Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Meningkat, Padang dan Kabupaten Solok Masuk Zona Orange


Rabu, 29 Juli 2020 - 19:56:31 WIB
Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Meningkat, Padang dan Kabupaten Solok Masuk Zona Orange Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Sebanyak dua daerah di Sumatra Barat (Sumbar) masih bertengger di zona orange Covid-19, yakni Kabupaten Solok dan Kota Padang. Sebelumnya Kota Padang telah masuk kategori zona kuning, karena belakangan ini kasus positif virus corona sudah mulai dikendalikan.

Zona kuning merupakan daerah yang memiliki kasus penularan lokal, namun tanpa adanya penularan kelompok atau komunitas. Akan tetapi, seiring penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 16 orang pada Rabu (29/7/2020), Kota Padang kembali dikategorikan zona orange yakni status yang diberikan pada kota atau wilayah yang berdekatan dengan zona merah Covid-19, di mana penyebaran wilayahnya relatif parah.

Selain menerapkan upaya pencegahan, masyarakat di zona oranye diwajibkan melakukan perlindungan diri, termasuk memakai masker. Masyarakat diimbau untuk diam di rumah dan membatalkan semua pertemuan yang tidak penting.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jasman Rizal membenarkan hal tersebut, bahwa saat ini terdapat dua daerah yang berstatus zona orange di Sumbar, yaitu Kota Padang dan Kabupaten Solok. Masuknya Kota Padang pada status zona orange diakibatkan oleh penambahan kasus positif Covid-19 yang melambung tersebut.

"Masyarakat diharapkan waspada, penambahan kasus positif di Kota Padang kembali meningkat, kita tidak menginginkan adanya penambahan kasus yang signifikan, kalau tidak ada urusan mendadak, masyarakat diharapkan untuk tidak keluar rumah," harapnya. 

Rincian 16 orang terkonfirmasi positif dari Kota Padang, diantaranya :

1. Wanita 25 th, warga Anduriang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat.

2. Wanita 20 th, warga Anduriang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat.

3. Pria 62 th, warga Anduriang, status pensiunan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat.

4. Pria 23 th, warga Anduriang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat.

5. Pria 34 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan CS, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan dirawat.

6. Pria 47 th, warga Indaruang, pekerjaan karyawan BUMN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat.

7. Wanita 55 th, warga Parak Laweh, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat.

8. Wanita 16 th, warga Parak Laweh, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat.

9. Wanita 34 th, warga Sungai Sapiah, pekerjaan Tenaga Kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, pekerjaan isolasi mandiri sementara.

10. Pria 57 th, warga Lubuak Buayo, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RSUD Rasidin Padang.

11. Wanita 40 th, warga Parupuak Tabiang, pekerjaan karyawan BUMD, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

12. Wanita 35 th, warga Tanah Sirah Piai, pekerjaan karyawan BUMD, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

13. Pria 32 th, warga Lubuak Lintah, pekerjaan karyawan BUMD, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

14. Pria 62 th, warga Lubuak Lintah, status pensiunan ASN, diduga terpapar dari aktivitas keluarga, penanganan dirawat di RS. Unand.

15. Wanita 57 th, warga Lubuak Lintah, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari aktivitas keluarga, penanganan dirawat di RS. Unand.

16. Pria 62 th, warga Kubu Marapalam, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, penanganan dirawat di RST Dr. Reksodiwiryo.

Satu pasien lagi berasal dari Kabupaten Padang Pariaman, yakni, pria 56 tahun warga Kasang, pekerjaan karyawan BUMN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di Semen Padang Hospital.

"Hingga saat ini, sudah ada 69.454 spesimen sampel yang diperiksa oleh laboratorium penanganan virus corona di Sumbar, dengan jumlah diperiksa sebanyak 60.719 orang," tambahnya. (*)
 

loading...
Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]