Hari Ini Pukul 19.16 WIB, Komet Neowise Melintas di Langit Sumbar


Sabtu, 25 Juli 2020 - 15:12:21 WIB
Hari Ini Pukul 19.16 WIB, Komet Neowise Melintas di Langit Sumbar Komet. Foto: Newsweek

HARIANHALUAN.COM - Fenomena alam kembali terjadi pada 25 Juli 2020. Khusus di Kota Padang, Provinsi Sumbar, masyarakat bisa melihat Bintang jatuh yang dimaksud adalah Komet Neowise (Near Earth Object Wide-Infrared Survey Explorer) atau C/2020 F3. Komet langka ini bisa disaksikan di langit Ranah Minang pada pukul 19.16-20.57 WIB.

Mengutip situs Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional atau LAPAN, hari ini adalah terakhir kali komet tersebut bisa dilihat langsung. Sebab, pada Minggu, 26 Juli besok, Komet Neowise menjauh dari Bumi sehingga akan semakin sulit untuk dilihat. Komet Neowise bisa disaksikan ketika Matahari terbenam.

Disebut komet langka karena butuh 6.800 tahun bagi Neowise untuk bisa kembali dekat dengan orbit Bumi. Benda langit itu berada pada jarak yang dekat pada 22 Juli lalu, yang jauhnya sekitar 103,5 juta kilometer dari Bumi.

Awalnya para peneliti tidak menaruh harapan pada komet ini untuk menjadi lebih terang. Tapi ternyata saat musim semi, pengamat di belahan Bumi selatan menemukan perubahan pada objek karena jauhnya jarak dengan Bumi dan Matahari.

LAPAN mengingatkan, supaya bisa menyaksikan Komet Neowise, pilihlah lokasi pengamatan arah Barat Laut yang bebas dari obstruksi, bebas dari polusi cahaya, jangan gunakan alat dengan medan pemandangan yang sempit.

Jika objek redup gunakan fitur go-to dan tracking atau guiding yang bagus, gunakan shutter speed yang panjang dan pilih waktu yang tepat.

"Meskipun akan terlihat secara kasat mata, komet akan semakin sulit dilihat di daerah yang memiliki polusi cahaya tinggi. Supaya lebih jelas dalam mengamati fenomena antariksa ini, akan lebih baik jika menggunakan alat bantu pengamatan seperti kamera digital dengan kepekaan cahaya yang tinggi, binokular, dan teleskop," demikian keterangan LAPAN dari akun Instagram resminya, @lapan_ri, dikutip VIVA Tekno, Sabtu (25/7/2020).

Selain DKI Jakarta, warga lainnya di Indonesia juga bisa menyaksikan langsung Komet Neowise hari ini. Berikut jadwal penampakannya di sejumlah wilayah di Tanah Air, menurut data dari LAPAN:

Jakarta pukul 18.42-20.10 WIB.
Bandung, Sumedang, dan Garut Jawa Barat pukul 18.38-20.04 WIB, Pasuruan Jawa Timur pukul 18.17-19.41 WIB, Pontianak Kalimantan Barat pukul 18.41-20.21 WIB.

Selanjutnya, Parepare Sulawesi Selatan pukul 18.54-20.26 WITA, Tomohon Sulawesi Utara pukul 18.41-20.23 WITA, Tilong Nusa Tenggara Timur pukul 18.29-19.47 WITA, dan Biak Papua pukul 18.52-20.21 WIT. (*)

loading...
 Sumber : Viva Tekno /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 28 Juli 2020 - 06:54:56 WIB

    7 Layanan Terpercaya untuk Kurban Online di Hari Raya Idul Adha

    7 Layanan Terpercaya untuk Kurban Online di Hari Raya Idul Adha HARIANHALUAN.COM - Hari raya Idul Adha kini sudah di depan mata. Pada perayaan ini, dilakukan juga ritual kurban, yakni salah satu ritual ibadah umat muslim untuk menyembelih binatang ternak untuk dipersembahkan kepada Allah.
  • Kamis, 23 Juli 2020 - 13:07:54 WIB

    Google Doodle Hari Ini, Peringatan Hari Anak Nasional

    Google Doodle Hari Ini, Peringatan Hari Anak Nasional HARIANHALUAN.COM – Peringatan Hari Anak Nasional hari ini, Kamis (23/7/2020) di Indonesia turut diperingati Google melalui ilustrasi doodle hari ini. Google Doodle Hari Anak Nasional tampil di halaman muka mesin pencari Goo.
  • Jumat, 17 Juli 2020 - 12:46:36 WIB

    17 Juli Hari Emoji se-Dunia, Simak Sejarah dan Asal Mulanya

    17 Juli Hari Emoji se-Dunia, Simak Sejarah dan Asal Mulanya HARIANHALUAN.COM - Emoji, sebuah gambar digital untuk menyampaikan ide, kian digunakan secara luas untuk mengekspresikan berbagai emosi. Seiring dengan penggunaan aplikasi pesan, penggunaan emoji menjadi bagian dari berkomuni.
  • Ahad, 12 Juli 2020 - 08:49:26 WIB

    Melihat Perbedaan Fenomena Gerhana Matahari Total hingga Annular

    Melihat Perbedaan Fenomena Gerhana Matahari Total hingga Annular HARIANHALUAN.COM - Setiap tahun gerhana Matahari terjadi antara 2 dan 5 kali, tergantung pada geometri Matahari, Bulan dan Bumi. Gerhana Matahari sendiri adalah peristiwa alami yang terjadi ketika Bulan bergerak dalam orbitn.
  • Sabtu, 04 Juli 2020 - 07:34:46 WIB

    Hari Ini Posisi Bumi Berada di Titik Aphelion, Apa Dampaknya?

    Hari Ini Posisi Bumi Berada di Titik Aphelion, Apa Dampaknya? HARIANHALUAN.COM - Bumi akan berada pada titik Aphelion pada hari ini, Sabtu (4/7) sekitar pukul 18.34 WIB. Lalu, apa itu aphelion?..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]