Gubernur: ASN yang Datang dari Luar Sumbar Wajib Tes Swab


Ahad, 02 Agustus 2020 - 12:17:15 WIB
Gubernur: ASN yang Datang dari Luar Sumbar Wajib Tes Swab Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Sejak beberapa hari terakhir penambahan kasus positif Covid-19 di Sumbar bertambah signifikan mencapai 74 kasus. Berdasarkan laporan resmi yang dimuat portal sumbarprov.go.id tercatat penambahan konfirmasi positif dari 29 hingga 31 Juli 2020 lalu berturut-turut sebanyak 16, 17 dan 41 orang.

Penambahan itu mendapat perhatian serius Gubernur Irwan Prayitno. Terlebih, pasien positif baru didominasi ASN, tenaga kesehatan, pegawai BUMD dan BUMN 

"Sekarang sudah muncul klaster baru di tempat kerja yang selama ini belum bermunculan diantaranya, BUMN, BUMD dan kampus. Beberapa daerah pun berubah status dari hijau jadi kuning atau orange. Kemungkinan nantinya ada yang menjadi zona merah jika tidak segera dikendalikan," ungkap Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, dalam instruksi tertulisnya kepada seluruh kepala OPD Pemprov Sumbar, kemarin.

Irwan mengintruksikan kepada kepala OPD untuk mengingatkan dan selalu mengarahkan staf di lingkungan kerja masing-masing agar mematuhi protokol kesehatan.

"Kepala OPD dalam lingkup pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera menindaklanjutinya. Jangan lalai dan anggap sepele. Bila ada kelalaian dan berakibat adanya konfirmasi positif di lingkungan kerja maka akan ada peringatan dari kami unsur pimpinan," ujarnya.

Ia menyebutkan, peningkatan kasus 3 hari terakhir banyak berasal dari luar Sumbar. Untuk itu, ASN yang datang dari luar Sumbar, diwajibkan tes swab terlebih dahulu baik yang melalui udara dan darat.

Lanjutnya, berdasarkan tracking dan tracing, sebagian besar yang terpapar berasal dari luar Sumbar, imported case. Untuk itu, ASN yang tiba dari zona merah, seperti Pulau Jawa dan beberapa provinsi lainnya wajib test PCR, gratis tak ada biaya. Lindungi dan selamatkan keluarga serta rekan kerja. 

"Saya minta kepada seluruh ASN yang baru pulang dari luar daerah, sebelum keluar hasil test PCR nya, dilarang masuk kantor. Hal ini agar jadi perhatian penting oleh seluruh Pimpinan SKPD dan seluruh pimpinan instansi pemerintahan, BUMN, BUMD dan lembaga lainnya di Sumatera Barat. Kita punya kekuatan Lab yang bisa bergerak cepat melakukan pemeriksaan sample spesimen, sehingga tidak perlu berlama-lama menunggi hasil positif dan negatif. Sementara menunggu hasil, isolasi mandiri dulu," tutur Irwan.

Irwan menambahkan Pemprov Sumbar sendiri segera akan menerbitkan regulasi terkait test swab ini. Seluruh ASN dan pegawai baik horizontal dan vertikal, BUMN, BUMD dan pejabat daerah/negara yang kembali dari luar daerah atau masuk ke Sumbar diwajibkan melakukan tes PCR tanpa kecuali. Swab dapat dilakukan dirumah sakit rujukan yang telah ditunjuk dan gratis. Hal ini bertujuan menekan penyebaran virus yang berasal dari luar Sumbar. (*)

loading...
Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]