Setelah 100 Hari Bebas Corona, Vietnam kembali Laporkan 1 Kasus Baru


Sabtu, 25 Juli 2020 - 15:05:51 WIB
Setelah 100 Hari Bebas Corona, Vietnam kembali Laporkan 1 Kasus Baru Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Setelah 100 hari tanpa penambahan kasus baru, Sabtu (25/7), Vietnam kembali melaporkan satu kasus baru Covid-19 akibat transmisi lokal. 

Vietnam terakhir kali melaporkan kasus baru akibat transmisi lokal pada 16 April 2020. Seperti dikutip CNNIndonesia kasus baru yang ditandai sebagai Pasien 416 itu terjadi pada pria berusia 57 tahunan, pensiunan yang tinggal di Danang. 

Penemuan kasus baru membuat tim medis setempat menguji 105 orang yang melakukan kontak dekat dengan Pasien 416. Hal itu dilaporkan Kementerian Kesehatan Vietnam melalui laman resminya.

Berdasarkan penelusuran tim medis, Pasien 416 sempat membawa ibunya ke rumah sakit dalam beberapa hari sebelum menunjukkan gejala terjangkit virus corona. Ia juga tak bisa menjawab penyebab kemungkinan tertular corona di negara yang berhasil meredam virus itu.

"Pasien saat ini menggunakan bantuan ventilator karena gangguan pernafasan," tulis Kementerian Kesehatan Vietnam seperti dilansir AFP, Sabtu (25/7).

Anggota keluarga juga meyakini kontak Pasien 416 dengan orang lain terbatas karena tidak pergi keluar kota dan hanya berada di rumah. "Hanya menjaga cucu dan berinteraksi dengan tetangga. Dia tidak melakukan kontak dengan orang asing," ucap pihak keluarga.

Danang memang menjadi kawasan yang mulai dipadati wisatawan lokal sejak Vietnam mencabut kebijakan lockdown beberapa waktu lalu.

Vietnam merupakan salah satu negara yang berhasil meredam penyebaran virus corona. Vietnam juga menjadi negara yang berhasil mengatasi pandemi itu tanpa kematian.

Negara dengan penduduk sekitar 95 juta orang ini sudah mendeklarasikan perlawanan terhadap Covid-19 sejak Januari meski saat itu kasus masih terjadi di kawasan China.

Vietnam juga menjadi negara pertama yang langsung melarang penerbangan dari dan ke China. Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc berpendapat langkah itu diambil sebab Covid-19 dinilai bisa masuk ke negara hanya dalam waktu singkat.

Pemerintah Vietnam aktif melacak penyebaran virus secara masif meski tak memiliki banyak anggaran dan sistem kesehatan masyarakat yang kuat. Mereka langsung mendata warganya yang berpotensi kontak langsung dengan virus corona.

Tak hanya itu, pemerintah juga mendata orang-orang di lingkar dua, tiga, dan empat yang memiliki kontak dengan kasus. Mereka kemudian mendapat pengawasan ketat.

loading...
 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]