Hingga Juni, PLN Miliki 2.974 Bidang Tanah di Sumbar


Kamis, 30 Juli 2020 - 18:04:40 WIB
Hingga Juni, PLN Miliki 2.974 Bidang Tanah di Sumbar Plt Kepala Koordinator Wilayah Pencegahan KPK Adlinsyah Nasution saat Rapat Monitoring dan Evaluasi (monev) Program Percepatan Sertifikasi Aset PLN di Sumbar antara KPK dengan PT PLN dan BPN Wilayah Sumbar yang berlangsung secara daring, kemarin. Dok KPK

HARIANHALUAN.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendukung komitmen PT PLN (Persero) memenuhi target sertifikasi seluruh asetnya yang ada di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) paling lambat tahun 2021. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi (monev) Program Percepatan Sertifikasi Aset PLN di Sumbar antara KPK dengan PT PLN dan BPN Wilayah Sumbar yang berlangsung secara daring, kemarin.

Monev dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Koordinator Wilayah Pencegahan KPK, Kepala Satgas Koordinasi Pencegahan Wilayah IX KPK, Senior Executive Vice President (SEVP) Pengelolaan Aset PT PLN dan Manajemen PT PLN Wilayah Sumbar, serta Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumbar dan beberapa Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota terkait se-Sumbar.

Dalam rapat tersebut, KPK juga mendesak semua pemangku-kepentingan saling membangun sinergi dan kerja sama yang solid, formal maupun non-formal, agar semua kepentingan dalam pengurusan sertifikasi aset tanah PLN di Sumbar dapat berjalan lancar.

Plt Kepala Koordinator Wilayah Pencegahan KPK Adlinsyah Nasution, mengatakan bahwa persoalan mendasar dalam inventarisasi dan sertifikasi aset tanah di daerah karena terhambatnya komunikasi konstruktif dan sinergis di antara para pemangku-kepentingan.

“Jalan keluarnya adalah transparansi informasi dan saling berkontribusi antarinstitusi. Semua ini semata-mata untuk menjaga aset tanah milik negara yang ada di daerah,” kata Adlinsyah.

Melanjutkan Adlinsyah, Kepala Satgas Koordinasi Pencegahan Wilayah IX KPK Sugeng Basuki, menyebutkan bahwa berdasarkan data yang dikumpulkan KPK, hingga Juni 2020, total aset bidang tanah atau persil milik PT PLN di wilayah Sumbar adalah sebanyak 2.974 bidang tanah, dengan luas 1.291.680 meter persegi senilai Rp189,4 Miliar.

“Dari jumlah total 2.974 bidang tanah itu, hanya sebanyak 926 persil atau 31 persen yang sudah bersertifikat. Sehingga masih terdapat 2.048 persil yang belum bersertifikat,” katanya.

Kemajuan sertifikasi aset tanah PT PLN di Sumbar, menurut Sugeng, relatif masih rendah. Sesuai catatan KPK, ujar Sugeng, setidaknya ada tiga kendala utama yang menghambat upaya sertifikasi aset PT PLN di Sumbar, yakni dokumen-dokumen pendukung belum diserahkan oleh PT PLN kepada BPN, dokumen permohonan sertifikasi yang telah lengkap sedang proses pengukuran di lapangan oleh BPN, dan dokumen permohonan sertifikasi tidak lengkap. (*)

loading...
Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]