Anak yang Pukul Orangtua Gara-gara Bantuan KIP Terancam Dikeluarkan dari Sekolah


Sabtu, 25 Juli 2020 - 18:47:12 WIB
Anak yang Pukul Orangtua Gara-gara Bantuan KIP Terancam Dikeluarkan dari Sekolah Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Seorang murid Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Padang Panjang terancam dikeluarkan dari sekolah terkait pemukulan yang dilakukan  kepada orang tuanya sendiri. Sebelum diputuskan, pihak sekolah akan melakukan musyawarah dengan pihak terkait.

Siswa inisial FR (18) jurusan bidang Rekaya Perangkat Lunak tega memukul orang tuanya terkait permasalahan permasalahan uang bantuan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP). Diketahui, cekcok itu disinyalir, siapa yang memegang uang bantuan tersebut.

Seperti diungkap Kepala sekolah (Kepsek) SMKN 2, Suherman, bahwasanya pihak sekolah akan melakukan musyawarah bersama komite, Guru BK dan para mejelis guru lainnya.

"Namun kita belum memutuskan apakah anak akan dikeluarkan atau tidak. Namun kami mempertimbangkan hal lain dan menghitung poin kesalahan sang anak dan jika poin telah mencapai 100 poin, maka anak tentu akan dikeluarkan," ujar Suherman, Sabtu (25/7/2020).

Diketahui, peristiwa pemukulan tersebut terjadi pada Kamis 23 Juli 2020 sekitar pukul 10.30 WIB. Atas perlakukannya, sang anak dibawa ke Polsek Kota Padang Panjang, karena melakukan pemukulan kepada ibunya berinisial N (54).

Kapolsek Padang Panjang, Iptu AKP Pamuji mengatakan, bantuan itu berjumlah Rp1 juta yang diserahkan kepada orang tuanya. Kemudian uang tersebut dibayarkan untuk kepentingan sekolah sebesar Rp200 ribu.

"Sedangkan uang lebih Rp800 diminta oleh anak kepada orang tuanya. Namun orang tuanya tersebut minta agar uang itu dipegang olehnya," sebut Kapolsek.

Sementara anak dibawa ke Mapolsek untuk diamankan agar pemukulan yang dilakukan kepada ibunya itu tidak terulang kembali. Terkait hal itu, orang tuanya meminta agar anaknya ditahan selama lima hari.

"Permintaan penahanan oleh orang tuanya itu agar menimbulkan efek jera. Karena tidak laporan, kami tidak bisa melakukan penahanan terhadap anak," terangnya.

Kemudian diketahui, saat sang anak telah dipulangkan kerumahnya, mengingat sang ibu tidak membuat laporan ke Polisi. Anak itu dipulangkan sekitar pukul pukul 15.00 WIB. (*)
 

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]