Simak! Ini Bocoran Jilid II Lembaga yang akan Dibubarkan Jokowi


Kamis, 30 Juli 2020 - 09:42:43 WIB
Simak! Ini Bocoran Jilid II Lembaga yang akan Dibubarkan Jokowi Tjahjo Kumolo

HARIANHALUAN.COM - Siap-siap, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo buka-bukaan perihal kans pembubaran lembaga negara jilid II. Hal itu diungkapkannya dalam webinar nasional yang digelar Selasa (28/7) lalu. 

"Urgensi Pembubaran 18 Lembaga Negara" yang digelar Departemen Administrasi Publik FISIP UNDIP bekerja sama dengan Keluarga Alumni Magister Administrasi Publik UNDIP, Selasa (28/7/2020).

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu yang lalu telah meneken Perpres Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Dalam perpres tersebut, Jokowi secara resmi membubarkan 18 lembaga maupun komite yang mayoritasnya dibentuk di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun, tampaknya rencana Jokowi tak akan berhenti sampai di situ.

Tjahjo memberikan isyarat rencana pembubaran lembaga akan kembali dilakukan. Saat ini, pemerintah masih menginventarisir lembaga yang siap dibubarkan.

"Sekarang Kementerian PAN & RB dan Sekretariat Negara sedang mempersiapkan, menginventarisir beberapa lembaga yang dibentuk melalui UU maupun non UU yang berpotensi untuk kita hapuskan," kata Tjahjo.

Ia menegaskan lembaga maupun badan yang akan dibubarkan adalah yang teridentifikasi tumpang tindih dengan lembaga lainnya dalam hal fungsi dan tugas masing-masing di struktur pemerintahan.

"Dasar pengintegrasian ini ada keterkaitan dengan tugas dan fungsi dengan K/L lainnnya yang berpotensi tumpang tindih," ujarnya.

Lantas, kriteria seperti apa yang akan dibubarkan oleh pemerintah?

"Saya ambil contoh, jembatan penyeberangan antara Surabaya-Madura. Itu Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya, Pemkab Sumenep ikut terlibat dalam sebuah jembatan itu. Ditambah lagi Badan Pengelola Jembatan Suramadu. Belum lagi Kementerian PUPR," katanya.

Tak hanya itu, Tjahjo juga mencontohkan Badan Pengelola Candi Borobudur. Menurutnya. Candi Borobudur saat ini dikelola oleh hampir empat perusahaan pelat merah selain pemerintah provinsi Jawa Tengah.

"Ini bentuk yang ingin kita efektifkan, efisienkan, pendekatan utama bukan aspek anggaran tapi membangun birokrasi yang tepat untuk ambil keputusan," ujar Tjahjo. (*)

loading...
 Sumber : CNBC Indonesia /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]