Sehari Jelang Idul Adha, Sumbar Laporkan 16 Kasus Positif Covid-19


Kamis, 30 Juli 2020 - 19:41:28 WIB
Sehari Jelang Idul Adha, Sumbar Laporkan 16 Kasus Positif Covid-19 Ilustrasi radar tanggamus

HARIANHALUAN.COM - Sehari menjelang perayaan Idul Adha 1441 Hijriah, penambahan kasus positif virus corona masih tinggi di Sumatra Barat (Sumbar). Hari ini kembali dilaporkan sebanyak 16 warga terinfeksi Covid-19 yang berasal dari tiga daerah.

"Ketiga daerah tersebut yakni, Kota Padang sebanyak 12 kasus, Kota Solok tiga kasus dan Kabupaten Solok sebanyak satu kasus," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jasman Rizal, Kamis (30/7/2020).

Sebanyak 12 kasus yang berasal dari Kota Padang, satu orang dirawat di Semen Padang Hospital sedangkan 11 lainnya penanganan isolasi mandiri sementara, berikut rincian pasiennya :

1. Pria 50 tahun warga Kuranji, pekerjaan wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Wanita 18 tahun warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Wanita 33 tahun warga Kuranji, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Pria 37 tahun warga Sungai Sapiah, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Pria 17 tahun warga Lubuak Buayo, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Wanita 45 tahun warga Surau Gadang, pekerjaan Dosen, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Wanita 27 tahun warga Limau Manih Selatan, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan dan riwayat perjalanan dari Bukittinggi pada 26 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.

8. Wanita 28 tahun warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan karyawan toko, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di Semen Padang Hospital.

9. Pria 44 tahun warga Kampuang Baru, pekerjaan ASN, terinfeksi karena pulang dari Jakarta tanggal 28 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.

10. Wanita 16 tahun warga Surau Gadang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

11. Pria 14 tahun warga Surau Gadang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

12. Pria 11 tahun warga Surau Gadang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Sedangkan tiga orang dari Kota Solok diantaranya :

1. Wanita 35 tahun warga Aia Mati, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan dirawat di RSUD. M. Natsir.

2. Pria 64 tahun warga VI Suku, pekerjaan wiraswasta, diduga terpapar dari pekerjaan dan riwayat perjalanan ke Bukittinggi, penanganan dirawat di Dinkes Kota Solok.

3. Wanita 63 tahun warga VI Suku, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di Dinkes Kota Solok.

Terakhir satu pasien dari Kabupaten Solok yaitu, pria 39 tahun warga Saok Laweh, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara. Maka total warga Sumbar terkonfirmasi positif hingga saat ini berjumlah 907 orang.

Dari 907 warga tersebut, sebanyak 63 orang diantaranya dirawat di berbagai rumah sakit atau 6,9 persen, isolasi mandiri 37 orang atau 4,1 persen, isolasi BPSDM 16 orang atau 1,8 persen, meninggal dunia 33 orang atau 3,6 persen dan sembuh 758 orang atau 83,6 persen.

"Jumlah spesimen diperiksa hingga saat ini sebanyak 70.716 sampel dengan jumlah 61.835 orang," tambah Jasman.

Sebanyak 16 kasus positif di Sumbar berasal dari 1.254 sampel yang diperiksa oleh tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab dr. Andani Eka Putra. (*)

loading...
Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 16 Juni 2020 - 19:46:18 WIB

    Dalam Sehari, Konsumsi Daging Sapi di Sumbar Sebanyak 100 Ekor

    Dalam Sehari, Konsumsi Daging Sapi di Sumbar Sebanyak 100 Ekor HARIANHALUAN.COM - Saat ini jumlah sapi yang terdata di Sumbar 374 ekor. Awalnya memang jumlah bantuan pemerintah pusat tahun 2015 sebanyak 400 ekor sapi Bali, namun karena ada wabah jembrana banyak yang mati akan tetapi kemu.
  • Jumat, 05 Juni 2020 - 23:12:53 WIB

    Hujan Seharian Mengguyur Sumbar, Ini Penjelasan BMKG

    Hujan Seharian Mengguyur Sumbar, Ini Penjelasan BMKG HARIANHALUAN.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman mengatakan hujan yang terjadi selama satu hari pada Jumat (5/6/2020) dimulai dari pagi hingga malam hari, di seluruh wilayah Su.
  • Senin, 11 Mei 2020 - 18:20:39 WIB

    Dalam Sehari, 11 Pasien Sembuh dari Corona di Sumbar, Terbanyak di Padang

    Dalam Sehari, 11 Pasien Sembuh dari Corona di Sumbar, Terbanyak di Padang Berdasarkan informasi yang dikeluarkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, bahwa 11 orang pasien terkonfirmasi Covid-19 dinyatakan sembuh. Pasien sembuh terbanyak berasal dari Kota Padang se.
  • Sabtu, 09 Mei 2020 - 00:01:49 WIB

    Dalam Sehari, Sumbar Diguncang Tiga Kali Gempa Bumi

    Dalam Sehari, Sumbar Diguncang Tiga Kali Gempa Bumi PADANG, HARIANHALUAN.COM - Dalam sehari, Sumbar tiga kali diguncang gempa bumi. Pasaman Barat (Pasbar) diguncang sebanyak dua kali dan Pesisir Selatan satu kali, pada Jumat (8/5/2020). Gempa pertama terjadi pukul 13.35 WIB de.
  • Rabu, 06 Mei 2020 - 12:11:34 WIB

    Nikah saat Corona, Kemenag Sumbar Hanya Izinkan 8 Pasang Sehari

    Nikah saat Corona, Kemenag Sumbar Hanya Izinkan 8 Pasang Sehari PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Akibat semakin merebaknya virus Corona atau Covid-19, berbagai upaya terus dilakukan Kemenag Sumbar agar pasangan yang akan menikah tak terjangkit virus mematikan itu. Salah satunya dengan membatas.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]