WHO Sebut Strategi Herd Immunity Corona Tidak Efektif, Bisa Korbankan Banyak Orang


Kamis, 30 Juli 2020 - 18:31:12 WIB
WHO Sebut Strategi Herd Immunity Corona Tidak Efektif, Bisa Korbankan Banyak Orang Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan akan ada banyak orang yang meninggal dan fasilitas kesehatan seperti di rumah sakit kewalahan, jika strategi herd immunity diberlakukan. 

Menurtnya, herd immunity atau membiarkan sekelompok orang terinfeksi Corona untuk menciptakan kekebalan atau antibodi Corona di masyarakat tidak efektif. 

Dikutip dari CNBC International, sebagian besar ilmuwan berpikir setidaknya butuh 60 hingga 80 persen populasi terinfeksi Corona agar bisa menciptakan 'kekebalan Corona' di masyarakat. Namun, WHO bersikeras menekankan strategi herd immunity ini sangat berbahaya dan berisiko.

"Apa pun angka itu, kami tidak dekat dengan itu, yang berarti virus ini memiliki jalan panjang. Hanya menunggu 'herd immunity' terjadi dengan membiarkan virus menyebar itu berbahaya," kata Mike Ryan, direktur eksekutif program darurat kesehatan WHO.

"Gagasan bahwa kita akan memiliki 'herd immunity' sebagai tujuan, dalam beberapa hal, itu bertentangan dengan pengendalian penyakit karena jika Anda mengatakan kita perlu memiliki kekebalan kawanan atau herd immunity 70 persen dan kita harus membiarkan virus menyebar sampai 70 persen orang terinfeksi, kami telah melihat apa yang terjadi," kata Mike.

"Rumah sakit menjadi kewalahan. Banyak orang mati," lanjutnya.

WHO menegaskan virus Corona COVID-19 ini merupakan penyakit multi-organ yang sangat berbahaya. Ryan mewanti-wanti agar masyarakat tidak menganggap Corona remeh dengan mengingatkan kembali dampaknya jika terinfeksi.

"Siapa pun yang melihat pasien yang mengidap COVID-19 menyadari bahwa ini adalah penyakit multi-organ yang sangat parah, berdampak pada banyak sistem dalam tubuh, sistem kardiovaskular, sistem neurologis. Dan kita harus mengasumsikan dalam kasus yang lebih ringan proses serupa terjadi pada tingkat yang lebih ringan," lanjut Ryan.

"Mereka tidak bisa lari. Mereka tidak bisa berolahraga, kehabisan napas, batuk-batuk," katanya.

"Siapa yang mau (terinfeksi Corona)?" tegas Ryan. (*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]