Dianiaya Anggota DPRD, Kuku Warga Miskin di Labusel Dicabut Pakai Tang


Selasa, 28 Juli 2020 - 19:18:06 WIB
Dianiaya Anggota DPRD, Kuku Warga Miskin di Labusel Dicabut Pakai Tang ilustrasi penganiayaan

HARIANHALUAN.COM - Seorang pria berinisial MJY (21) mengalami luka serius setelah disiksa secara kejam oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, dari Fraksi PDI Perjuangan berinisial IMF (27). MJY warga Desa Pinang Damai, Kecamatan Torgamba mengalami luka lebam di sekujur tubuh bagian wajah, dada, punggung, perut dan kepala terdapat pembekuan darah. 

Dia juga harus menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Umum di Kota Rantauprapat, setelah sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Umum di Kotapinang. Ibu Kandung MJY, Arbaiyah mengatakan peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (28/6/2020) siang sekitar pukul 23.05 WIB di Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labusel.

"Dia (korban) dipukul menggunakan benda tumpul. Tidak hanya sampai di situ saja, korban juga disiksa dengan cara dicabut paksa kuku jari-jari kakinya menggunakan tang. Korban yang diketahui seorang sopir ini dituduh menggelapkan sepeda motor milik IMF," kata ibu korban dilansir dari Haluan.co (Haluan Media Group).

Korban meminjam sepeda motor pelaku pukul 14.00 WIB. Kemudian, MJY mendapat telepon dari pelaku IMF pukul 23.00 WIB menanyakan tentang sepeda motor Yamaha Jupiter yang dipinjamkan. Diduga kuat, terkait peminjaman sepeda motor terjadi perselisihan. Korban yang merasa ketakutan menginformasikan keberadaanya di Hotel Melati di Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. 

Kemudian, IMF bersama tiga orang rekannya menjemput MJY menggunakan mobil untuk dibawa ke Cikampak, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labusel. Sesampainya di Desa Gapura, Kampung Sawah, Kecamatan Torgamba, MJY di interogasi terkait keberadaan sepeda motor. Saat perselisihan berlangsung, IMF bersama rekannya memukul MJY mengunakan benda-benda tumpul karena tidak mendapat pengakuan jawaban yang tidak jelas.

IMF kembali menyiksa MJY hingga akhirnya mencabut kuku kelingking kaki kirinya. Beruntung, warga yang melihat berinisiatif membantunya, sehingga nyawa MJY bisa terselamatkan. Dirawat intensif: MJY sempat dirawat di salah satu Rumah Sakit Umum di Kotapinang selama beberapa hari. Karena lukanya sangat serius, Arbaiyah membawa anaknya ke Rumah Sakit Umum yang berada di Kota Rantauprapat untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

Walapun kasus ini terjadi pada Juni 2020, MJY baru bisa membuat laporan ke Polres Labuhanbatu, Kamis (9/72020) karena menunggu kondisi kesehatannya mulai membaik. Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Parikhesit membenarkan adanya laporan penganiayaan oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Labusel. “Ya benar ada laporan. Sudah kita tangani,” ungkapnya. (*)

loading...
 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]