tertangkap di CCTV, pakaian sama yang ada saat jenazah ditemukan. Pisau dibelinya sendiri. Buktinya ada CCTV, bon," katanya.

Dari fakta-fakta keterangan saksi maupun bukti-bukti dan petunjuk lain serta hasil labfor, polisi menyimpulkan Yodi Prabowo bunuh diri. Meski begitu, Tubagus mengatakan pihaknya terbuka untuk melakukan penyelidikan kembali apabila ada informasi lain. (*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 11 Agustus 2020 - 06:58:23 WIB

    Wajib Tahu! Ternyata PNS dan ASN Itu Berbeda, Ini Penjelasannya

    Wajib Tahu! Ternyata PNS dan ASN Itu Berbeda, Ini Penjelasannya HARIANHALUAN.COM - Banyak yang salah kaprah soal status Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014, status keduanya adalah berbeda. Status PNS d.
  • Senin, 10 Agustus 2020 - 20:51:13 WIB

    Awan Tsunami Muncul di Meulaboh Aceh Hari Ini, Pertanda Apa?

    Awan Tsunami Muncul di Meulaboh Aceh Hari Ini, Pertanda Apa? HARIANHALUAN.COM - Awan menyerupai smong alias gelombang tsunami muncul di langit Meulaboh Aceh Barat, Senin (10/8/2020). Gambar dan video fenomena alam tersebut langsung tersebar dan viral di media sosial. Awan tersebut juga.
  • Senin, 10 Agustus 2020 - 19:42:34 WIB

    Jauh Sebelum Covid-19, Ternyata Begini Sejarah Pandemi yang Pernah Melanda Indonesia

    Jauh Sebelum Covid-19, Ternyata Begini Sejarah Pandemi yang Pernah Melanda Indonesia HARIANHALUAN.COM - Kepala BNPB yang juga Ketua Satgas Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo menegaskan bahwa pandemi virus yang merenggut banyak nyawa bukan kali pertama terjadi di Indonesia..
  • Senin, 10 Agustus 2020 - 19:14:35 WIB

    Ini Syarat Dapat Bantuan Rp600 Ribu dari Pemerintah

    Ini Syarat Dapat Bantuan Rp600 Ribu dari Pemerintah HARIANHALUAN.COM - Pekerja swasta di bawah Rp5 juta per bulan diberikan subsidi Rp600 ribu per bulan. Subsidi tersebut diberikan selama 4 bulan, masing-masing Rp 1,2 juta satu kali pencairan..
  • Senin, 10 Agustus 2020 - 14:23:41 WIB

    Yuk Ikuti Upacara Virtual HUT ke-75 RI, Begini Caranya

    Yuk Ikuti Upacara Virtual HUT ke-75 RI, Begini Caranya HARIANHALUAN.COM - Sekretariat Presiden membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka melalui konferens.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]