Capaian Rendah, KPK Evaluasi Program Pencegahan Korupsi di Kota Pariaman


Selasa, 28 Juli 2020 - 06:05:09 WIB
Capaian Rendah, KPK Evaluasi Program Pencegahan Korupsi di Kota Pariaman Dok kpk

HARIANHALUAN.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diwakili Satuan Tugas Koordinasi Pencegahan Wilayah IX melakukan evaluasi program pencegahan korupsi terintegrasi di Kota Pariaman. Rapat koordinasi (rakor) evaluasi ini dilakukan secara daring yang dihadiri Walikota Pariaman Genius Umar dan Kepala Dinas terkait di lingkungan Pemkot Parimana, serta Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman, Senin, 27 Juli 2020 kemarin.

Rakor diselenggarakan karena mencermati capaian Pemkot Pariaman yang masih harus ditingkatkan. Dalam evaluasi tersebut, KPK menelaah satu per satu capaian dan kendala yang dihadapi pemda terkait 8 area intervensi perbaikan tata kelola pemerintahan daerah yang sudah dilakukan KPK sejak tahun 2018.

“Dari telaahan nilai pengukuran Monitoring Center for Prevention (MCP) pencegahan korupsi yang sama-sama diakses, baik oleh pemda maupun KPK, pada semester 1-2020 ini Kota Pariaman menempati peringkat ke-2 terendah se-Provinsi Sumbar atau peringkat 367 dari 542 pemda secara nasional dengan total nilai 12.78,” kata Kasatgas Wilayah IX KPK Sugeng Basuki.

Beberapa indikator penilaian, sebut Sugeng, bahkan masih tidak ada nilainya karena bukti verifikasi belum dilengkapi. Misalnya, lanjutnya, untuk indikator penilaian manajemen aset daerah, PBJ, manajemen ASN dan tata kelola desa.

“Kami cek belum ada laporan reviu HPS. Belum ada laporan nilai efisiensi dari reviu HPS dalam PBJ. Belum ada laporan realisasi Konfirmasi status wajib pajak daerah. Belum ada laporan tindak lanjut hasil pemeriksaan internal, dan belum ada laporan penertiban aset dan pemulihan aset,” katanya.

KPK, tambah Sugeng, juga meminta komitmen pemda untuk menyelesaikan proses legalisasi seluruh aset di Kota Pariaman, karena baru 26% asetnya tersertifikasi. Masih ada 352 persil lagi yang belum tersertifikasi. Untuk itu, katanya, KPK menyarankan anggaran sertifikasi dibuat maksimal untuk tahun anggaran 2021 dan 2022 agar masalah legalisasi ini cepat selesai.

Sementara itu, terkait pendapatan asli daerah (PAD), KPK mendorong pemda untuk melakukan inovasi dalam upaya penagihan piutang pajak sebesar Rp1,3 Miliar. Hingga saat ini baru tertagih sebanyak Rp16,7 juta atau 1,22%.

Meskipun demikian, KPK mencatat peningkatan realisasi dari sektor pajak Kota Pariaman pada semester satu ini terjadi kenaikan sebesar Rp537 juta atau 14,13%. Kenaikan ini patut diapresiasi di tengah situasi sulit di masa pandemi Covid-19. Sehingga terjadi peningkatan, jika membandingkan capaian semester satu tahun 2019 sebesar Rp3,8 Miliar menjadi Rp4,3 Miliar.

Menanggapi evaluasi KPK, Walikota Pariaman Genius Umar menyampaikan komitmennya untuk memperbaiki capaian MCP tersebut.

“Dari hasil diskusi ini yang didengarkan oleh semua OPD, kita jadi tahu. Tidak ada sistem pelaporan yang terintegrasi. Masukan dari KPK ini sangat kita butuhkan dan semoga dapat rutin kita lakukan. Saya tidak mau Pariaman ini jadi nomor yang terakhir. Padahal Pariaman ini hanya kota kecil saja, harusnya bisa lebih baik. Catatan tadi akan segera kami perbaiki dan laporkan,” ujar Genius. (*)

loading...
Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 04 Mei 2020 - 20:54:35 WIB

    Capaian Baru 11,47%, BPS Sumbar Perpanjang Sensus Penduduk Online

    Capaian Baru 11,47%, BPS Sumbar Perpanjang Sensus Penduduk Online PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sensus penduduk yang telah dilaksanakan secara online sejak 15 Februari lalu, per hari ini, Senin (4/5) baru mencapai persentase 11,47% dari total target yang ditetapkan..
  • Rabu, 09 Januari 2019 - 11:42:11 WIB

    Capaian Imunisasi MR Sumbar Terendah Kedua

    Capaian Imunisasi MR Sumbar Terendah Kedua PADANG, HARIANHALUAN.COM — Sumatera Barat menjadi provinsi terendah kedua setelah Aceh dalam capaian target imunisasi massal Measles Rubella (MR) yang berlangsung sepanjang selama 2018, yakni hanya sekitar 41,61 persen. Hal.
  • Kamis, 21 Januari 2016 - 03:57:44 WIB

    Samsat Solsel Sukses Lebihi Capaian Target Pajak

    SOLSEL, HALUAN — To­tal capaian target Pajak Kendaraan Bermotor (PK­B) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BB­N­­KB) serta Pajak Air Per­mukaan di Samsat Solok Selatan (Solsel) empat ta­hun berturut-turut meleb.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]