Buruh Ancam Gelar Aksi Demo di Gedung DPR RI Senin Besok


Ahad, 02 Agustus 2020 - 10:41:59 WIB
Buruh Ancam Gelar Aksi Demo di Gedung DPR RI Senin Besok Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM -  Ratusan buruh akan kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI dan Kantor Menko Perekonomian pada Senin, (3/8). Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan sehubungan dengan adanya informasi bahwa Panita kerja Badan Legislasi (Panja Baleg) Omnibus Law RUU Cipta Kerja akan melanjutkan pembahasan RUU Cipta Kerja secara diam-diam dan dadakan pada hari tersebut.

"Hal ini sesuai dengan apa yang kami sampaikan sebelumnya, bahwa KSPI akan melakukan aksi tiap pekan, setiap kali DPR RI membahas omnibus law,” kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Sabtu (1/8). 

KSPI menyesalkan dan mengutuk keras sikap Panja Baleg Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang terkesan melakukan rapat secara diam-diam dan dadakan. Hal tersebut dianggap telah melanggar undang-undang keterbukaan informasi yang menjadi hak publik. 

"Mereka (DPR), patut diduga, seperti sedang mengejar setoran dan ketakutan menghadapi rakyat dan kaum buruh yang sudah banyak menyampaikan penolakan,” ujarnya.

KSPI menuntut agar pimpinan DPR RI dan pimpinan Baleg mengumumkan setiap rapat pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja secara terbuka ke publik. KSPI meminta agar jadwal sidang secara keseluruhan pembahasan omnibus law diumumkan terbuka kepada publik dari mulai awal hingga akhir pembahasan RUU tersebut. Baik untuk rapat atau sidang yang sifatnya tertutup maupun terbuka.

"Tuntutan ini sesuai dengan prinsip dalam UU tentang keterbukaan informasi untuk publik. Bilamana pimpinan DPR dan Panja Baleg Omnibus Law RUU Cipta Kerja tidak mengumumkan secara terbuka jadwa-jadwal rapat atau sidang pembahasan RUU tsb, KSPI segera akan mengajukan gugatan ke pengadilan terhadap pimpinan DPR dan Panja Baleg,” tegas Said.

KSPI sebelumnya juga mengungkapkan bahwa akan menggelar aksi secara bergelombang di berbagai provinsi, dan puncaknya adalah aksi besar-besaran yang akan digelar pada 14 Agustus 2020 bersamaan dengan sidang Paripurna DPR RI.(*)

loading...
 Sumber : republika /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 16 Juli 2020 - 12:26:57 WIB

    Mahasiswa dan Buruh Kompak Demo Tolak Omnibus Law, Lalin Macet

    Mahasiswa dan Buruh Kompak Demo Tolak Omnibus Law, Lalin Macet HARIANHALUAN.COM - Sekelompok massa menggelar demonstrasi menolak omnibus law di Jalan SM Raja, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Arus lalu lintas di sekitar lokasi macet..
  • Kamis, 21 Mei 2020 - 22:09:22 WIB

    Ternyata, Pemenang Lelang Motor Jokowi Seharga Rp2,5 Miliar hanya Buruh Harian

    Ternyata, Pemenang Lelang Motor Jokowi Seharga Rp2,5 Miliar hanya Buruh Harian HARIANHALUAN.COM -- Muhammad Nuh atau M. Nuh, pria asal Jambi yang sebelumnya memenangkan lelang motor listrik bertanda tangan Presiden Jokowi seharga Rp2,5 miliar dikabarkan diamankan pihak kepolisian. Informasi yang beredar.
  • Kamis, 07 Mei 2020 - 13:45:55 WIB

    Serikat Buruh Tolak THR Dicicil

    Serikat Buruh Tolak THR Dicicil JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kelompok Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) merasa buruh akan dirugikan dengan diizinkannya perusahaan swasta menunda atau menyicil pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan paling lambat hingg.
  • Ahad, 19 April 2020 - 22:34:39 WIB

    Meski PSBB, Puluhan Ribu Buruh Tetap Turun Aksi Saat May Day

    Meski PSBB, Puluhan Ribu Buruh Tetap Turun Aksi Saat May Day JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Puluhan ribu buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) diklaim akan turun ke lapangan menggelar aksi pada 30 April mendatang jelang peringa.
  • Kamis, 09 April 2020 - 09:26:09 WIB

    Hina Presiden di Kolom Komentar, Pria Buruh Ini Terancam 6 Tahun Penjara

    Hina Presiden di Kolom Komentar, Pria Buruh Ini Terancam 6 Tahun Penjara KEPRI, HARIANHALUAN.COM -- Polda Kepulauan Riau menangkap seorang tersangka berinisial WP karena diduga mengunggah komentar bermuatan ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo. WP (29) diketahui sehari-hari bekerja sebag.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]