Hanya 180 SPK PAUD yang Terdaftar di Kemendikbud


Ahad, 26 Juli 2020 - 18:57:09 WIB
Hanya 180 SPK PAUD yang Terdaftar di Kemendikbud Dok jpnn.com

HARIANHALUAN.COM - Mewabahnya pandemi virus Corona atau Covid-19, memaksa proses belajar mengajar tetap dilaksanakan di rumah. Tak terkecuali sekolah-sekolah Satuan Pendidikan Kerja sama (SPK).

Awalnya, SPK dikenal dengan sebutan sekolah internasional, merupakan satuan pendidikan yang diselenggarakan atau dikelola atas dasar kerja sama antara Lembaga Pendidikan Asing (LPA) dengan lembaga pendidikan Indonesia.

Berdasarkan aturan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) status sekolah internasional ini telah diganti dengan nama SPK. Hal ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 31 Tahun 2014 sehingga per 31 Desember 2014, semua sekolah internasional di Indonesia berubah status menjadi SPK.

Pengurus Yayasan Springfield Dr Peter Lau meminta masyarakat hati-hati memilih sekolah SPK. Sebab, tidak semua sekolah swasta yang mahal bayarannya adalah SPK.

"Ciri utama SPK adalah menggunakan kurikulum asing. Ditambah dengan kurikulum nasional khusus tiga mata pelajaran yaitu Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PPKn, dan Bahasa Indonesia," terang Peter dikutip dari JPNN.com, Minggu (26/7/2020).

Selain itu, kata Peter, nama-nama SPK harus terdaftar di Kemendikbud.

Dalam catatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, total SPK di Indonesia terdiri dari 184 pra-sekolah dan taman kanak-kanak, 202 sekolah dasar, 190 sekolah menengah dan 122 sekolah menengah atas. (*)

loading...
 Sumber : JPNN.com /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]