Ini 29 Aplikasi Berbahaya yang Dihapus Google dari Play Store


Jumat, 31 Juli 2020 - 09:39:42 WIB
Ini 29 Aplikasi Berbahaya yang Dihapus Google dari Play Store Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Google baru saja memblokir dan menghapus 29 aplikasi dari toko aplikasi mereka, yakni Play Store.

Disebutkan, ke-29 aplikasi tersebut diduga kerap melakukan spam kepada pengguna Android dan menyuntikkan iklan berbahaya ke perangkat mereka.

Dikutip dari laporan tim keamanan siber Satori White Ops, Kamis (30/7/2020), temuan 29 aplikasi berbahaya di Play Store ini merupakan bagian dari penyelidikan 'Chartreuseblur'.

Dijelaskan, beberapa dari 29 aplikasi tersebut dapat hilang dari ponsel setelah di instal, sementara beberapa pengguna akan dibombardir oleh iklan yang mengganggu.

Karena tidak muncul di laman utama ponsel, pengguna harus mencari aplikasi tersebut lewat menu pengaturan atau Settings.

Mengerikannya, beberapa aplikasi di Google Play Store tersebut sudah diunduh lebih dari 3,5 juta kali.

Daftar 29 Aplikasi Berbahaya

Auto Picture Cut

Color Call Flash

Square Photo Blur v2.0.5

Square Photo Blur v7.0

Magic Call Flash

Easy Blur

Image Blur

Auto Photo Blur

Photo Blur

Photo Blur Master

Super Call Screen

Square Blur Master

The Square Blur

Square Blur Photo

Smart Photo Blur

Super Call Flash

Smart Call Flash

Blur Photo Editor

Blur Image

Super Blur

Square Image Blur

Super Blur Photo

Super Photo Blur

Photo Blur Editor

Pro Blur Photo

Auto Photo Cut

Smart Call Screen

test.com.flash.call.flash

call.cool

com.auto.photo.editor.background.eraser.tool

Sebuah aplikasi chatting diyakini telah memata-matai sekaligus mencuri data pengguna Android.

Mengutip laman Mirror, Senin (27/7/2020), informasi ini diberitahukan oleh para peneliti di perusahaan keamanan ESET. Para peneliti memperingatkan adanya aplikasi chatting yang bisa memata-matai dan mencuri data penggunanya.

Aplikasi chatting yang dimaksud adalah Welcome Chat. Sebuah aplikasi pesan namun telah disusupi malware berbahaya bernama BadPatch.

Parahnya, aplikasi jahat ini dipromosikan di laman web berbahaya dan diklaim sebagai platform chatting yang aman dan diklaim tersedia di Google Play Store. (*)

loading...
 Sumber : Liputan6.com /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 03 Agustus 2020 - 20:23:12 WIB

    Begini Cara Pakai Google Classroom Tanpa Internet dan Kuota

    Begini Cara Pakai Google Classroom Tanpa Internet dan Kuota HARIANHALUAN.COM - Pandemi COVID-19 memaksa kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara daring dari rumah. Guru dan siswa pun sekarang mulai terbiasa dengan istilah aplikasi dan layanan belajar online. Google Classroom m.
  • Ahad, 02 Agustus 2020 - 15:50:31 WIB

    26.000 Game dari China Diblokir Apple, Ini Sumber Masalahnya    

    26.000 Game dari China Diblokir Apple, Ini Sumber Masalahnya     HARIANHALUAN.COM - 29.800 aplikasi dari App store China, termasuk 26.000 game dihapus Apple Inc pada hari Sabtu (31/7/2020) lalu. Hal ini diungkap berdasarkan data dari perusahaan riset Qimai. Penghapusan ini dipicu oleh tind.
  • Ahad, 02 Agustus 2020 - 12:56:57 WIB

    Oh, Ternyata Ini Tujuan NASA Kirim Robot ke Mars

    Oh, Ternyata Ini Tujuan NASA Kirim Robot ke Mars HARIANHALUAN.COM – NASA berhasil meluncurkan misi menujunya ke Planet Mars. Roket Atlas V buatan United Launch Alliance itu berhasil diluncurkan pada Kamis (30/7/2020) pukul 07:50 pagi EDT (18.50 WIB) dari Stasiun Angkatan .
  • Ahad, 02 Agustus 2020 - 12:14:36 WIB

    Mau Dapat Kuota 300 GB Hanya dengan Rp105 Ribu? Begini Caranya

    Mau Dapat Kuota 300 GB Hanya dengan Rp105 Ribu? Begini Caranya HARIANHALUAN.COM - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meluncurkan program berlangganan inovatif dengan harga lebih hemat bagi para pelanggan yang tertarik untuk mendaftar layanan pascabayar XL PRIORITAS. Program baru ini bernama .
  • Jumat, 31 Juli 2020 - 18:17:14 WIB

    Uang Sekolah Tak Turun Meski Siswa Belajar dari Rumah, Ini Alasannya

    Uang Sekolah Tak Turun Meski Siswa Belajar dari Rumah, Ini Alasannya HARIANHALUAN.COM - Kemendikbud melalui Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud, Jumeri, memberikan tanggapan soal biaya sekolah yang masih tetap sama di tengah maraknya kegiatan belajar dari rumah saat pandemi COVID-19 melanda..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]