6 Vaksin yang Pernah Dibiayai Bill Gates, Harganya Fantastis


Kamis, 30 Juli 2020 - 20:33:41 WIB
6 Vaksin yang Pernah Dibiayai Bill Gates, Harganya Fantastis Foto: Bill Gates. (AP Photo/Jose Luis Magana, File)

HARIANHALUAN.COM - Siapa yang tidak kenal Bill Gates, salah satu orang terkaya yang doyan berinvestasi dibidang kesehatan. Teranyar, Bill bersama Melinda Gates Foundation berdonasi hingga US$ 100 juta untuk meneliti vaksin Covid-19.

Seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (30/7/2020), bahkan sebelum vaksin Covid-19, Bill dan Melinda Gates juga pernah membiayai penelitian vaksin dan obat penyakit lain. Berikut rinciannya:

Radang Otak Anak

Pada 2003, Yayasan Gates sempat mengucurkan sumbangan US$ 27 juta untuk program vaksin anak yang dijalankan oleh Program for Appropriate Technology in Health (PATH). Program ini membantu vaksinasi terhadap penyakit radang otak dan ensefalitis di Jepang pada 9 Desember 2003.

Polio

Pada 2006, yayasan ini menyediakan US$ 86 juta untuk memberantas poliomyelitis (polio), penyakit saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Polio ditularkan melalui air dan makanan yang terkontaminasi atau memiliki kontak dengan orang yang terinfeksi. Biasanya yang terinfeksi tidak menjadi sakit atau memiliki gejala.

HIV/AIDS

Untuk penelitian penyakit HIV/AIDS, Gates menyumbangkan total US$ 287 juta kepada berbagai peneliti. Uang itu dibagi antara 16 tim peneliti yang berbeda di seluruh dunia, dengan syarat bahwa temuan itu dibagi di antara tim.

TBC

Gates memberikan sumbangan kepada Yayasan Vaksin TB Global Aeras sebesar US$ 280 juta untuk mengembangkan dan melisensikan vaksin penyakit tuberkulosis (TB) untuk digunakan di negara-negara miskin.

Leishmaniasis

Yayasan ini memberi penghargaan kepada Pusat Studi Infeksi dan Penyakit Tropis Universitas Ibrani di Yerusalem dengan dana hibah US$ 5 juta pada tahun 2009. Dana ini digunakan untuk penelitian tentang visceral leishmaniasis (VL), penyakit parasit yang muncul di Ethiopia, Afrika, dan merupakan penyebab utama penyakit dan kematian orang dewasa.

Proyek ini, upaya kolaboratif dengan Universitas Addis Ababa, yang akan mengumpulkan data untuk dianalisis, untuk mengidentifikasi hubungan yang lemah dalam siklus penularan, dan menyusun metode untuk mengendalikan penyakit tersebut.

Zika

Di 2017, Bill Gates juga membantu pengembangan vaksin virus Zika. Ia bekerja sama dengan Moderna, yang kini mengembangkan vaksin corona.

Bahkan Gates disebut menyumbang US$ 100 juta. Zika adalah virus yang penyebarannya terjadi melalui perantara gigitan nyamuk, terutama spesies Aedes aegypti.

Jika menyerang wanita hamil, Zika bisa menyebabkan cacat pada bayi. Termasuk menyebabkan indrom Guillain-Barrѐ (GBS) dan meningitis. (*)

loading...
 Sumber : CNBC Indonesia /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]