Tewas Sehabis Enak-enak, Ini Penyebab Kematian Pasangan Mesum di Innova


Selasa, 28 Juli 2020 - 14:14:17 WIB
Tewas Sehabis Enak-enak, Ini Penyebab Kematian Pasangan Mesum di Innova Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Beberapa waktu lalu warga dihebohkan dengan tewasnya pasangan gelap berinisial SO (54) dan RW (33) di dalam mobil Toyota Kijang Innova berpelat nomor BG 1795 J. Keduanya ditemukan tewas tanpa busana saat mobil ITU diangkut kapal KM Nusa Putra.

Pria dengan inisial SO tersebut merupakan sopir travel, sedangkan wanita dengan inisial RW adalah penumpang. Namun di tengah perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak mereka melakukan hubungan intim.

Dugaan tersebut diperkuat dari penemuan Polres Cilegon saat melakukan penyelidikan, di mana ada sperma dalm kelamin wanita tersebut. Seperti yang disampaikan Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana.

“Yang pasti hasil visum di vagina ad luka benda tumpul, ada bekas sperma diduga habis berhubungan intim,” ujarnya.

Lebih lanjut Yudhis menjelaskan, keduanya memang saling kenal karena tinggal di satu Kecamatan Padamara Timur, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan. Meski berasal dari satu daerah, namun mereka bukan pasangan suami istri. 

Untuk sementara kepolisian menduga bahwa kematian dua pasangan mesum tersebut diakibatkan dari karbon monoksida. Sebab saat ditemukan saksi, kondisi mobil masih dalam kedaaan menyala dengan AC yang juga dihidupkan oleh korban. 

Pasangan selingkuh itu ditemukan dalam kondisi bugil dengan posisi duduk di jok baris kedua. Lantas apa penyebab utamanya yang membuat orang di dalam mobil bisa tewas?

Product Improvement Department Head PT Astra Daihatsu Motor, Bambang Supriyadi mengatakan, mobil yang terparkir dalam kondisi mesin menyala tentu menghasilkan gas baung dari knalpot yang bisa masuk ke dalam kabin melalui sela-sela bodi.

“Salah satu tanda orang terpapar gas CO (karbon monoksida) mengantuk. Ini dikira orang biasa capek, akan tertidur. Kalau diteruskan mengakitbakan kematian,” ujarnya dilansir dari 100KPJ.

Hal senada disampaikan Diler Technical Support PT Toyota Astra Motor, Didi Ahadi. Dia mengatakan, penyebab kematian orang di dalam mobil banyak faktor, mulai dari kesehatan orang tersebut sampai jumlah gas buang yang dihirupnya.

“Misalnya keracunan gas buang, harus dilihat kandungan darahnya. Kalau mobil di ruangan terutup kemunkinan besar keracunan gas buang. Menyalakan AC masih aman jika di ruang terbuka. Sebab belum ada kasus orang tertidur di dalam mobil hingga meninggal karena macet berjam-jam, dan mereka hanya kelelahan,” kata Didi. (*)

loading...
 Sumber : 100kpj.com /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]