Waspada! Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Melambung, Terbanyak di Lokasi Kerja


Sabtu, 01 Agustus 2020 - 13:41:38 WIB
Waspada! Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Melambung, Terbanyak di Lokasi Kerja Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Tiga hari terakhir, penambahan kasus positif virus corona atau Covid-19 terjadi peningkatan yang cukup signifikan dimulai tanggal 29 hingga 31 Juli 2020 sebanyak 16, 17 dan 41 orang. Penambahan kasus tersebut didominasi oleh ASN, tenaga kesehatan, pegawai BUMD dan BUMN.

"Sekarang muncul klaster baru di tempat kerja yang sebelumnya tidak ada. Selain itu, beberapa daerah pun berubah status dari hijau menjadi kuning atau orange dan kemungkinan nantinya masuk ke zona merah kalau tidak segera dikendalikan," kata Irwan Prayitno melalui istruksi tertulisnya, Jumat (31/7/2020).

Lanjut Irwan, Ia akan menginstruksikan kepada kepala SKPD untuk mengingatkan dan mengarahkan staf di lingkungan kerja masing-masing agar mematuhi protokol kesehatan. 

Menyikapi hal tersebut, gubernur mengintruksikan kepada kepala SKPD untuk mengingatkan dan selalu mengarahkan staf di lingkungan kerja masing-masing agar mematuhi protokol kesehatan. "Jangan lalai dan anggap sepele, bila ada kelalaian dan berakibat kasus positif di lingkungan kerja, maka akan ada peringatan dari kami unsur pimpinan," tegasnya.

Selain itu, pelonjakkan kasus positif di Sumbar banyak yang berasal dari luar daerah. Karenanya ASN yang datang dari luar Sumbar, diwajibkan tes swab dahulu terutama bagi pejalan yang melalui udara dan darat. "Berdasarkan tracking dan tracing, sebagian besar yang terpapar berasal dari luar Sumbar, imported case. Untuk itu, ASN yang tiba dari zona merah, seperti Pulau Jawa dan beberapa provinsi lainnya wajib test PCR, gratis tak ada biaya. Lindungi dan selamatkan keluarga serta rekan kerja. Saya minta kepala SKPD mengatur teknisnya," ucap Irwan.

Irwan juga meminta seluruh ASN yang baru pulang dari luar daerah, sebelum keluar hasil tes PCR, agar untuk tidak masuk kantor terlebih dahulu, Ia juga menegaskan agar ini menjadi perhatian penting bagi seluruh Pimpinan SKPD dan seluruh pimpinan instansi pemerintahan, BUMN, BUMD dan lembaga lainnya di Sumbar.

"Kita punya kekuatan laboratorium yang bisa bergerak cepat melakukan pemeriksaan sampel spesimen, sehingga tidak perlu berlama-lama menunggu hasil positif dan negatif. Sementara menunggu hasil, isolasi mandiri dulu" tegas Irwan Prayitno.

Terkait dengan hal tersebut, Pemprov Sumbar akan segera menerbitkan regulasi terkait test swab ini. Seluruh ASN dan pegawai baik horizontal dan vertikal, BUMN, BUMD dan pejabat daerah atau negara yang kembali dari luar daerah atau masuk ke Sumbar diwajibkan melakukan tes PCR tanpa kecuali. Swab dapat dilakukan dirumah sakit rujukan yang telah ditunjuk dan gratis. Hal ini bertujuan menekan penyebaran virus yang berasal dari luar Sumbar. (*)

Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]